
Sabtu ini, proses belajar mengajar berjalan lambat seperti biasanya. Di sela-sela pelajaran, aku mengobrol soal les bahasa inggris yang aku dan rachel ikuti.Aku dan Rachel memang memutuskan daftar kursus Bahasa Inggris bareng di dekat sekolah.
Kami mulai les sejak pertengahan kelas 8 karena ingin mengembangkan minat kami dengan Bahasa Inggris. Tak terasa besok kami akan ikut ujian kenaikan level dari Intermediate 1 menjadi Intermediate 2.
" Zel, loe udah belajar buat ujian kenaikan level besok belum?" Tanya Rachel mendadak
" Udah sih beberapa materi tapi belum semua, kenapa hel?" Tanyaku penasaran
" Gue ada beberapa materi yang bingung nih, belajar bareng yuk, loe sekalian nginep di rumah gue aja malem ini." Ajak Rachel
" Ehm, boleh juga,nanti deh pulang sekolah aku ijin ibuku dulu dan nyusul ke rumahmu." Jawabku mengiyakan ajakan rachel.
" Oke deh sip!" Jawab rachel sambil semangat dan kami kembali menyimak pelajaran sampai bel pulang berbunyi.
" Sayang, makan siang bareng yuk dimana gitu, aku lagi bosan masakan rumah." Ucap Nilam kepada Shane yang bersiap pulang.
" Ehm, cuma kita berdua doang makannya?" Tanya Shane yang agak ragu pergi berdua
" Ya lah, kenapa?" Tanya Nilam agak kesal
" Ehmm, kalau makan bareng anak-anak gimana? kalau cuma berdua kurang seru." Ucap Shane spontan yang hanya bisa diiyakan dengan terpaksa oleh Nilam.
Shanepun mengajak ganknya makan bareng tapi hanya Aydan yang bisa. Arifin harus kerja di pemancingan dan Ryan harus bantu ayahnya di bengkel.
__ADS_1
" Rachel Azelia, ikut makan siang bareng yuk!" Teriak Shane tiba-tiba saat kami sedang merapikan tas dan bersiap pulang.
" Lho kok jadi ngajak Rachel dan Azelia juga?" Protes Nilam kurang suka atas pilihan Shane
" Ya kan biar rame, kalau Rachel kan udah gue anggap adek sendiri dan Rachel Azelia itu udah 1 paket, hehe." Ucap Shane spontan tanpa rasa bersalah
" Adek hah.. Ya udah deh." Ucap Nilam pasrah
Aku dan Rachel terpaksa ikut karena Shane itu keras kepala, ajakan bagi dia itu tandanya perintah dan harus mau. Kebetulan kami berdua juga memang lapar.
" Terus enaknya makan dimana?"Tanya Shane
" Ehm, di Cafe Amore aja, mie ayamnya enak dan murah juga harganya." Usul Aydan dan kami berlimapun setuju.
" Wah Aydan, tumben loe datang kesini rame-rame biasanya sendirian." Ucap Pria berkacamata itu
" Iya Bang Franky, gue hari ini bareng teman sekelas, kita duduk di kursi no 5 ya." Ucap Aydan dengan ramahnya
" Oke deh, enjoy!" Ucap Bang Franky.
Kamipun langsung menuju kursi 5 dan mulai memesan makan siang. Sambil menunggu pesanan datang, kami mulai mengobrol.
" Kenalan loe dan?" Tanya Shane penasaran
__ADS_1
" Ya, kebetulan Bang Franky pemilik Cafe ini sering ke Bengkel Ryan buat benerin motor ninjanya, jadi sering ketemu dan kadang gue juga yang benerin motornya." Jelas Aydan
" Wah emang ya sobat gue ini top banget, kenalannya pemilik cafe segala!" Ucap Shane dengan bangganya dan membuat Aydan malu
" Dih apaan sih loe Shane, Lebay!" Ucap Aydan
Ya, mungkin ada benarnya, mungkin salah satu alasanku menyukai Aydan karena sifatnya yang supel dan banyak kenalan dekat. Berbanding terbalik denganku yang hanya berteman dekat dengan Rachel, Elvira dan Safira.
Pilihan kami mengikuti usul Aydan makan disini memang tepat, selain tempatnya yang nyaman, rasa mie ayam disini beneran enak banget, kami berlima makan dengan lahapnya dan menuju ke kasir untuk bayar. Terlihat Bang Franky sedang panik sambil menutup handphonenya.
" Kenapa loe bang, kok kayaknya panik gitu." Tanya Aydan penasaran
" Iya nih gawat, Band yang harusnya perform di Live Music malam ini mendadak batal karena beberapa personil sakit, buat ngontak Band lain juga terlalu mepet." Jawab Bang Franky dengan wajah panik
" Ehm, sorry bang kalau gue lancang, tapi gue punya usul, gimana kalau malam ini Band gue aja yang perform di Cafe loe, kebetulan gue punya Band, masih amatir sih tapi." Usul Shane dengan percaya dirinya
" Ehh, beneran loe punya Band? oke deh gpp kalian aja yang perform malam ini, gak masalah amatir juga darurat soalnya!" Ucap Bang Franky sedikit lebih tenang dan lega
" Hah? beneran nih bang? makasih banget bang udah kasih kesempatan ini buat kami!" Ucap Shane tak percaya usulnya diterima
" Iya sama-sama, gue tunggu band kalian disini jam 7 malam, persiapkan perform kalian sebaik mungkin." Ucap bang Franky menyemangati kami
Kulihat raut wajah tak percaya dari aydan karena keinginannya untuk tampil di depan banyak orang akan terwujud secepat ini. Entah kenapa aku ikut merasakan kebahagiaan yang tak dapat dijelaskan.
__ADS_1