
Pertandingan tarik tambang menjadi salah satu lomba favorite di acara 17 Agustusan. Setelah mengambil undian ternyata kelas 8A harus melawan kelas 8E di perlombaan Tarik Tambang. Kulihat Shane ada di posisi paling depan dan Aydan di posisi paling belakang.
" Shane pokoknya loe harus semangat ya, abang gue ini kan selain suaranya bagus, tenaganya juga besar," ucap Rachel menyemangati Shane.
" Iya adek gue yang bawel! kita pasti menang," balas Shane dengan penuh percaya diri.
Aku juga sebenarnya ingin menghampiri Aydan dan menyemangatinya tetapi aku terlalu malu untuk melakukannya. Aku hanya bisa berdoa dalam hati semoga dia bisa menang dan tak terluka.
Wasit sudah memberi aba-aba untuk bersiap memulai lomba tarik tambang.
1...2...3.....Priiitt Priitt.....
Kedua peserta lomba masing-masing kelas langsung memulai tarik tambang dengan kekuatan penuh. Terlihat kedua tim saling tarik menarik bergantian tanpa ada yang mengendurkan tenaganya. Awal-awal kelas 8A lebih unggul dan kami percaya diri akan menang.
Tapi sayangnya, diakhir-akhir tenaga tim 8A mulai terkuras habis dan akhirnya ditarik kencang oleh tim 8E. Anggota tim 8A pun terjatuh ke tanah dengan keras termasuk Shane dan Aydan.
Refleks aku hendak berlari menghampiri Aydan yang terjatuh dan ada luka tetapi tak kusangka Milea lebih dahulu menghampiri Aydan yang terjatuh dan langsung membantunya berjalan menuju UKS.
" Aydan, ayo aku bantu jalan ke UKS, aku anggota PMR, biar lukamu aku obati disana," ucap Milea dengan raut wajah khawatir.
__ADS_1
" Oke, makasih banyak ya Milea," balas Aydan dengan senyum termanisnya.
DEG! ada perasaan yang menyakitkan dihatiku. Rasanya seperti ada pisau yang menusuk jantungku dan menyesakkan dada. Aku tidak segitu bodohnya sampai tidak tahu rasa inilah yang disebut Cemburu. Akhirnya aku tahu yang dirasakan Rachel saat melihat Shane bersama dengan Nilam.
Mengingat Rachel, akupun mengarahkan pandanganku ke arah Rachel. Dia hanya bisa menahan diri dan menatap Shane yang dibantu Nilam berjalan menuju UKS. Dia sangat sadar posisinya hanya sebatas 'adek'.
" Astaga sayang, kaki dan tangan kamu terluka, yuk aku bantu kamu ke UKS biar nanti ku minta izin Milea buat ngobatin kamu," ucap Nilam penuh perhatian.
" Makasih ya sayang, udah mau bantu ngobatin luka aku," balas Shane tulus.
Aku yang penasaran dengan keadaan Aydanpun berjalan diam-diam menuju ruang UKS dan mengintip lewat jendela. Terlihat Milea sedang membalut tangan Aydan dengan perban begitu teliti. Kemudian dia juga memberikan betadine ke kaki Aydan yang terluka.
Sungguh selama mengintip mereka, hatiku begitu sakit dan sesak apalagi saat sesekali Aydan berbicara dengan Milea penuh kelembutan dan senyum terbaiknya.
*** Skip ***
Sejak kejadian lomba tarik tambang itu, Milea terlihat lebih akrab dan dekat dengan Aydan. Aku hanya bisa menahan perasaanku sampai berakhirnya ujian semester nanti untuk mengungkapkan segalanya.
" Guys, tanggal 24 Agustus main ya ke rumah gue," ucap Rachel dengan semangat sesampainya di kelas.
__ADS_1
" Emang mau ada apa?" tanya Elvira penasaran.
" Ada yang mau ultah tuh!" balasku kepada Elvira sambil menyenggol lengan Rachel.
" Wah Rachel ultah ya," timpal Safira.
"Kalau buat Rachel mah kita pasti bisa dong!" jawab kami bertiga kompak yang diiringi senyuman lega dari Rachel.
Setelah mengundang kami, Rachelpun mendatangi meja Shane untuk melakukan hal yang sama.
" Shane, besok tanggal 24 Agustus loe ada acara nggak?" tanya Rachel kepada Shane penuh semangat.
" Tanggal 24 Agustus ya, gue ada janji mau kencan sama Nilam, gimana?" jawab Shane dengan cueknya.
" Oh gitu, gak ada apa-apa kok, hehe," ucap Rachel dengan senyum palsunya. Kutahu pasti isi hatinya sebenarnya penuh rasa kecewa tetapi tak bisa apa-apa.
" Guys, kita buat Birthday' Surprise yuk buat Rachel paginya!" usul Elvira mendadak
" Wah ide bagus itu!" jawabku antusias yang diiringi anggukan dari Safira tanda setuju.
__ADS_1
" Gue ada ide bagus!" ucap Elvira penuh semangat dengan senyum liciknya.
" Ide apa El?" tanyaku penasaran.