
Ainsley berdiri di sebuah tempat yang terlihat indah. Udaranya sangat sejuk dengan danau yang jernih airnya, di sekeliling danau terdapat bunga-bunga indah sedang bermekaran. Bunga itu dikelilingi oleh pohon yang rindang, selain itu dia juga bisa melihat banyak kupu-kupu dan burung. Tak jauh di saja terdapat sebuah bukit yang tertutup kabut seperti di pagi hari.
Aisley juga bisa melihat ikan yang melompat keatas, di hutan pohon yang rindang Aisley dapat melihat beberapa binatang seperti kuda, rusa, kelinci, tupai dan lainnya sedang kesana kemari dengan bahagia. Suasana di sini sangatlah damai, Aisley benar-benar menikmati itu.
"Ah akhirnya kamu datang juga~" Tiba-tiba suara gadis terdengar dari belakang Aisley.
Aisley terkejut karena suara tiba-tiba itu, dia segera membalikkan badan. Terlihat seorang wanita cantik dengan rambut putih berdiri di belakangnya, gaun berwarna kuning keputih-putihan itu berkibar terbawa angin sepoi-sepoi.
"Sa..sangat cantik..." Guman Aisley.
Perlahan gadis itu mendekati Aisley, senyuman di wajah gadis itu tidak pudar sama seklai. Sedangkan Aisley masih berdiri mengagumi gadis yang berambut putih indah itu.
"Hey, jangan melihatku terus.." Gadis itu terkekeh pelan.
Aisley tersadar dia lalu meminta maaf karena merasa berlaku tidak sopan, walaupun mereka sesama gadis tetapi mereka belum kenal sama sekali. Gadis di depan Aisley tersenyum sambil mengangguk, dia mengajak Aisley di di pinggiran danau. Aisley mengikuti kata gadis itu, dia merasa jika gadis yang berjalan disampingnya mengenal daerah ini.
"Hahhh rasanya sedikit aneh ya..." Celetuk gadis di samping Aisley.
"Astaga aku sampai lupa! Perkenalkan namaku Ainsley, kamu bisa memanggilku Ain." Ainsley tersenyum manis kearah Aisley.
Aisley terkejut karena nama gadis disampingnya. Ain? Ain bukannya pahlawan yang menyegel iblis?! Bagaimana dia bisa hidup, tunggu apa jangan-jangan Aisley sudah mati!?
"A...Ain? Apakah kamu yang menyegel raja iblis?" Tanya Aisley dengan terbata-bata.
"Ahahaha iya, itu aku." Ain masih tersenyum dengan manis.
''Bagaimana kamu bisa hidup lagi? A... Apa aku sudah mati?" Aisley bertanya dengan panik.
"Pffttt bwahahaha!! Kenapa kamu berfikir seperti itu hahaha!!" Ainsley tertawa sampai terpingkal-pingkal.
__ADS_1
Aisley yang melihat Ainsley yang tertawa itu bingung, ada apa dengan gadis di sampingnya ini? Aisley hanya diam tidak menanggapi tawa Ainsley, dirinya sibuk dengan pertanyaan di otaknya mengenai gadis di sampingnya.
Setelah Ainsley berhenti tertawa tetapi masih ada kekehan yang keluar dari mulutnya, dia mulai mengatur nafasnya.
"Ahahaha, maaf maafkan aku..." Katanya dengan kekehan.
"Huft... Walaupun aku memang Ainsley yang sudah mati itu, tetapi kamu itu belum mati hahaha." Entah apa yang membuat gadis di samping Aisley masih tetap tertawa.
"Eh? Lalu ini bagaimana? Ah apakah aku bermimpi lagi?" Tanya Aisley.
"Humm kali ini kamu tidak bermimpi kok, aku memang nyata berada di samping mu.... Hanya saja aku bukanlah manusia, humm bisa dibilang aku ini hanya sisa energi atau arwah." Jelas Ainsley.
"Ah seperti itu ya.. Seperti di novel sama hahaha..." Aisley tertawa canggung.
"Hahaha iya, bisa dibilang seperti itu~" Ainsley tersenyum memperlihatkannya deretan gigi yang berjajar rapi.
"Lalu kenapa aku kemari... umm leluhur? Ah tidak, pahlawan!"
"Humm aku ingin meminta maaf kepada mu, sebenarnya aku yang membawa mu kemari... dan juga mimpi mu bertemu laki-laki bertopeng itu juga karena aku.." Ainsley berbicara dengan nada bersalah.
"Ah tapi sebelum itu, sebenarnya kita adalah orang yang sama..." Kata Ainsley.
"Orang yang sama?" Aisley kembali bingung dengan ucapan Ain.
Ainsley mengangguk, di lalu menceritakan jika dia dan Aisley itu sebenarnya adalah orang yang sama. Aisley sebenarnya adalah reinkarnasi Ainsley. Mereka berpisah dunia karena kesalahan Ainsley dalam pengucapan mantra, sebenarnya dulu dia bisa saja membunuh Raja Iblis tetapi si raja iblis itu masih dalam tahap pertama.
Raja iblis tidak akan bisa dibunuh kecuali dirinya sudah berada di tahap tiga atau mode sempurna. Dan tahap tiga itu sendiri adalah tahapan terkuat raja Iblis, saat itu Ainsley belum bisa mencapai kekuatan maksimal nya bahkan jika dirinya sudah berkorban nyawa. Jadi dengan terpaksa menyegel raja iblis dengan kurun waktu 900 tahun.
Ainsley juga menceritakan jika mimpi Aisley bertemu laki-laki bertopeng itu karena, untuk membuatnya menerima sihir dan mencoba mempersatukan dirinya dengan dunia ini. Laki-laki bertopeng itu membantu Aisley menyerap sihir secara tidak sadar, setiap Aisley sakit laki-laki bertopeng itu membantu penyembuhan Aisley dengan sihir dunia ini.
__ADS_1
Seharusnya bukan Aisley yang datang kemari, tetapi ayahnya. Namun karena perbedaan jenis kelamin itu membuat Aisley yang menggantikan Ayahnya untuk datang ke dunia ini.
Lalu Ainsley menceritakan jika dunia Aisley dan dunia ini hampir memiliki kemiripan, orang-orang yang dikenal Aisley kebanyakan akan ada di dunia ini. Jadi Aisley jangan sampai terkejut jika dia bertemu dengan teman-temannya di dalam dunia ini.
Dan masalah Ryuuchi yang menyuruhnya membaca buku itu juga karena Ainsley, buku itu memiliki magis agar Ainsley dapat membaca buku dari keluarga Lin yang ada di dunia ini. Jadi datangnya Aisley bukan karena buku itu melainkan takdirnya untuk datang ke dunia ini di usia yang ke-15 tahun.
Ainsley mengakhiri ceritanya dengan meminta maaf sebesar-besarnya kepada Aisley, dia sebenarnya merasa bersalah karena itu. Walaupun Aisley sendiri adalah reinkarnasi nya, tapi tetap saja dia mearasa bersalah mungkin lucu ya jika meminta maaf kepada diri sendiri.
"Ah jadi seperti itu... Baiklah aku paham, tidak apa-apa Ain jangan merasa bersalah... Lagi pula ini kan demi menyelamatkan banyak nyawa bukan?" Aisley tersenyum hangat.
Entah kenapa tiba-tiba mereka begitu dekat, apa mungkin karena mereka sebenarnya adalah orang yang sama atau mereka saling memahami seperti seorang sahabat. Tapi intinya mereka telah dekat dalam waktu yang cukup singkat itu.
"Kyaaa Aisley terimakasih!!! Ah aku menyayangimu diriku~" Ainsley tiba-tiba memeluk Aisley sampai Aisley terdorong karena pelukan itu.
"Uhuk dia bilang diriku? Ah sial, rasanya aku tidak mau mengakuinya..." Keluh Aisley dalam hati.
"Ain... Ain lepaskan dahulu... A...Aku ti-ehek... Aku tidak bisa bernafas!!!" Aisley merasa sesak karena pelukan Ainsley yang sangat kencang itu.
"Ahahaha baiklah-baiklah maafkan aku~" Ainsley melepaskan pelukannya itu.
Mereka kembali duduk seperti semula, senyuman di wajah Ainsley sama sekali tidak pernah pudar. Sedangkan Aisley tersenyum canggung, mengetahui jika mereka adalah orang yang sama di dalam pikiran Aisley maka mereka memiliki kepribadian yang hampir sama. Tapi sekarang apa? Ah seperti nya kepribadian mereka terbalik. Aisley memang sulit dekat dengan orang yang belum dirinya kenal, tapi orang di sampingnya ini berbeda, dia seperti mudah bergaul saja.
"Aih iya Aisley, ingatlah untuk memiliki kepribadian seperti ku.... Kamu harus pandai bergaul dengan orang~" Ainsley mengucapkannya dengan riang.
"A...Ah baiklah akan aku coba..." Aisley setengah berguman.
┈━═☆🌙 ☆═━┈
To be continued....
__ADS_1
-Eka-