Tales Of Another World

Tales Of Another World
⸙ Ch.12 ◈ Menyelidiki


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan Aisley, Niko dan Niyra benar benar terkejut. Bahkan bisa-bisa mereka lupa bernafas karena keterkejutannya. Mencoba untuk tenang, Saat Niyra memberi kode apakah Aisley berbohong , Niko menggelengkan kepalanya. Niko tadi mengecek apakah Aisley berbohong dekan perkataannya tetapi hasilnya nihil Aisley sama sekali tidak berbohong.


"Ah kamu benar-benar mengejutkan ya... Sudahlah sepertinya aku akan mati jika mendapat kejutan terus, kalian berdua tinggallah disini terlebih dahulu.... Aisley walaupun aku sedikit ragu dengan apa yang kamu ucapkan, tetapi itu fakta yang ada...." Niyra berdiri dari duduknya.


Aisley dan Niko juga ikut berdiri. Aisley melirik kearah Niko meminta pendapat apakah dia akan tidur di sini atau tidak. Niko menganggukkan kepalanya untuk menjawab.


"Baiklah kami akan tidur di sini.." Jawab Niko.


"Mari aku antar kalian ke kamar, ah atau kalian akan membaca beberapa buku terlebih dahulu?"


"Umm... Aku akan membaca beberapa buku terlebih dahulu kak..." Jawab Aisley.


"Aku akan keluar sebentar." Celetuk Niko.


"Humm baiklah jika seperti itu, Aisley kamu bisa membaca buku yang ada di depan ataupun disini..."


"Niko kembali lah sebelum makan malam..."


Mereka berdua mengangguk, Aisley memilih untuk membaca diluar. Niko dan Aisley kembali berjalan bersama untuk keluar, sedangkan Niyra sendiri lagi di dalam ruangan itu. Aisley dan Niko berpisah di perpustakaan yang besar tadi, Niko juga sudah berpesan untuk mengizinkan Aisley membaca buku semaunya kepada responis yang tadi ia temui.


*****


Di malam hari setelah makan malam, Aisley langsung kembali ke kamarnya karena dia cukup lelah setelah mengelilingi perpustakaan yang besar. Sedangkan Niko dan Niyra keruang kerja Niyra, ruangan yang Aisley dan Niko datangi untuk bertemu Niyra.


Mereka berdua duduk di sofa, di meja terdapat beberapa camilan dan teh. Niyra mengambil teh di depannya. Menyesapnya dengan pelan sambil menutup kedua matanya, seakan Niyra sedang menikmati teh yang ada di mulutnya itu. Sedangkan Niko baru saja duduk di sofa, menyenderkan tubuhnya di bangku sofa.


"Niko.... Apakah kamu yang memberitahunya?" Tanya Niyra dengan dingin.


Niko membuka matanya yang terpejam, menatap lekat Niyra yang juga menatapnya dengan dingin. Niko sudah tidak lagi bersandar, tangannya dijadikan tumpuan.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu?" Bukannya menjawab Niko malah balik bertanya.


"Jawab." Niyra menatap tajam Niko.


"Ah kupikir kau sudah mengenalku jauh... Dengar Niyra, aku dan Aisley baru beberapa hari lalu bertemu... Aku melihatnya jatuh dari langit mungkin aneh tapi itu kenyataannya...."


Niko kemudian menceritakan bagaimana dia bisa bertemu Aisley dan apa saja yang sudah mereka lewati tanpa ada yang Niko tutupi sedikitpun. Dia juga memberi tahu jika Niko pernah mengecek apakah Aisley berbohong kepadanya, tapi nyata nya tidak. Aisley sama sekali tidak berbohong saat ia cerita tentang kehidupan di dunia aslinya maupun saat ia bercerita tentang rahasia Niyra.

__ADS_1


"Baiklah maafkan aku..." Niyra sudah tidak menunjukkan tatapan dinginnya lagi.


"Jadi, bagaimana menurutmu?" Lanjut Niyra.


"Hmm aku juga tidak tahu, selama aku hidup belum pernah ada kejadian seperti ini... Tetapi aku terpikirkan satu hal, mungkin dunia Aisley dan dunia kita berbeda namun kehidupannya mungkin ada beberapa yang terhubung..."


"Bagaimana jika kita bertanya bagaimana Aisley bisa kemari?" Tanya Niyra.


"Ah iya! Hmm kenapa aku bisa melupakan hal sepenting itu?" Guman Niko.


"Sepertinya dirimu sudah terlalu tua, leluhur~" Lawak Niyra.


"Sialan walaupun umurku sudah tua, tapi mukaku masih muda bahkan di benua ini aku masih termasuk jajaran pria tertampan!" Katanya dengan penuh percaya diri.


*****


Setelah sarapan Aisley duduk bersama Niko di sofa ruang kerja Niyra. Di meja terdapat kudapan dan secangkir teh pekat, Niyra juga duduk di depan Aisley. Posisi itu sama seperti saat Aisley menceritakan tentang keluarga Lin.


"Aisley, sepertinya kita belum berkenalan ya..." Kata Niyra memecah keheningan.


"Namaku Lin Niyra, kepala ruang arsip kerajaan Argenius... Mereka memanggilku Nona arsip, seperti yang kamu tahu bahwa aku memiliki saudara laki-laki bernama Lin Ryuuchi, dia keturunan dari kepala keluarga Lin... Dan selebihnya kamu juga tahu..." Niyra mengisyaratkan jika selebihnya sama seperti apa yang Aisley tahu dari 'Niyra' yang ada di dunia-nya.


*Sa...Salam kenal, namai Aisley Verrychiy Agatha, kakak bisa memanggilku Aisley atau Isley.... Aku berasal dari dunia lain..." Balas Aisley dengan senyuman.


Mereka melepaskan jabat tangan itu. Sedangkan Niko yang tadi mendengar nama panjang Aisley terbelalak, bagaimana bisa ada nama Agatha!?


"Aisley apakah keluarga mu bermarga Agatha?" Tanya Niko memastikan.


"Umm.... Iya kak, keluarga ayah bermarga Agatha..." Jawabnya karena mengingat dari nama kakek, ayah, paman dan kakaknya yang memiliki kata 'Agatha' di nama mereka.


Mata Niko membulat sempurna, ah bagaimana ini bisa terjadi!? Bingung dengan kenyataan, Niko akhirnya kembali bersandar pada sofa sambil menutup mata. Aisley bingung dengan Niko yang tiba-tiba menanyakan marganya, setelah dia menjawab Niko malah diam saja?


"Aih baiklah, Aisley kamu berasal dari dunia lain.... Lalu bagaimana kamu bisa datang kemari?" Tanya Niyra.


"Aku tidak tahu kak, ingatan terakhirku di dunia ku adalah saat aku tidur.... Tetapi setelah aku bangun sudah ada di hutan bersama kak Niko." Jelasnya.


"Ini cukup aneh ya... Apakah kamu merasakan semacam tanda-tanda?" Niyra bertanya dengan ragu.

__ADS_1


"Tanda-tanda? Tidak sama sekali, aku tidur seperti biasanya..." Jawab Aisley.


"Huhhhj seperti itu ya..." Helaan nafas utus asa terdengar dari mulut Niyra.


"Oh iya Aisley, tentang buku keluarga Lin.... Apakah kamu pernah membacanya?" Tanya Niyra.


"Pernah, saat itu sehari sebelum ulangtahun ke-15 Kak Ryuu memberiku hadiah untuk membaca buku kuno itu, mungkin aneh tapi aku juga tidak tahu kenapa... Saat aku mencoba baca tetapi tulisan dalam buku itu sangat asing, jadi aku tidak bisa membaca apa-apa..." Jawabnya.


"Hmm? Berapa usiamu sekarang?" Tanya Niyra tiba-tiba.


"15 tahun..."


"Kapan ulangtahun mu?" Niyra semakin penasaran.


"Tepat saat aku datang kemari..." Jawab Aisley.


"Tepat saat datang kemari?" Niko mengulangi jawaban Aisley, dia melirik gadis disampingnya.


"Apakah ada hubungannya dengan buku itu?" Niko melihat Niyra yang mendapat dugaan sama dengan dirinya.


"Mungkin saja seperti itukan? Aisley bilang kak Ryuu menyuruhnya membaca sebagai hadiah ulangtahun bukan? Tapi itu sangat aneh bahkan jika itu adalah harta keluarga Lin sendiri..." Niyra menimpali.


"Aku juga berfikir seperti itu mungkin buku itu sebuah mantra agar dia kemari?" Celetuk Niko.


"Tapi Aisley kan tidak bisa membaca isi buku itu." Sahut Niyra.


"Ah sial iya juga, atau mungkin hanya mecoba membaca saja dapat kemari?" Tanya Niko lagi.


"Entahlah aku juga tidak tahu, yang aku bingung kan adalah.... Kenapa Kak Ryu memberinya hadiah itu? Apa tujuannya?" Niyra dan Niko mulai memikirkan hal-hak gila tentang kedatangan Aisley ini.


Aisley hanya diam saja, dia menyimak apa yang kak Niko dan kak Niyra bicarakan. Dia bertanya-tanya sendiri mengapa mereka memusingkan dirinya? Padahal dia saja mempermasalahkan perpindahan dimensi ini.


...┈━═☆🌙 ☆═━┈...


...To be continued.......


...-Eka-...

__ADS_1


__ADS_2