Tales Of Another World

Tales Of Another World
⸙ Ch.15 ◈ Tugas Aisley


__ADS_3

Mereka duduk bersantai, sambil memandangi danau jernih itu. Aisley sebenarnya masih mencerna ucapan dari Ainsley, dirinya tidak tahu kenapa dirinya yang terpilih ah kecuali alasan perbedaan kelamin itu.


"Hey Ain, aku masih tidak mengerti tentang takdir ku ke dunia ini..." Celetuk Aisley yang masih menatap danau di depannya.


"Ah itu ya, hmm keluarga Agatha adalah nama keluargaku jadi namaku adalah Ainsley Agatha... Dan keturunan dari keluarga Agatha setiap lima tahun sekali adalah reinkarnasi ku, kamu adalah keluarga Agatha kan?" Aisley mengangguk paham.


"Maka dari itu kamu terpilih, seperti yang ku katakan tadi ini harusnya tugas ayahmu..."


"Ternyata karena faktor keluarga ya... Baiklah aku mengerti sekarang." Aisley mengangguk paham.


"Ahahaha baguslah~" Ainsley tersenyum ceria.


"Ainsley kamu sudah bisa menyegel raja iblis saat raja iblis itu berada di tahap pertama kan?" Aisley mulai berbicara dengan serius.


"Iya memang seperti itu..." Jawab Ainsley.


"Lalu... Apa maksudmu dengan semua ini?" Aisley memperhatikan Ainsley yang senyumnya mulai pudar.


"Hehehe.... Aisley aku sudah bilang kamu harus menyelamatkan dunia ini kan?" Ainsley juga mulai dalam mode serius.


"Iya, tapi aku juga tidak mengerti apapun... Lagi pula aku berfikir apakah hanya sihir yang tersegel ini bisa memusnahkannya, jawabannya sudah pasti bukan?" Aisley menundukkan kepalanya.


" Ahaha iya... Maka dari itu aku akan memberitahu mu sesuatu..." Ainsley berbicara sok rahasia.


Ainsley memberitahu Aisley agar mencari permata ras, dari ke-enam ras yang ada di dunia ini. Yang pertama adalah Ras Manusia, Ras Elf, Ras Peri, Ras Half-Human, Ras Demon dan Ras Vampir.


Permata Ras memiliki kekuatan yang sangat besar dan berlimpah, Permata Ras dapat di gunakan untuk menyuburkan tanah sebuah ras. Biasanya jika permata ras tidak ada pada tempatnya maka kesuburan tanah itu hanya akan bertahan selama lima tahun saja.


"Tunggu, jika seperti itu apakah mereka akan setuju?!" Aisley seperti mentang.


"Hum... itu sudah pasti aku tidak tahu.... Kamu hanya tinggal mengambil dari lima ras lainnya, milik ras manusia permata itu dibawa oleh keturunan asli Raja Gervin. Kamu tahu? Meminta permata milik manusia tidak begitu sulit loh..."


"Ah baiklah, tapi Ain bagaimana bisa aku meminta dari ras-ras yang lain? Kamu saja tidak tahu bagaimana..." Aisley masih saja bingung.

__ADS_1


"Sebenarnya kamu bisa memintanya dengan bantuan spirit beast terakhir..." Raut wajahnya kembali serius.


"Kamu harus mencari telur spirit beast terakhir dan jika kamu sudah mendapatkannya kamu harus mengalirkan sihirmu kedalam telur itu.... Mungkin butuh setengah tahun untuk memecahkannya..." Ainsley memandangi langit yang ada di atasnya.


"Se...Setengah tahun?" Aisley bertanya dengan ragu.


"Itu adalah cara yang tercepat, Aisley..." Ainsley tersenyum lembut.


"Baiklah... Lalu bagaimana dengan ras demon dan vampir? Mereka termasuk ras iblis bukan?" Aisley mengingat cerita-cerita fantasi tentang ras seperti itu.


"Hmm iya itu mungkin sedikit sulit.... Tapi aku yakin kamu pasti bisa! Aisley, aku percaya padamu!" Ainsley berbicara penuh keyakinan.


"Spirit beast itu harus kamu rawat dengan baik, biarkan dia menjadi kuat... Kamu juga harus menjalin kontrak dengannya, harus sering berlatih agar saat melawan raja iblis kamu bisa terbiasa..." Dia mulai menjelaskan lagi.


"Baiklah akan kucoba sebaik mungkin... Ain kapan raja iblis itu akan bangkit?"


"Raja iblis sudah mulai bangkit beberapa tahun lalu, dia akan memasuki tahap tiga sekitar sepuluh tahun lagi..." Perkataan Ainsley membuat Aisley benar-benar terkejut.


"Tenanglah kamu jangan terlalu panik, sepuluh tahun memang bukan waktu yang singkat... Di waktu sepuluh tahun itu kamu harus bisa memakai sihir ataupun bertarung dengan sempurna..." Jelas Ainsley.


"Tapi aku tahu kamu akan bisa walaupun itu hanya dalam kurun waktu sepuluh tahun, pengalaman yang kau lalui akan membantumu untuk berkembang..." Imbuhnya.


Aisley masih tidak bisa tenang karena perkataan Ainsley, bagaimana pun dia masih 15 tahun apakah dia benar-benar harus menanggung semua ini. Tetapi jika dia menolak maka akan banyak nyawa yang terbuang sia-sia, sepertinya Aisley benar-benar harus bekerja keras.


" Ainsley semoga kamu idak memilih orang yang salah dalam menanggung tanggung jawab sebesar ini... Walaupun yang menanggung dirimu sendiri., tapi aku masih saja ragu akan keberhasilan..." Gumannya yang masih terdengar Ainsley.


"Tenang saja Isley, kamu tidak pernah salah dalam memilih loh~" Dia bicara dengan nada yang bangga.


"Iya..." Aisley tersenyum tipis.


"Ah iya satu lagi, saat kamu berhasil memiliki permata ras dan menggabungkannya, maka gunakan kunci dari keluarga Agatha untuk membuka permata ras. Setelah itu selesai ambil yang ada di dalamnya dan berikan kepada spirit beast itu..." Ainsley memberikan instruksi kepada Aisley.


"Hummm baiklah!" Aisley mengangguk paham.

__ADS_1


"Aisley semangat ya, aku tahu kamu pasti bisa hehehe... Ah iya berikan salamku untuk kak Niko dan jangan lupa untuk memberitahukannya tentang apa yang kita bicarakan, aku yakin setelah mendengar cerita ini kak Niko pasti akan membantumu!" Ainsley tersenyum dengan manis.


Aisley mengangguk, tak lama kemudian tubuh Aisley mulai bersinar terang. Cahaya yang keluar dari tubuh Aisley itu benar-benar mencolok di mata.


"Aisley kita akan berpisah sampai jumpa!" Ainsley melambaikan tangannya dengan senyuman.


"Baikalh terimakasih, Ainsley!" Aisley memeluk Ainsley dengan tiba-tiba.


"Ahaha iya! Ah astaga Aisley ingat iblis jahat ada mana-mana bahkan bisa saja dia berada di ras manusia ataupun Half-Human!" Kata Ainsley bertepatan dengan menghilangnya Aisley.


*****


Rasa empuk, hangat dan nyaman.... Aisley bisa merasakan itu, tubuhnya menyentuh kasur yang empuk itu. Bahkan kasur itu lebih empuk daripada kasur yang ada di kamar Aisley di dunia aslinya.


"Ain... Apa yang dia ucapkan terakhir kali?" Guman Aisley dalam hati.


Aisley memang samar-samar dapat mendengar suara Ainsley yang memberinya peringatan, tapi sayangnya dia tidak mendengar dengan jelas. Yang di dengarnya hanya kata "Iblis di mana-mana" dan itu cukup membuat nya bingung.


Aisley masih berat untuk membuka kedua matanya, tenggorokannya terasa kering seperti orang yang belum minum dalam waktu yang cukup lama. Dia hanya bisa merasakan apa yang bisa dia raba, di dalam pikirannya tidak ada apapun, pandangannya juga hanya ada kegelapan.


Seakan hanya bisa menggunakan Indra perabanya, Aisley sama sekali tidak bisa mendengar apa yang sedang terjadi. Semua terasa sunyi, apakah memang suasananya seperti itu?


"Sepertinya saat sebelum aku bertemu dengan Ain aku sedang berdiri... Tapi dengan perasa ku sekarang aku seperti sedang tidur..." Gumannya dalam hati.


"Ah raja iblis ya... Apakah aku benar-benar bisa membunuh raja iblis dengan bantuan spirit beast?"


"Aku.. Selain berlatih sihir yang memakan waktu cukup lama aku juga harus memahami teknik bertarung menggunakan senjata ataupun teknik tangan kosong.... Padahal aku sama sekali belum pernah melakukannya uh.... Sihir adalah yang utama bukan...." Keluh Aisley dalam hatinya.


...┈━═☆🌙 ☆═━┈...


...To be continued.........


...-Eka-...

__ADS_1


__ADS_2