
Happy Reading for you π€π€
tinggalkan jejak setelah membaca ya
like komen vote dan hadiahπ€π€
bugh
" baby,,," lirih Alvi berjalan pelan ke arah dengan pandangan yang terus pokus ke satu titik yaitu Zoya yang sudah terkapar dengan lemah di dingin nya lantai mansion.belum lagi dengan kondisi tubuh nya yang terdapat beberapa luka lebam di bagian paha dan lengan zoya yang terlihat begitu ketara,kedua sudur bibir nya terlihat robek dan sedikit membiru.
"heiiii sialan,siapa kau? berani berani nya masuk ke dalam mansion ku tanpa izin" teriak kakek fizzo lantang menunjuk Alvi dengan telunjuk tangan nya.
namun hanya di abaikan saja oleh Alvi, pandangan terus tertuju pada Zoya.
rasa nya sangat sesak melihat gadis yang di cintai nya terkapar lemah tepat di hadapan nya.
" kau mau tau siapa aku!" ucap Alvi mengepal kan tangan nya guna meredam seluruh amarah nya yang siap meledak kapan saja.
andai yang di hadapan nya itu bukan kakek dari gadis nya,
Alvi bersumpah akan langsung membunuh nya dengan tangan nya saat ini juga.
coba saja kalau dia tidak datang tepat waktu
mungkin nasib Zoya sudah ahhh ntah Alvi tak bisa membayangkan nya.
untuk membayangkan nya aja rasa nya dia tak sanggup.
" aku adalah kekasih cucu mu fizzo Agatha" lantang Alvi membuat Zoya membulat kan mata nya.
ntah lah ternyata Tuhan masih sangat baik pada nya di tengah tengah rasa sakit yang mendera tubuh dan hati nya, sedikit senyum Zoya sunggingkan pada om Alvi sebelum kesadaran nya hilang begitu pun dengan senyum nya.
"ouh, jadi kau pria bajingan yang ada di dalam Poto itu,
dasar laki laki brengsek Berani berani nya kau tidur dengan cucu ku"
bentak nya hendak memukul tubuh Alvi dengan tongkat nya namun segera di cegat oleh bodyguard bawaan Alvi.
" cucu mu hahhaa
maksud mu cucu tiri mu fizzo" senyum sinis pun Alvi layangkan pada fizzo sebelum menghampiri tubuh Zoya dan menggendong nya ke dalam pelukan nya,
fizzo sendiri langsung membulat kan mata nya yang sudah berkeriput,
dari mana pria yang ada di hadapan nya itu tau rahasia besar keluarga nya,
padahal yang tau hanya diri nya dan keluarga inti nya saja.
seperti nya dia harus ekstra berhati hati menghadapi pria itu karna cukup berbahaya.
__ADS_1
dan pasti nya tidak boleh di anggap remeh.
"kenapa hmm kaget?? penasaran dari mana aku mengetahui rahasia yang sudah kau sembunyikan selama bertahun tahun ,,, hahhaa!!
aku pasti tau semua yang berhubungan langsung dengan gadis ku! termasuk masa lalu nya!" ucap nya penuh penekanan pada kalimat terakhir nya
mata nya sedikit membara mengingat betapa menderitanya gadis nya akibat perlakuan kakek dan nenek nya.
"Andre" panggil nya
salah satu bodyguard Alvi yang bernama Andre langsung melangkah kaki nya menghampiri tuan nya.
"iya tuan" jawab nya
"bawa gadis ku ke dalam mobil,dan kau harus ingat untuk terus menjaga pandangan mu pada gadis ku sebelum aku mencolok nya sekaligus suruh bodyguard wanita untuk segara mengobati nya" perintah nya dengan sedikit posesif.
dengan berat hati Alvi menyerahkan tubuh pingsan Zoya pada andre
dia harus menyelesaikan urusan nya terlebih dahulu dengan laki laki tua ini.
"heiii bodyguard brengsek
kau mau membawa kemana cucu ku, sialan" teriak fizzo hendak menghalangi tubuh kekar Andre yang membawa zoya.
namun dengan sigap langsung di tahan oleh Alvi,
"hei kalian cepat tahan laki laki itu membawa Zoya" perintah fizzo pada bodyguard nya
"cepat tahan" suruh Alvi
aksi saling tahan menahan pun terjadi
bodyguard fizzo yang hanya beberapa orang saja dengan sigap langsung bisa di tahan oleh bodyguard Alvi yang lumayan banyak.
" mulai sekarang aku yang akan bertanggung jawab tentang kehidupan Zoya" kata Alvi bersidekap dada.
sedikit senyum remeh Alvi Sunggingkan untuk laki laki tua itu.
"tidak bisa
karna Zoya adalah cucuku" kekeh nya
"untuk apa Zoya tinggal di mansion neraka ini
biarkan dia hidup bahagia, sudah cukup kau menyiksa nya sejak kecil" kata Alvi
"tidak bisa,
Zoya adalah cucu ku jadi dia harus tinggal di rumah ku" kekeh nya
__ADS_1
"terserah pada mu
tapi aku akan tetap membawa nya" putus nya melangkah kan kaki nya keluar.
"satu langkah kau dari sini, aku akan menelpon polisi untuk melaporkan mu dengam kasus perculikan terhadap cucuku" ancam nya memperlihatkan ponsel di sebelah tangan nya
"lakukan saja sesuka hati mu fizzo,
tapi ingat nama ku baik baik
namu ku adalah Lee Daren Alviano Atdmaja" kata nya melanjutkan langkah nya di ikuti oleh para bodyguard di belakang nya
deg
apakah kata nya barusan ?? Atdmaja??
apa dia keturunan dari keluarga kaya raya ternama dunia itu.
"berarti kekasih Zoya selama ini adalah keturunan dari keluarga atdmaja,
hahaha bagus bagus
dengan pernyataan itu aku akan mengajukan proposal kerja sama dengan perusahaan terkenal itu , kalau aku bisa bekerja sama dengan perusahaan besar seperti Atdmaja grup tak bisa ku bayangkan betapa keuntungan yang akan aku peroleh" ucap nya dengan semangat
seolah olah melupakan kejadian yang barusan terjadi antara diri nya dan Alvi.
"bawa saja cucu sialan itu pergi
aku tak membutuhkan nya lagi" ucap nya dengan berteriak
dan pasti nya langsung di dengar oleh alvi
"heiii fizzo
kenapa kau malah membiarkan dia membawa Zoya" tanya mesti
nenek Zoya yang sedikit bingung dengan pola pikir suami nya.tadi saja menghadang hadangi dan sekarang malah membiarkan nya pergi.
"biar kan saja dia membawa nya
untung untung kalau dia mau menikahi Zoya"enteng nya berjalan menuju ruang tamu.
sedangkan mesti mengerutkan kening bingung mendengar ucapan suami nya.
bye
bye
π€π€π€
__ADS_1