
happy Reading for you 🖤
tinggalkan jejak setelah membaca ya
like'komen vote dan hadiah 🖤🖤
Zoya
satu Minggu telah berlalu sejak kejadian pembunuhan dan penculikan yang telah menimpa Zoya.
keadaan nya kini sudah sembuh total seperti sedia kala dan bisa menjalankan aktivitas nya kembali.
untung saja mental Zoya sekuat baja hingga membuat nya hanya mengalami sedikit trauma saja.
hubungan nya dan Alvi juga mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam sepekan ini, kedua nya tidak lagi canggung untuk menunjukkan perhatian dan rasa cinta nya masing masing.
bahkan kedua nya bukan seperti seorang sugar Daddy dan sugar baby pada umum nya kedua nya seperti sepasang kekasih yang tengah di mabuk asmara.
sifat Alvi yang semakin manja dan posesif membuat Zoya sedikit kewalahan menghadapi tingkah laku nya yang kekanak Kanakan bahkan melebihi balita, Zoya bagai kan mengurus seorang bayi besar dari pada seorang laki laki dewasa.
Zoya tidak lagi tinggal di apartemen pemberian Alvi Karena permintaan Alvi yang menyuruh nya untuk tinggal bersama nya di mansion milik nya dengan alasan keamanan Zoya.
dan Zoya juga hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Alvi dia juga agak takut selepas kasus seminggu yang lalu.
untuk ungkapkan cinta belum juga terluncur dari mulut Alvi
dia masih sedikit ragu dengan hati nya dan jawaban yang akan di berikan zoya.namun ketika melihat perhatian dan cinta yang besar Zoya tujukan untuk nya membuat Alvi memantapkan diri untuk melamar Zoya setelah dia lulus SMA. toh hanya tinggal beberapa bulan lagi dan tinggal meminta restu dari kedua belah pihak keluarga.
walau pun Zoya sedang tidak mengalami keadaan yang baik baik dengan keluarga nya, toh mereka pasti akan merestui mereka hanya tinggal menjentikkan jari saja , semua nya langsung beres dalam genggaman.
seperti sekarang ini tingkah manja Alvi sedang kumat.
"baby ikhhh liat sini geh. baby ikhhh liat sini " pinta Alvi manja dengan sedikit memaksa, sambil menarik narik baju kaos yang di kenakan zoya, dengan wajah tampan nya yang terus mendusel dusel di perut bagian bawah Zoya.
__ADS_1
dengan wajah yang di tekuk masam Zoya akhir nya melirik Alvi yang sedari tadi merengek rengek tak jelas.
"apa lagi sih dad?? gak liat apa Zoya lagi baca novel" kesal Zoya menarik buku novel nya serasa ingin menimpuk kepala alvi yang berada dalam pangkuan nya.
"baby ikhhh liat sini dulu";pinta Alvi Kembali karna Zoya kembali pokus pada buku novel nya.
dengan rasa kesal yang teramat akhir nya Zoya lebih memilih untuk menaruh buku novel nya di atas meja.karna kalau terus membaca pun akan terasa percuma karna Alvi akan terus mengganggu nya.
senyum puas tersungging di sudut bibir Alvi karna halangan terakhir nya untuk menarik perhatian Zoya sudah tersingkir.
dengan memeluk tubuh Zoya erat Alvi memposisikan sebelah tangan Zoya untuk mengelus kepala nya.
Zoya yang peka pun langsung mengelus rambut Alvi dengan lembut.
walau dalam hati nya dia terus menggerutu tak jelas karna Alvi menganggu nya pas di bagian bagian terseru nya.
andai dia bukan orang gue cintai udah gue buang ke sungai Amazon biar di makan sama ikan piranha.
"baby,,," panggil Alvi manja melepaskan tangan Zoya pada kepala nya
"peyukkk" pinta Alvi yang sudah memposisikan tubuh nya sejajar dengan Zoya kemudian merentangkan kedua tangan minta di peluk.
wajah nya yang di buat seimut mungkin yang mampu membuat Zoya tak bisa menolak permintaan.
"sini" kata Zoya menarik Alvi ke dalam pelukan nya.
dengan senang hati Alvi langsung memposisikan ternyaman menurut nya.
"cayang baby banyak banyak" ucap Alvi manja menaruh kepala nya di ceruk leher Zoya.sesekali mengecup nya ringan namun membuat getaran aneh bagi tubuh Zoya.
"baby mau buah" pinta Alvi manja ketika mata nya tak sengaja menatap buah anggur di meja.
~gini nih definisi di kasih hati malah minta jantung~ gerutu Zoya malas
"punya tangan kan?? ambil sendiri?" titah Zoya kesal namun tangan nya masih memeluk erat tubuh Alvi.
__ADS_1
"pengen di ambilin!! baby ambilin ya!! please" Alvi memandang Zoya dengan mata berkaca kaca.
Zoya yang tak tega pun menggeser tubuh Alvi sedikit hingga membuat nya mempunyai ruang untuk mengambil keranjang buah buahan itu.
"nihhh" ucap Zoya menyodor kan keranjang buah itu pada Alvi yang terus menyembunyikan wajah tampannya di ceruk leher Zoya. nafas nya yang hangat seketika menerpa kulit telanjang Zoya membuat nya kegelian.
karna geli Zoya sedikit menggeser kepala Alvi dari leher nya namun bukan nya menjauh justru Alvi semakin menenggelamkan kepala nya.tangan nya juga tak ikut diam dia malah menahan tubuh Zoya semakin merapatkan tubuh mereka.
"cuapiiin,,,aaaa" manja Alvi membuka mulut nya lebar lebar.dengan exstra sabar Zoya memasukkan satu persatu buah anggur kepada bayi besar nya itu. Alvi yang melihat betapa menurut nya Zoya pada nya seketika tersenyum bahagia.
"dahhh abisss" ucap Zoya memberikan satu buah anggur terakhir. kemudian menaruh keranjang buah itu Kembali ke meja.
"peyukkk lagi"
"ini kan udah di peluk"
"lebih erat" pinta Alvi lagu
"noahhh udah kan" ucap Zoya memeluk erat Alvi hingga membuat nya kesulitan bernafas.
"a,,aku gak bi,,,sa nafas b,,baby,,SE,,sak" sesak Alvi terbata bata membuat Zoya seketika langsung melepaskan pelukan mereka.
dengan nafas terengah engah Alvi menghirup udara dengan rakus seolah tak bisa lagi bernafas.
Zoya sendiri hanya terkekeh geli melihat kelakuan jail nya pada Alvi suruh siapa bermain main dengan nya.
"baby ,ishhh" dengus Alvi menatap Zoya garang
bukan takut Zoya justru tertawa terbahak bahak, membuat Alvi Kembali kesal.
"hahahhaa udah Daddy geli,,,Daddy geli" ampun Zoya karna Alvi terus menggelitik tubuh nya.membuat nya kegelian meronta ronta minta ampun, bukan nya berhenti Alvi justru semakin menggelitik Zoya.
suara tawa pun bersahutan memenuhi ruangan, Di mana dua orang terus berlarian saling mengejar satu sama lain.
bye
__ADS_1
bye🖤🖤🖤