
Karena keadaan Lastri sudah membaik, mereka pun memutuskan untuk tinggal di apartemen untuk sementara waktu.
Akhir-Akhir ini Ryan lah yang ikut membantu mereka pindah rumah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari Gadis dan Lastri.
Ryan memang sudah menceritakan kepada Gadis tentang pertemuan dengan Azura. Namun, karena keadaan Lastri yang masih tak memungkinkan karena trauma, Gadis jadi tak bisa kemana-mana meninggalkan sang ibunda.
Sudah seminggu sejak penemuan jasad tersebut, pihak penyidik dan tim forensik berhasil mengungkap mayat siapa yang berada di dalam mobil tersebut.
Karena kasus tersebut sempat viral, tim penyidik mengadakan konferensi pers.
Wartawan dari berbagai media berkumpul di ruang tersebut untuk mendengarkan keterangan dari tim forensik. Konferensi pers tersebut disiarkan secara langsung di berbagai stasiun televisi.
Karena masih mencari keberadaan suaminya, Lastri menyimak pemberitaan tersebut.
" Kami tim penyidik bekerjasama dengan tim forensik telah selesai melakukan otopsi terhadap dua mayat yang ditemukan di dalam mobil ber plat xx1111yy. "
"Identitas pertama adalah, saudara Darman berusia empat puluh tahun, beliau adalah satpam yang bekerja di rumah saudara Retno. "
Lastri menyimak dengan harap-harap cemas, meskipun Retno melakukan hal yang tak terpuji tapi ia masih mencintai suaminya tersebut, dan berharap agar sangat suami selamat.
Pihak penyidik melanjutkan keterangannya.
__ADS_1
" Identitas yang kedua adalah, ini merupakan kejutan bagi kami sendiri tentunya. Dimana orang yang selama ini buronan kini ditemukan dalam keadaan meninggal. Identitas yang kedua adalah, saudara Retno umur 45 lima tahun, beliau sempat dijadikan tersangka atas kasus pembunuh satpam rumahnya sendiri. "
Hah! Bagai tersambar petir, Lastri mendengarkan berita tersebut.
"Abang! " Serunya dengan menjerit.
Gadis yang sedang menyiapkan obat untuk ibunda langsung menghampirinya.
"Ma ma kenapa? " tanya Gadis sambil menyambar tubuh Lastri yang tak sadarkan diri tersebut.
" Mama! Sadar Ma! " Gadis ikut menangis Lastri yang kembali tak sadarkan diri tersebut.
Lastri terlihat begitu menderita dan tertekan. Gadis sendiri merasa sedih mendengar berita kematian ayahnya.
***
Kronologis kejadian.
Setelah mendapatkan mangsa baru, Retno menyeret jasad pak Satpam tersebut menuju mobil, seperti yang sudah-sudah, Mayat tersebut akan mengering dengan sendirinya.
Setelah dirasa aman, ia pun membawa mobil tersebut menuju luar kota.
__ADS_1
Retno bermaksud membuang mayat tersebut ke dalam sungai. Namun ditengah perjalanan ia merasa ada sesuatu yang aneh
Retno tiba-tiba saja merinding.
Akh! Suara menyeramkan terdengar dari arah belakangnya hingga Retno pun menoleh, tanpa sadar ia tak sengaja menginjak gas. Mobilnya melayang . Meluncur ke dalam jurang.
Karena kekuatan magis dari mahluk yang ada di mobil, Mobil tersebut melayang tanpa menyentuh tanah.
" Akh! Saatnya giliran mu Retno! kau orang bodoh, kau sendiri tak menyadari jika kau juga akan di tumbalkan.! "
Suara seram tersebut bergema di ruangan sempit di dalam mobil hingga memecahkan gendang telinga Retno.
" Akh! ampun yang mulia! " teriak Retno dengan penuh iba.
Kreak, kuku tajam sang penguasa kegelapan berhasil menggerek leher Retno. Kepala yang tersayat itu mengeluarkan darah yang banyak.
Retno meregang nyawa tanpa sempat bertobat.
Seluruh darah dan daging yang ada pada tubuhnya menjadi santapan mahluk- mahluk penguasa kegelapan.
Roh Retno ditarik secara paksa oleh penguasa kegelapan. Kini Retno dan korban-korban pesugihan yg ia lakukan .berada di satu tempat. Wajah Retno saat itu terlihat lebih mengerikan daripada wajah korban pesugihan yang ia lakukan, Wajahnya hitam legam dan kering dengan seperti tengkorak yang dibakar hidup-hidup
__ADS_1
Bersambung dulu reade, maaf author belum bisa up yang banyak. 🙏🙏🙏