Tales Of Another World

Tales Of Another World
⸙ Ch.24 ◈ Flawmish [2]


__ADS_3

Matahari telah menggantikan sang bulan, sinarnya bersinar dengan terang dan hangat. Tapi kamar Aisley masih terlihat gelap karena, tirai yang menghalangi cahaya matahari masuk. Aisley masih berdiam diri di ranjangnya. Suara ketukan pintu di kamar Aisley membuatnya membuka sedikit selimut yang menutupi tubuhnya.


"Aisley? Aisley? Apakah kamu belum bangun? Ini sudah siang!" Panggil Niko dari luar.


Aisley membuka selimutnya dengan enggan, wajahnya terlihat lesu. Dengan pakaian dan rambut berantakan pula, Aisley bangun dari ranjangnya. Berjalan menuju pintu kamar yang masih terus diketuk, Aisley berjalan dengan langkah lemas.


Aisley membuka pintu kamarnya, dia terlihat tidak bersemangat. Setelah terbuka sedikit, Niko terkejut dengan penampilan Aisley yang.... Sangat berbeda dari hari-hari biasanya. Pakaian dan rambut berantakan, lalu dengan mata panda di wajahnya!? Apalagi dengan muka frustasi itu!?


"Ka-kamu kenapa!?" Tanya Niko cemas.


Aisley menatap Niko, tiba-tiba matanya berkaca-kaca. Dia menumpahkan air matanya, Aisley menutupi matanya dengan kedua tangannya. Aisley menangis sesenggukan. Niko semakin bingung dengan Aisley pagi ini.


"A-aisley? Sebenarnya ada apa?" Tanya Niko bingung.


"Huaaa kakak!!! Tolong aku kak!" Pekik Aisley.


"Aaa? Baiklah-baiklah, pertama-tama kamu bersihkan dirimu dulu. Lalu datang keruangan ku, ya?" Bujuk Niko.


Aisley mengangguk, dia lalu kembali kedalam u tuk membersihkan diri. Dia juga paham, kalau kakaknya terkejut dengan penampilannya ini. Pakaian dan rambut berantakan ini benar-benar memalukan! Tapi Aisley sama sekali tidak peduli dengan penampilannya.


******


Aisley memasuki ruangan kakaknya, wajah nya masih terlihat lesu. Niko memandangi Aisley dengan bingung. Setelah di persilahkan duduk Aisley langsung duduk di sofa, Niko mengikuti Aisley yang duduk di sofa.


"Astaga! Ada apa dengan mata panda mu itu? Apakah kamu tidak bisa tidur semalam?" Tanya Niko beruntun.


"Huaaa kakak! A-aku telah menyingung seorang pangeran!!!" Aisley berdiri dan langsung memeluk kakaknya.


"Ha? Pa-pangeran?" Niko terkejut dengan pelukan Aisley yang tiba-tiba.


"A-aku lupa namanya, kemarin malam aku bertemu dengannya... La-lalu kami berbincang umm kyaa pokoknya aku berbuat salah padanya, bagaimana kalau aku dipenggal!?" Tanya Aisley bingung.


"Hmm? Apakah pangeran itu, dia?" Niko melihat seseorang yang ada di depannya.


Aisley melepas pelukannya, dia melihat kearah mata Niko melihat. Betapa terkejutnya dia saat melihat laki-laki yang kemarin dia temui, sekarang ada di depannya!?


"A-apa aku akan dipenggal?" Raut muka Aisley memburuk, dia melirik kearah Niko yang duduk dengan tenang.


Niko menghela nafasnya pelan, tangannya terangkat untuk mengelus puncak kepala Aisley. Sedangkan Flawmish langsung duduk tanpa Niko suruh. Dia duduk dengan tenang seperti tidak ternganggu dengan tatapan tajam mata Niko.


"Tenanglah, kamu akan baik-baik saja.." Ucap Niko.


"Apa yang kamu apa kan Aisley?" Tanya Niko kepada Flawmish dengan penuh penekanan.


"Aku tidak apa-apa kan dia kok~" Jawab Flawmish.

__ADS_1


"Arlen!" Niko menatap Flawmish dengan tajam.


"Baiklah-baiklah, aku hanya bermain-main sedikit dengannya~ Tapi aku tidak salah, karena awalnya aku hanya bercanda lalu setelah dia tahu identitas ku, dia terkejut dan pergi begitu saja." Jelas Flawmish.


"Benarkah seperti itu?" Kini Niko bertanya pada Aisley.


Aisley hanya mengangguk sebagai jawaban nya. Pikirannya masih kesana kemari, memikirkan akhir yang buruk untuk hidupnya.


"Haih.... Bagaimana kamu bisa berfikir seperti itu? Aku kan kepala menara sihir, bahkan aku bisa menghancur ratakan kerajaan ini dalam sekejap..." Niko menggelengkan kepalanya.


"A-aku tidak ingat jika kakak adalah kepala menara sihir. Aku... Hanya berfikir jika aku akan mati seperti film yang ada di-!" Ucapan Aisley terpotong.


"Yahh jangan banyak berkhayal, sudahlah sepertinya ini hanya kesalahan pahaman." Niko menghentikan apa yang akan diucapkan Aisley.


"Minta maaf padanya." Pandangan Niko beralih ke Flawmish.


"Kenapa aku yang meminta maaf?" Tanya nya bingung.


"Tentu saja karena kamu salah." Jawab Niko.


Dengan berat hati Flawmish meminta maaf kepada Aisley, Niko yang tahu Aisley masih sedikit takut dengan identitas Flawmish pun menenangkan nya. Akhrinya Flawmish dan Aisley sudah tidak ada salah paham lagi, namun mereka maish canggung untuk berbincang dengannya.


"Ah iya! Beberapa hari kedepan Flawmish yang akan menjadi guru berpedang mu... Dan Avram yang akan mengajarimu sihir." Niko mengelus puncak kepala Aisley.


"Aku akan pergi mencari informasi tentang spirit beast terakhir." Niko tersenyum tipis sambil menurunkan tangannya.


"Apa!? Kak Niko tersenyum?!! Ah tidak, ini pasti mataku yang telah buta!" Flawmish terkejut karena Niko yang tersenyum tipis.


"Baiklah, berhati-hati lah! Kakak kapan akan berangkat?"


"Mungkin malam ini, jadi mari kita belajar~"


"Baiklah!" Aisley mengangguk paham.


"Kamu... Pergilah." Niko melihat kearah Flawmish.


"Heh? Kenapa?" Flawmish mengangkat salah satu alisnya.


"Kamu hanya akan menganggu, lagi pula aku tidak membutuhkan mu." Jawab Niko dengan santai nya.


"Huh! Aku mau disini saja!" Tolak Flawmish.


"Hm? Kenapa? Kamu tidak mau mendatangi Nayra?"


"Ugh! Tentu tidak mau! Siapa yang mau bertemu harimau sialan itu? Lagi pula hari ini dia sedang sibuk." Flawmish melipat kedua tangan di depan dadanya.

__ADS_1


"Eh? Dia juga mengenal kak Niyra?" Tanya Aisley.


"Tentu saja, bagaimana mungkin 'pangeran' tidak mengenal nona arsip?"


"Iya juga ahahaha..."


*******


Aisley belajar sihir kembali bersama Niko, sedangkan Flawmish memperhatikan mereka berdua. Terkadang dia akan mendapatkan tatapan menusuk dari Niko jika dia menertawakan Aisley.


"Hahaha! Kenapa kamu tidak bisa melakukan nya? Itu kan hal mudah, hanya perlu menumbuhkan nya~" Flawmish tertawa terbahak-bahak.


"Ugh diamlah!" Geram Aisley.


"Kamu mau ku tendang!?" Niko menatap Flawmish dengan tatapan menusuk.


"Hahaha kalian ini~ Kenapa seperti sepasang kekasih, ha?" Flawmish malah makin tertawa.


Tiba-tiba saja tubuhnya terangkat, dia tersentak dengan apa yang terjadi. Tawanya telah berhenti, semakin tinggi dia diterbangkan.


"He-hey! Jangan seperti ini, cepat turunkan aku!" Teriak Flawmish.


"Lebih baik kamu di sana dari pada terus berbicara hal yang tidak jelas!" Tegas Niko.


"Kamu marah!? Ayolah kak turunkan aku!"


"DIAM!" Niko meninggikan suaranya.


Aisley terkekeh melihat Flawmish yang di terbangkan sambil berputar-putar atau bergerak secara tidak beraturan. Sepertinya Niko benar-benar kesal dengan kelakuan Flawmish yang membuat Aisley sulit untuk fokus, jadi dia menghukum Flawmish dengan cara yang tidak biasa.


Flawmish yang diatas terus saja mengucapkan sumpah serapah, bukannya menyesal dia malah makin berteriak-teriak tidak karuhan. Tapi untungnya Niko membuat sihir pelindung, agar suara berisik Flawmish tidak terdengar oleh mereka berdua.


"Huh! Dasar menyebalkan!!!" Geram nya.


"Kak Niko! Turunkan aku! Aku kan tidak sengaja, lagi pula itu salah Aisley karena tidak bisa fokus!" Teriaknya dari atas.


Tapi teriakan itu memang sia-sia, karena mereka sama sekali tidak mendengarnya.


......┈━═☆🌙 ☆═━┈......


Eka: hmmm sepertinya chapter ini berisi ketikan kosong saja, hahaha saya tidak bisa memikirkan jalan ceritanya.... Jadi saya hanya bisa menulis apa adanya, yang terpenting hanyalah update hahaha T_T


......To be continued.........


...-Eka-...

__ADS_1


__ADS_2