Sunny?

Sunny?
Kabar Baik


__ADS_3

" Beda gimana sih Shane, sama aja ah," ucap Rachel kekeh dengan pendapatnya


" Terserah loe deh hel!" ucap Shane menahan kesal atas sikap Rachel


" By the way, gimana pendapat kalian soal perform S-Ray band semalam?" tanya Aydan coba mencairkan suasana


" Bagus kok, permainan musik kalian On Beat, kompak dan nyanyian Shane juga menjiwai banget," ucap Rachel penuh kejujuran


Sekilas kulihat raut wajah kekesalan dari Shane mulai melunak saat dengar pujian yang diberikan Rachel dengan tulus


" Kalau permainan drum gue gimana zel?" tanya Aydan tiba-tiba kepadaku


" Ya bagus kok," jawabku senatural mungkin


" Sumpah permainan drum kamu keren banget, aku makin suka kamu," ucapku dalam hati tanpa berani mengungkapkannya


" Cuma bagus aja nih?" tanya Aydan kembali seperti kurang puas atas jawabanku dan aku hanya bisa mengangguk


" Oh iya, sebenarnya gue traktir kalian juga sebagai ucapan terimakasih," ucap Shane yang sudah tidak kesal


" Terimakasih buat apa?" tanya Rachel penasaran


" Buat dukungan kalian terhadap band kami," timpal Aydan tulus


" Ya sebenarnya juga ada kabar baik sih makanya kita traktir kalian," lanjut Shane


" Kabar baik apa?" tanyaku ikut penasaran


" Kita dipilih Bang Franky sebagai band tetap pengisi live music Cafe Amore beberapa kali dalam 1 bulan," jelas Aydan penuh semangat


" Ya, malam ini kita juga ada perform lagi di Cafe Amore makanya kita latihan dulu," timpal Shane tak kalah semangatnya

__ADS_1


" Hah? serius nih? Wah selamat ya! gue bangga sama loe bang!" ucap Rachel penuh kegembiraan


" Selamat ya Aydan, impian kamu sepertinya semakin dekat," ucapku setulus mungkin


*** Pesanan Es Doger dan Empek-Empek kami akhirnya tiba ***


" Oh iya, berarti harusnya kalau gak ketemu gue dan Aydan, kalian langsung pulang ke rumah ya habis les?" tanya Shane sambil memakan empek-empeknya


" Hmm, gak juga sih, tadinya kita mau mampir. ke Q-Net dulu habis pulang les," jawab Rachel sambil meminum Es Dogernya


" Oh gitu, mau ngapain emang?" tanya Shane kembali penasaran


" Mau chattingan aja di MIRC," jawab Rachel dengan santainya


" Hah? buat apa?" lanjut Shane bertanya


" Ya kali aja bisa nemu pacar keren disana hehe," jawab Rachel santai diiringi tawa


" Hel! loe ngapain sih cari pacar pakai cara gak jelas kayak gitu," ucap Shane kesal


" Hah? gak jelas gimana? kan nanti bisa tukeran Friendster jadi bisa lihat fotonya dan profilnya," jelas Rachel tak mau kalah


" Tetep aja dunia maya itu beda dengan dunia nyata, ketemu cowok gak bener baru tahu rasa loe!" ucap Shane dengan penuh emosi


" Apaan sih! kok loe malah nyumpahin kita!" balas Rachel tak kalah emosinya


" Zel, loe juga kayak gitu?" tanya Aydan dengan tatapan tajamnya


" Ehh, kayak gitu gimana maksudnya?" tanyaku grogi ditatap penuh tajam


" Ya, sengaja main MIRC buat nyari pacar?" tanya Aydan kembali mulai kesal

__ADS_1


" Ahh itu, sebenarnya sih tujuanku cuma buat nambah teman aja, siapa tahu bisa berbagi ilmu, ya kalau nantinya jadi pacar anggaplah bonus," jawabku sesantai mungkin


" Emang gak bisa ya nyari pacar di dunia nyata aja? yang jelas tulus menyayangi loe," ucap Aydan menahan rasa kesalnya


Aku hanya bisa diam menanggapi perkataannya karena tidak mungkin aku jujur dan bilang orang yang aku harapkan jadi pacarku adalah dia sendiri. Aku dan Aydan terlalu jauh berbeda dan kecil bisa bersatu.


" Bro, kita pulang sekarang aja yuk! mendadak bad mood gue," ucap Shane dengan masih emosi sambil mengajak Aydan pergi


" Ya, gue juga jadi bad mood nih," ucap Aydan mengikuti Shane keluar warung setelah membayar traktirannya


Mereka pergi meninggalkan warung tanpa berpamitan kepada kami, menyisakan kebingungan di hati kami.


" Sebenarnya, mereka kenapa sih?" Ucap Rachel yang masih sedikit emosi


" Enggak tahu, aneh ya," balasku atas pertanyaan Rachel


*** Di rumah Shane ***


" Sebenarnya, gue kenapa sih bisa semarah itu sama Rachel? dia kan cuma gue anggap adek aja," gumam Shane sambil memegang gitarnya sebelum menyanyikan Kau Auraku


*** Di rumah Aydan ***


" Gue kenapa sih sejak tahu soal MIRC itu perasaan gue jadi gak nyaman terus gini," gumam Aydan sambil memutar lagu Betapa Aku Mencintaimu dari Vagetoz


*** Di rumah Rachel ***


" Ayo fokus hel! ingat Shane itu punya Nilam, loe harus bisa hapus perasaan ini," gumam Rachel sambil menatap hasil Photo Boxnya bersama Shane waktu nonton film dulu


*** Di rumahku ***


" Ayo fokus belajar Azelia! ingat SMA Negeri impian! jangan kebayang Aydan yang super keren saat main drum terus," gumamku sambil kembali membaca buku pelajaran

__ADS_1


__ADS_2