Tales Of Another World

Tales Of Another World
⸙ Ch.13 ◈ Buku keluarga Lin


__ADS_3

Tiga orang berjalan bersama melewati lorong yang penuh buku, dengan beberapa lilin sebagai penerang jalan. Aisley seperti pernah melewati lorong ini, namun dia lupa di mana ia melewatinya.


Sampai di ujung lorong Niyra menggerakkan sebuah buku usang, pintu rahasia dari rak buku terbuka. Mereka masuk kedalam bersamaan. Di dalam ruangan yang lebih terang dari lorong tersebut, seorang laki-laki berambut coklat pendek tengah duduk sambil membaca buku.


Dia sama sekali tidak terkejut dengan kedatangan mereka bertiga. Aisley melihat laki-laki itu, ugh dia adalah kak Ryuu? Begitulah pikirnya, tetapi dia sama sekali tidak terkejut karena ceritanya di bawah bersama Niyra dan dua kali kejadian yang sama.


"Kakak sudah mendengarnya kan?" Tanya Niyra.


Mereka berjalan mendekati laki-laki berambut coklat itu. Mendongak melihat Niyra, Ryuuchi mengangguk pelan. Meletakkan bukunya, berdiri dan duduk di sofa, Niyra, Niko dan Aisley mengikuti Ryuuchi.


"Jadi kau adalah Aisley?" Ryuuchi memperhatikan Aisley.


"I...Iya.." Jawabnya setengah berguman.


"Bagaimana menurutmu?" Celetuk Niko.


"Ah mungkin memang ada hubungannya dengan itu....Tetapi bagaimana jika kita coba dia membaca buku dari dunia ini?" Ryuuchi mencoba untuk memastikan asumsinya.


"Ah baiklah..." Niko menghela nafasnya pelan.


"Aisley, bagaimana menurutmu?" Niko melirik Aisley.


"Aku tidak keberatan siapa tahu akan kembali bukan?" Aisley tersenyum.


"Baiklah, mari..." Ryuuchi berdiri dari duduknya.


Niyra, Niko dan Aisley juga ikut berdiri. Niko dan Ryuuchi berjalan berdampingan sedangkan Niyra dan Aisley mengekor laki-laki di depan mereka.


Berjalan melewati rak-rak buku sama seperti saat akan bertemu Ryuuchi. Tetapi jalan yang mereka lewati lebih terang karena adanya batu sihir yang menempel di sepanjang rak buku. Tangga yang terbuat dari batu di pinggi kanan dan kirinya juga bersinar menambah penerangan serta keindahan lorong itu.


Lama mereka turun tetapi entah kenapa Aisley sama sekali tidak merasakan lelah. Mungkin karena buku-buku di sepanjang rak buku atau baru sihir khusus yang dapat mengobati rasa lelah.... Aisley tidak tahu pasti yang pasti Aisley tidak lelah.


Sampai di sebuah pintu yang cukup besar, pintu terbuat dari kayu yang diukir dengan apik, membuat pintu itu terlihat kuno dan misterius. Aisley kagum dengan pintu di depannya yang bukan hanya ukirannya yang apik, tetapi aura yang terasa juga sangat aneh tetapi tidak berbahaya.

__ADS_1


Membuka pintu, Ryuuchi masuk terlebih dahulu diikuti Niko lalu Aisley dan Niyra sebagai orang terakhir. Berjalan kesebuah benda yang berbentuk seperti meja bundar, ternyata ruangan ini tidak besar hanya ruangan minimalis seukuran ruang tamu. Di dalam meja bundar itu terdapat buku yang terlihat kuno dan antik.


Buku tanpa debu itu seperti mengambang di benda yang seperti meja bundar. Ryuuchi memasukkan tangannya diambilnya buku kuno itu. Meletakkan di atas, oh ternyata benda itu mengambang!


"Kemarilah." Ryuuchi memanggil Aisley.


Aisley berjalan mendekati Ryuuchi, dilihatnya buku mengambang yang ada di depan. Buku itu sama persis seperti yang kak Ryuu tunjukkan kepadanya, hanya saja buku yang ada pada kak Ryuu tidak mengambang seperti sekarang. Ryuuchi menyerahkan buku itu kepada Aisley untuk di baca, Aisley mengangguk paham.


Dibukanya cover buku yang usang itu, Aisley melihat buku yang terlihat kosong. Melihat kearah orang-orang yang ada didepannya, pandangannya mengandung kebingungan. Niko mendekat, dia melihat buku yang kosong itu.


"Coba teteskan darahmu..." Aisley segera mengangguk, dia menggigit jarinya sampai darahnya keluar.


Dengan sedikit meringis karena dia belum pernah melakukan itu sebelumnya, darah yang keluar akibat luka gigitan itu diteteskan pada cover buku. Cahaya berwarna putih emas terpancar dari buku di depannya. Setelah cahaya itu menghilang, Aisley membuka kembali buku tersebut.


Matanya terbelalak terkejut dengan isi buku, sedangkan Niko yang melihat tulisan itu mengerutkan dahi karena sama sekali tidak mengerti tulisan didepannya. Ryuuchi dan Niyra menghampiri buku itu, saat melirik isinya mereka memiliki ekspresi yang sama seperti Niko.


"Aisley, apa kamu paham dengan tulisan ini?" Tanya Niko kepada Aisley yang sedang sibuk membaca isi buku tersebut.


Dan dia diberi tugas oleh penulis buku usang di depannya untuk menyatukan ras sama seperti kebangkitan raja iblis dahulu. Beban yang dia bawa cukup mengejutkan karena dia harus meminta sebuah benda milik ke-enam ras utama termasuk manusia.


Aisley terus membacanya, dibaliknya satu persatu buku di depannya. Sedangkan ketiga orang yang tidak paham sama sekali itu duduk di sebuah kursi yang tidak jauh dari Aisley. Mereka menatap Aisley yang sangat serius membaca buku itu.


"Bagaimana Aisley bisa paham membaca buku yang tulisannya saja tidak pernah terlihat dalam sejarah...." Gerutu Niyra, dia sebenarnya juga ingin membaca isi buku peninggalan leluhurnya.


"Mungkin karena dia dari dunia lain, atau mungkin saja tulisan itu berasal dari dunianya..." Ryuuchi tidak berbeda dengan Niyra, dia juga ingin membaca isi buku itu.


"Tapi bagaimana buku seperti itu bisa ada di dunia ini? Selama aku hidup aku juga belum pernah melihat tulisan seperti itu... Ah iya, atau mungkin karena darah Aisley yang diteteskan di buku itu?" Niko mencoba untuk menerka-nerka.


"Tidak, itu tidak mungkin... Setiap keturunan keluarga Lin atau Agatha akan melakukan pengetesan darah di buku itu bukan? Aku dan kamu juga pernah melakukannya tetapi tidak ada reaksi apapun di buku itu, buku itu tetap kosong...." Ryuuchi mencoba mengingat saat mereka bertiga meneteskan darah nya, tapi nihil! Tidak ada apapun yang terjadi, hanya sedikit bercahaya lalu redup lagi.


"Ah tunggu! Aisley bilang dia juga bermarga Agatha bukan?!" Niyra mengingat saat Aisley pertama kali memperkenalkan dirinya.


Mereka bertiga terus berbicara menerka-nerka apa yang sebenarnya terjadi dengan buku itu, dan tulisan yanga aneh itu. Kenapa Aisley bisa membacanya, satu-satunya yang masuk akan itu karena Aisley dari dunia lain atau karena darah Aisley yang berasal dari keluarga Agatha dapat bereaksi di buku itu.

__ADS_1


Saat mereka sedang Asyik berunding, Aisley yang telah membaca separuh buku itu tiba-tiba pingsan. Terdengar suara cukup keras antara tabrakan Aisley dengan lantai kayu. Mereka terkejut dengan jatuhnya Aisley dan segera menghampiri Aisley.


"Aisley, Aisley bangunlah... kamu kenapa?" Tanya Niyra dengan panik.


"Dia pingsan... seperti seorang kehabisan energi saja..." Guman Niko.


Niko melirik kearah buku yang masih melayang itu, dia menebak jika buku itu mengambil energi Aisley. Ryuuchi mengangkat Aisley dan meletakkan ke kasur dekat dengan mereka duduk. Sedangkan Niyra panik sendiri, Niko sedang melihat-lihat buku yang masih mengambang itu.


Ada beberapa lembar buku yang terdapat sebuah gambar, tapi anehnya gambar itu buram bahkan dengan kekuatannya dia tidak bisa melihat gambar itu. Hanya satu yang paling jelas, sebuah gambar kunci. Kunci yang berbentuk aneh, tapi cukup menarik di matanya.


"Sial aku samasekali tidak mengerti apapun..." Guman Niko.


Dia kembali menghampiri Niko yang terduduk di kursinya, sedangkan Niyra duduk di pinggiran ranjang dengan muka paniknya. Niko imut duduk di samping Ryuichi.


"Apakah kamu menemukan sesuatu?" Niko menggeleng untuk menjawab.


"Ada beberapa gambar di buku itu, tapi gambar itu sama sekali tidak jelas... Dan buku itu sama sekali tidak menarik energi Aisley, hanya Aisley yang tiba-tiba pingsan..." Lanjutnya.


┈━═☆🌙 ☆═━┈


Note: hallo^^


terimakasih karena telah memberikan dukungan kepada saya, semuga kalian menyukai cerita ini ya^^


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H


Mohon maaf jika selama ini saya memiliki salah kepada kalian, baik itu di sengaja ataupun tidak di sengaja... Terimakasih banyak^^


 


To be continued....


-Eka-

__ADS_1


__ADS_2