Tales Of Another World

Tales Of Another World
⸙ Ch.23 ◈ Bertemu Flawmish


__ADS_3

Aisley masih menikmati indahnya bulan dan bintang yang terpantul dari sungai buatan di depannya. Sambil mengayunkan ayunan yang terbuat dari akar-akar tebal, dia merasa sangat nyaman dengan ini.


Memang biasanya, Aisley akan kemari saat dia kembali dari latihan lebih awal atau saat ada waktu yang benar-benar luang. Tempat ini menjadi tempat favoritnya karena tempat ini hampir tidak pernah di datangi orang, namun taman ini sangat terawat. Karena indahnya dan sepinya suasana, membuat Aisley sangat betah taman itu.


Tak selang lama Aisley memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar taman, dia berjalan menyusuri sungai buatan. Air sungai yang memantulkan cahaya bulan terlihat sangat indah, angin malam melambai-lambai kan rambut Aisley.


Saat sedang asyik berjalan, dia melihat seseorang yang menggunakan tudung terbaring. Aisley mendekat orang itu, Aisley melihat dia yang terbaring tanpa bergerak. Bahkan dia terlihat seperti orang yang tidak bernafas. Aisley kemudian berjongkok dia melihat orang yang tergeletak itu, Jantungnya berdegup kencang, takut jika orang didepannya benar-benar mayat. Saat Aisley mencoba meraih tangannya, tiba-tiba tangan itu mencengkram tangan Aisley.


"Uwahhh hantu!!!" Teriak Aisley.


"Apa kamu mau membuatku tuli!?" Bentak orang itu.


"HUAAA KAKAK TOLONG AKU, AKU AKAN DIMAKAN HANTMMM-!" Mulut Aisley didekap oleh orang didepannya.


"Hey siapa yang hantu!? Berhentilah berteriak seperti orang bodoh!!" Kesalnya.


"Huaaa kakak selamat kan aku!" Aisley menangis dalam hati.


Dekapan di mulut Aisley terlepas, Aisley segera menjaga jarah dengan orang bertudung itu. Orang bertudung itu membuka tudungnya, seorang laki-laki berambut hitam dengan mata merah. Orang itu menatap kesal kearah Aisley.


"Mau apa kamu?" Tanya-nya dingin.


"A-aku tidak mau apa-apaa..." Jawab Aisley.


"Hmm? Itu bukan seragam menara sihir, sihirmu juga tidak begitu kuat pasti bukan pengurus menara sihir... Siapa kamu?" Tanya laki-laki tersebut.


"Sebelum menanyakan identitas ku, lebih baik kamu beritahu identitas mu kepada ku! Jubah itu bukan anggota menara sihir, jangan-jangan kamu adalah penyusup!?" Tebak Aisley.


"Jawab pertanyaan ku!" Ucap laki-laki itu dengan penuh tekanan.


"A-aku... Kamu dulu yang jawab pertanyaan ku dasar penyusup!!" Teriak Aisley.


"Apa? Kamu bilang aku adalah penyusup!? Huh, bukan kah yang sebenarnya penyusup adalah kamu!? Selama aku berada di menara sihir, aku belum pernah melihat ada orang yang kemari dan aku belum pernah melihat mu!" Laki-laki di depan Aisley kini mulai kesal.


"Jangan mengada-ngada! Kamu pasti penyusup!!" Aisley masih curiga dengan laki-laki di depannya.


"Dasar! Jujur atau...." Ucapan pria itu menggantung.


Dengan tiba-tiba tangan pria itu mencengkram leher Aisley dengan kuat. Bahkan Aisley terkejut dengan kecepatan laki-laki misterius itu. Aisley terpaku, dia sama sekali tidak berani bergerak. Sedangkan laki-laki yang mencekik leher Aisley menatapnya dengan tajam.

__ADS_1


"Akh ingin mati sekarang juga!?" Lanjut laki-laki itu dengan tegas.


"A-aku akan menjawabnya, le-lepaskan aku terlebih dahulu!" Jawab Aisley.


Tangannya mulai melonggar, dan dia melepaskan cengkraman nya pada leher Aisley. Dia masih menatap Aisley dengan tajam. Aisley terbatuk-batuk, cengkraman laki-laki tadi cukup kuat untuk melukai lehernya.


"Huft hampir saja aku mati!" Kesal Aisley.


"Jawab sekarang!" Tegas laki-laki di depan Aisley yang membuat nya terkejut.


"Baiklah-baiklah! Nama ku Iliy, aku dari menara sihir!" Tegas. Aisley.


"Jangan main-main dengan ku!!" Gertak laki-laki di depan Aisley.


"Ahahaha, baiklah-baiklah aku tidak akan main-main~" Aisley terkekeh, dia sebenarnya takut dengan tatapan laki-laki itu.


"Namaku Aisley, aku murid ketua menara sihir!" Ucap Aisley dengan penuh keyakinan.


"Hmm? Kak Avram mengambil murid?" Laki-laki itu mengangkat salah satu alisnya.


"Eh? Ka-kamu tahu tua-eh maksudku guru?" Tanya Aisley.


"Ha? Tuan? Kamu berbohong padaku!?" Laki-laki itu mengimidasi Aisley.


Laki-laki itu terus menatap Aisley, dia seperti mencari kebohongan pada Aisley. Tapi dengan gerak-gerik Aisley yang mencurigakan itu, siapa yang tidak tahu jika Aisley tengah berbohong? Karena merasa terus diamati laki-laki didepannya, Aisley menjadi risih sendiri. Dia tertawa canggung, dia berfikir jika laki-laki ini sepertinya ada hubungannya dengan Menara sihir.


"Ahahaha~ Baiklah-baiklah aku akan menjawab dengan benar! Namaku benar-benar Aisley, Aisley Verrychiy. Aku adalah murid Niko Agatha, kepala menara sihir!" Jawab Aisley.


"Apa!? Kak Niko mengambil murid!?" Laki-laki itu membelalakkan matanya, dia tidak percaya dengan ucapan Aisley.


"Hey kamu ini mau jujur atau berbohong!?"


"Aku ini sudah mengatakan yang sebenarnya sialan!" Aisley berdecak kesal.


"Ahahaha! Baiklah-baiklah aku akan percaya~" Laki-laki itu akhirnya percaya karena melihat kedua mata Aisley terlihat jujur.


"Humph! Lalu, kamu siapa?" Tanya Aisley.


"Namaku Flawmish Arlenio Von Argenius, pangeran kedua kerajaan Argenius~" Aisley terkejut dengan perkenalan itu.

__ADS_1


"Pa...Pangeran katanya!?" Teriaknya dalam hati.


"Pfftt apa kamu terkejut hingga bodoh!?" Dia terkekeh.


"Aaahahaha pangeran ya.... A-anu.." Aisley sulit berkata.


Di dalam hatinya, dia takut karena telah membuat masalah dengan seorang pangeran. Bagaimana jika dia akan dipenggal. Setahunya di dalam masa kerajaan seperti ini, tidak boleh meninggikan suaranya pada seorang keluarga kerajaan. Dan tadi apa? Dia telah membuat kesal pangeran, dia juga telah meninggikan suaranya! Apakah ini akan menjadi akhir perjalanan Aisley!?


"Ahahaha, ma-maaf kan saya karena telah berbuat lancang kepada anda." Aisley membungkuk untuk memberi hormat.


"Hahaha, baru sekarang kamu meminta maaf padaku!? Kamu tahu apa hukuman karena membuat ku kesal!?" Ancam Flawmish.


"Ha-hamba telah berbuat lancang, maka dari itu tolong maafkan hamba!" Jantung Aisley berdetak kencang, dia benar-benar khawatir dengan hidupnya.


"A-anu." Ucap Aisley ragu.


"Apa?" Flawmish menatap Aisley bingung.


"I-ini sudah terlalu larut, sa-saya harus segera kembali jika tidak kakak saya akan memarahi saya. Jadi sampai jumpa!" Aisley segera berlari secepat mungkin.


"Hey aku belum mengizinkan mu pergi!" Teriak Flawmish.


"Aku tidak butuh izin mu, kalau mau mengambil kepalaku besok saja setidaknya biarkan aku melihat matahari dulu! Bye!!" Teriak Aisley sambil berlari.


Flawmish menatap bengong ke arah perginya Aisley, sedetik kemudian senyuman tipis terukir di wajahnya. Dia menggelengkan kepala nya sambil terkekeh pelan.


"Gadis aneh.." Kekeh nya.


******


Aisley sampai di pintu kamarnya, dia segera masuk dan mengunci pintu. Tidak lupa dia dengan cepat menutup balkon dan menarik tirai agar menutup. Aisley segera berbaring di kasur empuknya, dia menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Aisley bahkan tidak mengganti pakaiannya.


"Ba-bagaimana ini!? Aku aku berbuat salah pada keluarga kerajaan!!" Guman Aisley.


"Bagaimana jika kepala ku dipenggal di depan umum, dan di jadikan contoh yang tidak baik bagi seluruh warga Argenius!?"


Aisley sepertinya lupa dengan statusnya sebagai murid kepala menara sihir, dia hanya terpikirkan bagaimana jika dia dihukum. Dia bahkan membayangkan bagaimana wajah tawa Flawmish saat dia mati nanti.


......┈━═☆🌙 ☆═━┈......

__ADS_1


......To be continued.........


...-Eka-...


__ADS_2