Sugar Baby Om CEO

Sugar Baby Om CEO
Bab #25#


__ADS_3

happy Reading for you πŸ–€πŸ–€πŸ–€


tinggalkan jejak setelah membaca ya


like komen vote dan hadiah πŸ–€πŸ–€


awal nya Alvi berniat untuk membawa Zoya ke mansion nya dan memanggil dokter ke sana, namun setelah berpikir ulang akhir nya dia lebih memilih untuk membawa Zoya ke rumah sakit terdekat agar mendapat kan perawatan yang lebih intensif.saat ini di koridor rumah sakit terlihat Alvi si sugar Daddy Zoya sedari tadi terus mondar mandir bagaikan setrikaan, sudah setengah jam lebih Zoya masuk ke dalam ruangan dan sampai sekarang dokter nya belum keluar juga.


kadang Alvi duduk sebentar sebelum dia berdiri lagi dan begitu seterus nya.bahkan orang orang yang melihat nya merasa terheran heran, ada juga dari mereka yang terpesona dengan wajah nya yang tampan.


beberapa dari pengunjung rumah sakit ada yang mengenali Alvi sebagai seorang CEO dari LA Company.


dalam benak mereka mereka bertanya tanya,


untuk apa Alvi di sini? apa ada keluarga nya yang sakit? atau pacar nya?


ceklek


akhir nya dokter yang menangani Zoya keluar juga dari kandang nya, dengan setelah jas putih yang melekat di tubuh seksi nya dan jangan lupa alat stetoskop yang menggantung manja di leher nya.


dengan terburu buru Alvi langsung menghampiri dokter wanita itu.


"bagaimana keadaan kekasih saya dok?" tanya Alvi yang


sudah kedua kali nya menyebut Zoya sebagai kekasih nya di hadapan orang yang berbeda.


senyum dokter yang awal nya sangat manis bagai kan empedu🀣🀣🀣


langsung berubah menjadi pahit ketika Alvi menyebut Zoya sebagai kekasih nya.


namun karna tuntutan pekerjaan yang harus profesional akhir nya dokter itu Kembali tersenyum walau terkesan di paksa.


"pasien sebentar lagi akan sadar dan tidak perlu di rawat, saya sudah menulis kan resep obat nya.silahkan nanti di tebus" ucap nya menyodorkan selembar kertas tipis yang berisi resep pada Alvi,


Alvi segara mengambil kertas itu yang otomatis tangan kedua nya a beradu, dokter itu malah sengaja memegang tangan Alvi lama dan menatap nya dengan tatapan menggoda, baju nya sedikit di turunkan ke bawah agar Alvi bisa melihat aset nya dia berharap Alvi akan tergoda dengan tubuh nya.


Alvi yang risih pun segara menghempas kasar tangan dokter itu.


"jangan menggoda ku dengan aset mu itu,


atau akan ku pastikan kau di pecat dari rumah sakit ini" ancam Alvi menatap tajam dokter itu.


wanita model dokter itu sudah sangat sering di temui Alvi,

__ADS_1


menggoda lawan nya dengan tubuh nya.


benar benar licik.


"saya permisi dulu tuan Atdmaja" pamit nya terburu buru karma takut dengan sorot mata Alvi yang seperti ingjn memakan nya hidup hidup.


seperti nya dia salah menggoda orang!!


...ceklek...


hal pertama yang di lihat Alvi adalah ruangan dengan fasilitas yang lengkap dan super super mewah sehingga bisa menjamin kenyamanan para pasien, Alvi memang sengaja memesan kamar VVIP untuk Zoya.


perlahan dia melangkah kaki nya menuju ranjang tempat rawat Zoya.


sebisa mungkin dia tidak menimbulkan suara agar tidak mengganggu kenyamanan tidur Zoya.


"baby,,,"lirih nya menyentuh wajah cantik Zoya


perlahan tangan nya mengusap lembut sudut bibir yang biasa nya merah merona kini harus di hiasi dengan luka lebam yang membiru hampir keunguan.


"cepat lah sembuh "kata nya mengecup sudut bibir itu.


"aku merindukan mu, sangat sangat merindukan mu" ucap nya menggenggam lembut tangan Zoya.


niat nya pulang cepat karna ingin menghukum Zoya karena sudah membuat nya cemburu, namun bukan nya keceriaan Zoya yang di dapat nya justru dia harus mendapati gadis nya sedang kesakitan.


"gue di mana "lirih nya bingung


"baby,,," bisik Alvi senang


"Daddy" ucap Zoya pelan menyentuh lembut wajah kusut alvi dengan sebelah tangan nya, karna tangan yang sebelah di pasangi impus.


Zoya kira kejadian itu hanya lah mimpi belaka, di mana om Alvi datang dengan heroik nya menolong dia dari penganiayaan sang kakek.


namun semua itu terpatahkan ketika melihat dengan mata kepala nya sendiri om Alv kini i berada di sisi nya


bahkan kini om Alvi sedang menatap ke arah nya.


seulas senyum pun terbit di bibir pucat Zoya, setidak nya ada om Alvi di sisi nya, jadi dia tidak perlu takut lagi.


"ada yang sakit baby?" panik Alvi ketika melihat wajah zoya yang meringis kesakitan.


Alvi bersumpah tidak akan melepaskan kakek tua itu kalau ada apa apa dengan gadis nya.

__ADS_1


"badan ku sakit semua" ucap Zoya dengan wajah yang seperti ingin menangis.


bergerak sedikit saja, rasa sakit itu menyerang tubuh nya pada bagian bagian tertentu.


kalian bayangkan saja tubuh kalian di pukuli dengan tongkat beberapa kali!!!


"mana yang sakit?" tanya om Alvi yang masih dengan panik nya.


"ini" tunjuk Zoya di bagian bahu nya.


"coba sini Daddy lihat" kata nya dengan tangan yang sudah di depan Zoya hendak membuka baju nya.


tanpa ragu Zoya langsung mempersilahkan Alvi untuk membuka nya.toh hanya melihat luka bukan melihat yang bawah nya.


glek


"ah sial,,,


melihat bahu nya saja aku sudah tergoda" batin Alvi merutuki diri nya yang justru bernafsu di saat saat begini.


"kenapa Dad?" tanya Zoya polos ke arah Alvi yang terlihat bengong.


"ah,, tidak tidak" kikuk nya sadar dan melanjutkan kegiatan nya dengan panas dingin.


"sabar Alvi,


ingat dia sedang sakit" batin alvi


perlahan lahan tangan besar Alvi menyentuh bahu terbuka Zoya yang terlihat membengkak dan membiru.


"aushhh " Zoya meringis kencang ketika tanpa sengaja tangan Alvi menekan luka lebam itu.


"sakit dad" rengek zoya memeluk leher Alvi. menenggelamkan wajah cantik nya di sela sela leher alvi bahkan sesekali mengecup nya pelan.


modus ae lu zoy??


cup


Alvi membalas perlakuan Zoya dengan mengecup kening nya.


bye


bye

__ADS_1


πŸ–€πŸ–€πŸ–€


like mana likeπŸ–€πŸ–€πŸ–€


__ADS_2