Tales Of Another World

Tales Of Another World
⸙ Ch.25 ◈ Guru Baru


__ADS_3

Di pagi hari yang cerah, Aisley telah bersiap untuk belajar sihir bersama Avram. Tidak seperti biasanya jika dia akan pergi ke ruangan Niko, sekarang dia akan pergi ke ruangan milik Avram. Lalu, setelah belajar sihir dia akan belajar tata krama istana dan berdansa.


Kemarin sebelum berangkat untuk pergi mencari spirit beast, Niko berpesan kepada Aisley untuk menjaga jarak dari Avram. Entah apa yang dipikirkan kakaknya, namun dia jangan terlalu dekat dengan Avram. Flawmish juga, dia tidak boleh takut walaupun Flawmish adalah seorang pangeran.


Jika ada hal aneh yang terjadi, Aisley jangan sungkan untuk memberitahu kan kepada Nayra, Ryuuchi, Avram ataupun Flawmish. Karena bagi Niko, mereka adalah orang terpercaya nya. Dan sekarang Flawmish juga telah mengetahui, jika Aisley bukan berasal dari dunia ini dan tugas yang diterima Aisley.


*Tok tok tok


Aisley mengetuk pintu ruangan milik Avram. Jantung Aisley berdegup kencang, dia khawatir jika cara belajar Avram berbeda dengan Niko. Mungkin Aisley sudah terbiasa dengan Niko, tapi Aisley belum terbiasa dengan Avram. Dia khawatir jika Avram cukup galak.


"Masuklah." Jawab Avram dari dalam.


Aisley membuka pintu dengan perlahan, Aisley masuk kedalam ruangan Avram. Sebuah ruangan yang berbeda jauh dari ruangan Niko. Ruangan Avram tidak terlalu banyak buku-buku, di dalamnya hanya terdapat dua rak buku dan beberpa tumpukan kertas yang tidak terlalu tinggi di mejanya.


"Selamat pagi!" Sapa Aisley.


Aisley duduk di sofa, tepat di depan Avram. Dia melihat ada beberapa makanan yang tersedia di meja. Avram menjawab sapaan Aisley sambil tersenyum seperti biasanya. Dia memang laki-laki yang terlihat cukup ramah, di mata Aisley.


"Kamu ternyata disiplin ya~ Pasti kamu belum sarapan kan?" Tanya Avram.


"I-iya." Jawab Aisley.


"Kalau begitu, kamu makanlah makanan di meja ini sebagai sarapan." Avram menunjuk makanan di atas meja dengan matanya.


Aisley melihat makanan yang ada di meja, dia tidak akan bisa menghabiskan sendirian. Dia juga canggung untuk mengawali makan, walaupun telah disuruh Avram. Avram sendiri juga paham dengan Aisley yang merasa sungkan.


"Makanlah jangan sungkan~ Anggap saja seperti kamu sarapan bersama Niko." Avram tersenyum kepada Aisley.


Namun, Aisley tidak kunjung memakannya. Itu membuat Avram cukup bingung, kenapa dia tidak makan sama sekali? Apakah Aisley tidak lapar?


"Kenapa? Apakah kamu tidka menyukai makanannya?"


"Bu-bukan, hanya saja.... Kata kakak aku harus memakan makanan sejenis roti untuk sarapanku, agar aku terbiasa..." Jawab Aisley.


"Makanan sejenis roti? Wahh Niko cukup kejam juga ya~ Tapi itu bagus hahaha." Avram terkekeh sendiri.


"Baiklah, ini untuk kali ini saja... Lain kali aku akan memberikan makanan itu untuk sarapan." Aisley mengangguk.


"Bagaimana kalau kita sarapan bersama?" Tawar Aisley.


"Baiklah!"


Mereka akhirnya makan bersama sebagai sarapan, karena meja yang pendek akhrinya Avram meninggikan meja dengan sihirnya. Aisley belum pernah melihat ini sebelumnya, ia kagum dengan sihir itu.


******

__ADS_1


Setelah selesai belajar sihir dengan Avram, Aisley akan belajar berdansa dengan Flawmish. Walaupun masih canggung, tapi Aisley tetap memaksakan diri untuk belajar dansa dengan Flawmish.


"Mau istirahat atau langsung?" Tanya Flawmish.


"Langsung saja." Jawab Aisley.


Aisley berdiri di depan Flawmish, dia sedikit gugup. Tangannya menyentuh pundak Flawmish sedangkan tangan yang satunya di takutkan dengan yangan milik Flawmish.


"Maaf, sepertinya kamu tidak nyaman ya~" Ucapnya.


"Ti-tidak apa..." Aisley melihat kearah bawah.


Alunan musik terdengar di ruangan tersebut, Flawmish mengajak Aisley untuk menyesuaikan irama musik. Dia terkadang menggerakkan tubuh Aisley yang masih kaku.


"Jangan menunduk seperti itu." Sela Flawmish saat dansa.


Aisley sedikit mendongak kan kepalanya, terlihat Flawmish tengah tersenyum. Dia mengalihkan pandangannya, saat dirinya sedang tidak fokus tanpa sengaja kakinya menginjak kaki Flawmish.


"Eh maafkan aku!" Aisley tersentak.


"Ugh, tidak masalah~" Flawmish tertawa canggung.


Setelah selesai satu lagu, Aisley dan Flawmish berhenti. Sepertinya sepatu Flawmish akan rusak bisa melanjutkan satu lagu lagi. Mereka duduk di tempat duduk yang menjadi satu dengan ruangan latihan. Aisley merasa bersalah, karena sudah banyak sekali dia menginjak kaki partner dansanya.


"Sedikit sakit, tapi tidak masalah." Flawmish mengambil camlian.


"Ba-bagaimana jika aku tidak usah berdansa saja?" Aisley menundukkan kepalanya.


"Eh? Jangan! Dua minggu lagi akan diadakan pesta dansa, banyak bangsawan kelas atas yang akan datang... Tentunya kamu harus mewakili menara sihir~"


"Ta-tapi aku saja tidak bisa berdansa, apalagi jika banyak bangsawan yang akan datang... Bukankah itu akan memalukan?" Aisley menatap Flawmish.


"Tenangkan dirimu, pesta dansa ini cukup penting loh." Flawmish menuangkan teh untuk Aisley.


"......" Aisley hanya diam, dia memandangi teh merah di depannya.


******


Malam hari telah tiba, Aisley telah selesai berlatih sihir bersama Avram. Seperti biasa, Aisley akan pergi ketaman dekat dengan danau buatan. Dia duduk di ayunan sambil melamun.


"Sendirian di malam hari sangat berbahaya loh untuk gadis seperti mu..." Celetuk seseorang dari arah atas.


Aisley mendongakkan kepalanya, ada orang yang tengah duduk di dahan pohon. Ia menyipitkan matanya untuk melihat lebih jelas, ternyata dia adalah Flawmish. Flawmish melompat turun, dia turun di depan Aisley.


"Kenapa kamu disini?" Ulangnya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, aku belum mengantuk jadi kesini..." Jawab Aisley.


"Hmm begitu ya, bagaimana kalau kita ke ruang arsip?" Tawar Flawmish.


"Ruang arsip? Ketempat Kak Niyra!?" Flawmish menganggukkan kepalanya.


"Mari!" Aisley tersenyum bahagia.


Mereka berdua lalu berjalan bersama untuk keluar dari taman.


"Kenapa kamu sesenang itu?" Flawmish mengangkat satu alisnya.


"Tidak apa-apa, aku sedikit rindu karena lama tidak bertemu kak Nayra."


"Huh? Ternyata ada orang yang merindukan harimau betina itu ya..." Guman Flawmish.


"Harimau betina?" Aisley melirik kearah Flawmish.


"Iya, dia sangat galak jadi dia adalah harimau betina.." Kata Flawmish dengan enteng.


Aisley langsung tertawa mendengar jawaban Flawmish. Ternyata Kak Niyra tidak hanya galak kepada Niko dan Ryuuchi, dia juga galak pada pangeran negeri ini.


*******


Aisley dan Flawmish sampai di ruang arsip dengan bantuan sihir teleportasi. Memang, Flawmish tidak bisa menggunakan sihir tapi, ada gulungan teleportasi yang dapat ia gunakan.


Sampai di ruang Arsip, Aisley langsung berpelukan dengan Nayra. Mereka seperti sahabat yang telah bertahun-tahun tidak bertemu. Sedangkan Flawmish hanya menggelengkan kepalanya sambil melongo melihat mereka bersama.


"Sepertinya mereka benar-benar akrab! Aku bahkan tidak pernah melihat harimau betina itu tertawa sebahagia itu..." Gumamnya.


"Mereka baru beberapa kali bertemu, tapi mereka sudah seperti saudara saja... iyakan?" Tanya Ryuuchi yang ada di sebelah Flawmish.


"Iya..."


"Bagaimana dengan latihan Aisley?" Tanya Ryuu.


"Dia sangat hebat seperti master dansa!" Ucap Flawmish dengan sedikit kesal.


"Hahaha bertahanlah, selain dansa kamu juga harus mengajarinya berpedang!" Ryuuchi terkekeh.


......┈━═☆🌙 ☆═━┈......


......To be continued.........


...-Eka-...

__ADS_1


__ADS_2