Sugar Baby Om CEO

Sugar Baby Om CEO
Bab #28#


__ADS_3

happy Reading for you 🖤🖤


tinggalkan jejak setelah membaca ya


like komen vote dan hadiah 🖤🖤🖤


" jadi gitu cerita nya dad, demi apa pun Zoya beneran nggak niatan buat bohongin daddy selama ini ,seriusan " ucap Zoya menangis .


dari awal sampai akhir Zoya terus menjelaskan semua cerita kehidupan nya yang pahit untuk di ingat kepada Alvi, tidak ada satu kejadian pun yang di sembunyikan nya termasuk alur cerita hidup nya dari kecil hingga dewasa yang sangat mengenaskan.


padahal sebelum sebelumnya Zoya tak pernah mau menceritakan kehidupan nya kepada siapa pun kecuali Vivi yang memang tau sedikit tentang kehidupan nya, namun untuk Alvi sendiri itu pengecualian.


kehadiran Alvi sang sugar Daddy di tengah-tengah kehidupan nya yang pelik seolah olah membawa kehangatan tersendiri bagi Zoya, kehangatan yang tak pernah dia dapat kan dari siapa pun termasuk keluarga nya.


"hiks,,hiks,,hiks,, daddy harus percaya sama Zoya, Zoya ngelakuin ini semua karna terpaksa, karna kalau Daddy tau kehidupan Zoya yang serba berkucukupan pastinya Daddy gak bakal mau ngangkat zoya jadi sugar baby Daddy,


Zoya gak mau itu semua terjadi


Zoya beneran udah nyaman banget sama Daddy" ungkap Zoya menunduk kepala nya.


perasaan takut,cemas, sedih dan was was bercampur aduk di dalam hati nya.namun ada satu hal yang paling Zoya takut kan terjadi setelah ini yaitu ketika om Alvi berniat mengakhiri perjanjian mereka yang baru beberapa hari di buat, Zoya tidak aku kehilangan om Alvi.


Alvi hanya menghembuskan nafas nya kasar, rasa lega mendera di dalam hati nya setidaknya zoya berkata jujur dan tidak berbohong pada nya,


karna kalau sampai Zoya berbohong pun Alvi sudah mengetahui semua kebenaran nya.


dan semua itu pasti akan menambah rasa kecewa nya.


Alvi bukan lah pria bodoh yang hanya menerima sugar baby tanpa mengetahui latar belakang kehidupan nya, dan untuk Zoya sendiri pun dia sudah menyuruh anak buah nya untuk mencari biodata lengkap nya.


"sini" ucap Alvi merentangkan kedua tangan nya lebat lebar


"huwaaa Daddy,, hiks,, hiks maafin Zoya " tangis Zoya bertambah semakin kencang menyembunyikan wajah cantik nya yang sudah berubah sembab nya di dalam dada bidang alvi.


rasa bersalah kian menyeruak mendera dan menghantam Zoya ketika melihat reaksi di luar dugaan yang di tunjukan Alvi pada nya,


namun semua itu dia lakukan karna terpaksa hati nya sudah terpaut pada Alvi sejak pertemuan pertama mereka


"Daddy pasti marahkan karna Zoya udah bohongin Daddy?" ucap Zoya lemah


"tidak hanya sedikit kecewa saja karna kau sudah membohongi Daddy tentang kehidupanmu " terang Alvi semakin mengeratkan pelukan nya pada Zoya.


"i'am so sorry dad,


apa Daddy akan mengakhiri perjanjian kita" tanya zoya mendongak wajah nya, terasa hembusan nafas Alvi yang hangat bercampur bau mint memenuhi Indra penciumannya.


"menurut mu?"tanya Alvi balik


"Zoya tidak tau"cicit Zoya meremas baju tidur yang di kenakan nya

__ADS_1


"hemmm"dehem Alvi


"apa Dady beneran tega sama Zoya,


Zoya udah miskin loh gak punya apa apa lagi


masa Dady mau ninggalin Zoya juga" iba Zoya dengan wajah memelas minta di kasihani


"ntar dulu,,,


tapi kalau Daddy beneran gak mau lagi sama Zoya


nggak papa kok Zoya nggak bakal Maksa!" senyum Zoya cerah membuat Alvi mengernyitkan kening nya bingung.


cepat sekali mood nya berubah dan apa maksud nya coba mencari sugar Daddy baru?? tidak boleh Alvi tidak akan membiarkan itu terjadi!! karna hanya dia saja yang pantas untuk menjadi sugar Daddy nya


dia tampan,kaya, dan hot dan pasti nya dia seksi.


"biar nanti Zoya minta sama Vivi buat cariin sugar Daddy yang la,,,"


sebelum menyelesaikan ucapan nya yang semakin jauh melenceng Alvi sudah terlebih dahulu membungkam mulut Zoya dengan ciuman nya.


"emmm,,,,emmmm"


"hahhh,,,,hahh"


siap siap kedua tangan mu hilang dari tempat nya" ancam Alvi menunjuk kedua tangan Zoya.membuat Zoya cepat cepat menyembunyikan tangan nya di belakang.


"dasar kejam" ucap Zoya pelan


"sudah tau Daddy mu ini kejam


jadi ingat jangan pernah mencoba buat Daddy marah kalau kau tidak mau kehilangan kedua tangan mulus mu itu" ucap Alvi


"ta,,,"


"sudah malam cepat tidur " ucap Alvi menggiring Zoya ke tempat tidur, kemudian menyelimutinya dan yang terakhir mencium kening nya


"Daddy mau kemana?" tanya Zoya ketika melihat Alvi beranjak dari kasur.


"pulang "singkat nya


"kok pulang sih,


gak nginep?" tanya Zoya


"Daddy laki laki normal Zoya " ucap Alvi ambigu


"emang kata siapa Daddy gak waras" polos Zoya

__ADS_1


~sabat Alvi


ingat gadis mu ini masih polos otak nya~ batin Alvi sabar


"Daddy harus segera pulang, kamu baik baik sendiri di sini.


keamanan nya ketat jadi kamu gak perlu khawatir kalau ada yang bakal maling,


ouhhhh ya besok pagi pagi Daddy ke sini" pamit alvi


"selamat malam baby" ucap nya


"Daddy " panggil Zoya berlari memeluk Alvi erat seolah tidak membiarkan Alvi pergi.


"temenin Zoya bobo dulu


nanti kalau Zoya udah bobo Daddy baru boleh pergi" pinta Zoya manja


"baik lah gadis cantik nya daddy" ucap Alvi setuju


kedua nya berjalan menuju kasur, membaringkan tubuh mereka di tempat ternyaman itu.


dengan cepat Zoya langsung memeluk erat Alvi membenamkan wajah cantik nya di ceruk leher nya,


membuat Alvi merasakan dengan jelas hembusan nafas hangat di sekitar leher nya.


tak butuh waktu lama Zoya sudah memasuki alam bawah sadar nya.


"dasar tukang tidur"gumam Alvi menyingkir kan helaian rambut yang menghalangi wajah zoya


"tidur pun kau tetap cantik" ucap nya sebelum beranjak dari kasur


dengan perlahan kaki nya melangkah menggapai daun pintu,


di tengok nya sekali lagi Zoya sebelum pergi.


ceklek


"kalian berdua jaga gadis ku


jangan sampai ada yang berani mencelakai nya" ucap Alvi tegas pada bawahan nya


"baik boss,"


"dan jangan sampai membuat gadis ku curiga pada kalian"


bye


bye 🖤🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2