Tales Of Another World

Tales Of Another World
⸙ Ch.26 ◈ Pesta Dansa


__ADS_3

Malam ini adalah malam pesta dansa yang akan dihadiri oleh bangsawan kelas atas. Banyak juga beberapa bangsawan perwakilan dari berbagai kerajaan datang kemari. Ini seperti pesta yang diadakan setahun sekali.


Aisley telah bersiap untuk datang, dia memakai gaun yang tidak terlalu mengembang. Gaun berwarna biru-hitam dengan hiasan yang tidak terlalu banyak. Aisley terlihat lebih anggun dengan gaun tersebut.


"Apakah kamu sudah siap?" Tanya Avram.


Aisley membalikkan tubuhnya, Avram berdiri di pintu. Aisley mengangguk untuk menjawab, Aisley berjalan kearah Avram.


"Ayo, aku tidak akan mengantarmu dan berikan surat ini kepada raja." Avram memberikan surat yang ada di tangannya.


"Baiklah..." Aisley mengangguk.


Mereka berjalan bersama melewati lorong-lorong menara sihir. Jantung Aisley berdegup kencang, khawatir jika nanti ia akan melakukan kesalahan selama perta dansa.


"Sebenarnya untuk apa pesta dansa ini?" Aisley memecah keheningan.


"Pesta dansa ini dilaksanakan 2 kali dalam satu tahun, ini hanya untuk membangun relasi antar kerajaan. Biasanya para bangsawan juga akan mencari 'teman'" Jelas Avram.


"Pasti banyak penjilat.." Guman Aisley.


"Haha kamu benar! Maka dari itu jangan terlalu dekat dengan mereka dan berpura-pura lah untuk tidak mengenali Arlen~"


******


Aisley berjalan menuju istana, dia memakai topeng mata untuk menutupi sebagian wajahnya. Dia melihat sekeliling yang terlihat megah, istana lebih megah dimalam hari!


"Hey..."Aisley tersentak, dia membalikan badannya.


Flawmish berjalan pelan kearahnya, Aisley hanya diam mematung. Flawmish terlihat lebih berwibawa daripada biasanya!


"Mari masuk bersama..." Bisik Flawmish.


"Bukankah kita harus bersandiwara?" Tanya Aisley.


"Iya tapi tidak masalah bukan jika masuk bersama?" Tanya-nya.


"Baiklah." Mereka lalu berjalan bersama.


"Ternyata kamu lebih anggun mengenakan gaun itu.." Flawmish terkekeh pelan.


"Jangan mengejek ku!" Aisley tetap menjaga ekspresi nya karena mereka telah sampai di pintu masuk ruang dansa.


Flawmish mendekati seorang laki-laki yang berdiri di sebelah kanan pintu. Dia meminta agar orang itu mengumumkan kehadiran nya dan Aisley.


"PANGERAN KETIGA, FLAWMISH ARLENIO VON ARGENIUS DAN LADY AISLEY PERWAKILAN DARI MENARA SIHIR MEMASUKI RUANGAN!" Teriak penjaga menghadap kedalam ruang pesta.


Perhatian orang-orang di dalam ruangan teralihkan kepada mereka berdua. Pangeran kedua yang jarang mereka lihat dan datang ke acara semacam pesta cukup menarik perhatian, apalagi Aisley yang menjadi perwakilan menara sihir.


"Wahh itu pangeran kedua! Setelah lama tidak melihat pangeran dia ternyata semakin tampan!" Bisik nona bangsawan.


"Iya! Pangeran kedua sangat tampan! Sayangnya dia jarang tersenyum, tidak seperti pangeran mahkota..." bisik nona bangsawan satunya.


"Bukankah pemimpin menara sihir yang seharusnya datang?" Beberapa dari mereka berbisik-bisik tentang Flawmish dan Aisley.

__ADS_1


Flawmish dan Aisley berjalan kearah Raja Argenius. Mereka berjalan bersama tanpa memedulikan gumaman orang-orang. Flawmish dan Aisley memberi hormat di depan raja dan ratu.


"Flawmish memberi hormat kepada Ayahanda dan Ratu..."


"Aisley perwakilan dari menara sihir datang memberi hormat kepada Raja dan Ratu kerajaan Argenius..." Ucap Flawmish dan Aisley bersamaan.


"Hahaha, kalian telah datang! Mari duduk bersama!" Ucap Raja.


Aisley dan Flawmish duduk seperti yang diperintahkan raja. Aisley memilih duduk di sebelah Flawmish, karena tadi Avram bilang untuk duduk di dekat Flawmish saja.


"Maaf sepertinya saya terlambat datang kemari..." Ucap Flawmish.


"Tidak masalah, lagipula dansanya belum dimulai.."


"Ngomong-ngomong kenapa tuan Avram tidak datang kemari?" Tanya Raja.


"Guru, sedang sibuk jadi beliau meminta saya untuk mewakilinya." Jawab Aisley dengan tenang.


"Guru? Jadi kamu adalah murid pemimpin menara sihir?" Tanya Raja mulai tertarik.


"Benar... Ini adalah surat dari guru." Aisley memberikan surat dari Avram.


"Terimakasih ya..." Raja menerima surat tersebut.


Mereka lalu mengobrol bersama sambil memakan makanan yang ada di meja. Terkadang beberapa bangsawan menghampiri tempat duduk mereka, hanya sekedar menyapa ke-empat orang tersebut.


"Ayah, Ibu acaranya akan segera dimulai.." Kata seorang laki-laki.


"Hormat kepada putra mahkota" Sapa Flawmish dan Aisley bersamaan..


"Ah Adik, Lady Aisley... Jangan terlalu formal.." Pangeran Darrel terkekeh pelan.


Mereka lalu berjalan ke tempat dansa, lagu dansa berbuny ini adalah puncak pesta dansa. Untuk mengawali dansa. Untuk mengawali pesta dansa, Raja dan ratu berdansa sebagai pembuka.


Setelah raja dan ratu berdansa satu lagu yang tidak lama, pangeran mahkota bersama tunangannya juga mulai berdansa. Beberapa bangsawan juga mengikuti mereka.


"Mari berdansa satu lagu dengan saya, Lady Aisley."


Flawmish membungkuk kan badannya sambil menjulurkan salah satu tangannya. Aisley menerima juluran tangan itu. Dan mereka berdansa bersama berbaur dengan bangsawan lain.


"Setelah dansa datanglah ke balkon atas." Bisik Flawmish ditengah mereka berdansa.


"Um.. Baiklah.." Jawab Aisley.


Setelah menyelesaikan satu lagu, Aisley dan Flawmish saling memberi hormat. Mereka mengundurkan diri dan berbaur dengan bangsawan lain, sedangkan Aisley berjalan keatas untuk pergi ke balkon, sesuai yang diperintahkan Flawmish.


"Bagaimana kabar kakak?" Flawmish menghampiri Darrel.


"Kabar ku baik-baik saja, bagaimana denganmu?"


"Saya juga baik.."


"Nona yang berdansa dengan mu tadi?" Darrel melihat kebelakang Flawmish.

__ADS_1


"Dia murid Tuan Avram, mungkin dia di luar karena dia bilang kurang nyaman disini." Jawab Flawmish.


"Ah seperti itu ya, Sejak kapan kamu bisa dekat seorang wanita?" Darrel terkekeh.


"Haha itu tidak sengaja, saat berjalan aku bertemu dengan nya lalu kami bersama." Flawmish juga ikut terkekeh.


*****


"Ternyata dia cukup tahu kalau aku tidak nyaman di pesta itu..." Guman Aisley sambil terus berjalan kearah balkon.


Aisley membuka pintu balkon, dia melihat ada seorang laki-laki yang tengah berdiri dengan santai. Aisley tersentak, dia mengurungkan niatnya untuk keluar.


"Anda akan kemana?" Celetuk laki-laki yang berdiri itu dengan tiba-tiba.


"A? Ah maaf saya telah mengganggu anda..." Aisley perlahan mundur.


Laki-laki tidak menjawab, dia memilih untuk diam. Aisley juga mundur secara perlahan, tapi saat akan menutup pintu balkon dan mundur dirinya menabrak sesuatu.


Aisley segera melihat kebelakang, di belakang nya ternyata ada Flawmish yang berdiri. Aisley membalikkan badannya, dia bernafas lega karena yang dia tabrak adalah orang yang dia kenal.


"Mau kemana?" Tanya Flawmish.


"Tidak tahu, kamu menyuruh ku ke balkon tapi di luar ada orang." Aisley melirik kearah luar.


"Ah aku lupa memberitahu mu, ayo kesana." Flawmish menggandeng tangan Aisley untuk ditarik paksa.


"Tu-tunggu!" Aisley ingin menghentikan nya tapi Flawmish lebih dahulu membuka pintu.


"Yo! Lama tidak berjumpa, Paman!" Sapa Flawmish.


Orang yang dipanggil laman oleh Flawmish membalikkan badannya. Mukanya kecut memandang Flawmish yang tersenyum lebah kearahnya.


"Panggil aku kakak! Aku belum setua itu untuk dipanggil paman!" Ucapnya kesal.


"Eh nona yang didamping mu itu..." Dia mengambang kan ucapannya.


"Oh? Dia Aisley Verrychiy, murid pertama Kak Niko.." Ucapnya memperkenalkan Aisley.


"Ah ternyata dia ya, kenapa anda tidak memberitahu ku sebelumnya?"


"Maaf saya tidak tahu.." Aisley tersenyum canggung.


"Baiklah, perkenalkan nama saya Aarick Nafsan, Grand Duke kerajaan Argenius..." Aarick membungkuk hormat.


"Huh! Kenapa jabatanmu di ikut sertakan paman?" Ejek Flawmish.


"Ha? Aku bilang jangan panggil aku paman!"


......━═☆🌙 ☆═━┈......


......To be continued.........


...-Eka-...

__ADS_1


__ADS_2