
Aisley membuka kedua matanya dengan perlahan, pandangannya yang masih buram lama kelamaan menjadi jelas karena dia mengedipkan matanya beberapa kali. Atap yang terbuat dari papan kayu tertata rapi di atasnya.
Di liriknya samping kanan, terdapat sebuah almari yang minimalis dan meja rias serta beberapa rak buku kecil. Kamar itu sangat asing bagi Aisley. Dia sudah ingat jika dirinya ada di dunia lain, namun kamar ini bukanlah kamarnya yang ada di rumah Niko ataupun kamar Niko.
Pintu kamar terbuka membuat suara dercitan, Aisley melihat siapa yang datang. Ternyata dia adalah Niyra, dia masuk dengan membawa nampan berisi makanan dan minuman. Senyuman memerkah di wajahnya, rasa senang terlihat jelas di muka Niyra. Dengan segera Niyra menghampiri Aisley.
"Aisley! Bagaimana keadaan mu? Apakah kamu baik-baik saja? Dimana yang sakit? Apakah kamu pusing? Ah kamu lapar? Atau kamu haus?....." Niyra terus membanjiri segala pertanyaan kepada Aisley.
"Ugh... Aku baik-baik saja, hanya masih pusing dan sedikit haus..." Aisley hanya menjawab itu saja.
"Ah baiklah-baiklah, ini ini minum lah..." Niyra segera meletakkan nampan di nakas dan mengambilkan minum untuk Aisley.
Aisley mencoba duduk dengan di bantu Niyra, dia meminum air yang ada di gelas kayu itu dengan sekali minum. Tenggorokannya memang rasanya sangat kering hingga dia bisa menghabiskan segelas air itu sekaligus.
"Kakak... Ini dimana?" Tanya Aisley sambil menelusuri seisi kamar.
"Kamu ada di kamarku, Aisley... Ah apakah kamu mau makan aku sudah membawakan ayo untukmu..." Niyra tersenyum lembut kearah Aisley.
"Tidak perlu kak, aku masih kenyang kok..." Jawab Aisley menolak.
"Tapi kan kamu barus aja sadar makanlah terlebih dahulu..." Niyra memaksa.
"Tidak kak, rasanya aku masih kenyang hehe..." Aisley nyengir kuda.
Suara dercitan pintu kembali terdengar, Aisley dan Niyra langsung menoleh ke sumber suara. Niko masuk kedalam kamar itu, melihat Aisley yang sudah bangun rasa khawatir di benak Niko telah sedikit menghilang.
"Kamu sudah sadar ya..." Niko tersenyum samar.
"Iya kak, baru saja aku terbangun..." Aisley tersenyum.
"Bagaimana keadaan mu?" Niko duduk di pinggiran ranjang.
"Aku sudah baik-baik saja..." Jawab Aisley.
"Apakah kamu sudah makan? Kamu makanlah terlebih dahulu karena pasti kamu sangat lapar kan?" Kedua mata Niko masih memancarkan kekhawatiran.
__ADS_1
"Ahaha aku belum lapar kak, nanti jika aku sudah lapar aku akan makan." Aisley tersenyum canggung.
Ada apa dengan mereka berdua itu? Mereka sangat mengkhawatirkan Aisley, padahal Aisley tidak apa-apa bahkan tergores pun tidak. Tapi kekhawatiran mereka ini seperti Aisley sedang luka parah saja.
Niko dan Aisley berbincang-bincang, beberapa pertanyaan terlontar dari mulut Niko. Dia sepertinya sangat mengkhawatirkan Aisley, yang belum lama di kenalnya tapi mereka benar-benar seperti kakak dan Adik yang nyata.
"Apa-apaan ini? Apakah mereka menganggap ku tidak ada?! Oh sial kenapa aku seakan menjadi lilin saja, ah tidak bahkan lilin sekarang lebih baik dari pada diriku yang di acuhkan ini!!!" Gerutu Niyra dalam hati.
Telinganya sangat panas mendengar Niko yang sangat khawatir kepada Aisley, bahkan mereka seperti sepasang kekasih jika orang lain tidak tahu hubungan Aisley dan Niko.
"Niko sudahlah apa-apaan dengan pertanyaan mu itu, biarkan Aisley beristirahat!" Niyra akhirnya membuka suara karena Niko yang terus bertanya dan Aisley yang bingung menjawabnya.
"Ah iya, aku bahkan hampir lupa hahaha..." Dia terkekeh sendiri.
"Istirahat lah Isley.... Semoga mimpi indah..." Niko tersenyum dan mengacak-acak rambut Aisley.
"Kakak!!" Aisley menatap Niko dengan tajam karena mengacak-acak rambutnya.
"Hahaha!" Niko malah tertawa karena ekspresi Aisley yang menurutnya lucu.
*****
Suara kicauan burung terdengar sangat merdu, matahari pagi juga telah bersinar membuat hangat dunia. Aisley baru saja selesai mandi, dia memakai baju yang di berikan Niyra. Sekarang Aisley sedang tinggal di rumah Niyra yang menjadi satu dengan perpustakaan kerajaan.
Aisley keluar karena ajakan Niyra untuk sarapan bersama. Aisley berjalan di samping Niyra, pakaian yang Aisley sedikit kebesaran karena Niyra tidak memiliki pakaian yang pas untuk Aisley karena itu sudah yang paling kecil.
"Pufffff!!! Uhuk! Uhuk!" Ryuu menyemprotkan teh yang sudah ada di mulutnya karena melihat Aisley yang baru saja datang bersama Niyra.
"He hey, dasar tidak sopan!!" Gerutu Niko.
"Ahaha maaf maaf, aku terkejut melihat Aisley hahaha." Ryuuchi tertawa.
"Hmm?" Niko melihat kearah Aisley, ekspresinya tidak jauh berbeda dengan Ryuuchi.
"Hahaha ternyata kamu menjadi cantik dan imut jika menggunakan gaun ya!!" Niko masih saja terkekeh.
__ADS_1
"Ka...Kalian ini jangan mengejekku!!!" Gerutu Aisley dengan sebal.
"Hai kalian bosan hidup ya!?" Niyra tersenyum kearah dia pria tampan yang sedang tertawa itu.
Dengan sekejap tawa Niko dan Ryuuchi berhenti, keringat dingin membasahi mereka karena melihat senyum Niyra. Menelaah ludah nya berat, walaupun sebenarnya Niko dan Ryuuchi lebih kuat dari Niyra, tetapi tetap saja senyuman Niyra itu menakutkan.
"A.. Ahaha tidak-tidak kita hanya bercanda kan senior?" Niko membeku seketika, dia bertanya dengan panik.
"Hahaha benar apa yang dikatakan Niko, kita hanya bercanda saja hahaha..." Ryuuchi tertawa dengan kaku.
"Oh... Hanya bercanda ya~" Niyra maju selangkah demi selangkah mendekati Niko dan Ryuuchi yang membeku.
"Kalau begitu bagaimana jika aku ikut bercanda bersama kalian?" Niyra tersenyum dengan sangat manis, tapi sangat menakutkan bagi Niko dan Ryuuchi.
Niko dan Ryuuchi hanya tertawa dengan kaku, mencoba menjauh dari Niyra. Tapi Niyra yang sudah di depan mereka itu membuat mereka tidak bisa bergerak.
*BUKKK BUKKK
Niyra memukul kepala Niko dan Ryuuchi sampai mereka berdua terjatuh dari duduknya. Sedangkan Aisley tertegun melihat Niyra yang memukul mereka berdua tanpa ampun.
"A.... Aku sudah tahu kalau kak Niyra kuat tapi aku tidak menyangka kak Niyra yang ada di sini bisa menjatuhkan mereka hanya dengan sekali pukul!! Oh kak Niyra biarkan aku penggemarmu kamu dangat keren!!!" Sorak Aisley di dalam hatinya.
"Eh? Ahaha maaf Aisley, ah nanti setelah sarapan kita akan membeli beberapa baju untukmu~" Niyra tersenyum dengan manis.
"Ah Niyra masih saja menakutkan dan kuat!" Gerutu Niko dan Ryuuchi.
"Eh tidak usah kak, aku memiliki baju di rumah kak Niko... Beberapa hari lalu sebelum Festival kak Niko membelikan baju untukku.." Jawab Aisley.
"Oh baiklah kalau begitu, aku tidak menyangka jika orang pelit itu akan membelikan baju untuk mu..." Niyra terkekeh.
Aisley juga ikut terkekeh mendengar perkataan Niyra. Aisley dan Niyra bercerita beberapa hal saat sarapan, sedangkan Niko dan Ryuu menggerutu sepanjang sarapan karena pukulan Niyra yang masih terasa sakit di perut mereka.
...┈━═☆🌙 ☆═━┈...
...To be continued......
__ADS_1
...-Eka-...