
" Qila kamu pergi ke kamar mandi dulu sana. gosok Gigi, cuci tangan cuci kaki abis itu jangan lupa pipis dulu. nanti ranjang Tante bau ompol kamu, Tante gak mau ya kalau harus jemur ranjang Tante " ucap Nisa pada qila sambil memakai cream malamnya
" ish...... Tante ini, mana ada qila ngompol" sahut qila berengut kesal
" kata Oma qila sudah tidak mengompol sejak qila usia 3 tahun Tan, emang Tante udah gede aja masih ngompol hahaha....." katanya tertawa lebar membayangkan Nisa mengompol
" Ets........ siapa yang bilang Tante udah gede masih ngompol??? hah. sembarangan kalau ngomong " ujar Nisa sebal karena entah siapa yang membocorkan aibnya
" hehehe....... nenek yang cerita sama qila tadi tan " jawab qila yang masih ada sisa tawanya
" aish....... mama ini " ucap Nisa menggerutu kesal dengan mulut sang mama yang kadang sulit di kondisi kan
" ya sudah sana bebersih dulu, kalau sudah langsung naik aja ke ranjang ya. kamu tidur dulu, Tante ada tugas dari kampus nih" ujar Nisa mengalihkan pandangannya pada tugas-tugas kampusnya
"oke..... siap Tante ku yang cantik " sahut qila sambil berjalan ke kamar mandi
__ADS_1
Ya...... saat Aska dan opa Omanya berpamitan qila meminta menginap di rumah Nisa. jadilah sekarang qila tidur bersama Nisa. malam ini menjadi malam pertama qila bisa merasakan hangatnya pelukan dari sosok calon ibu sambungnya. selama ini qila sangat menginginkan pelukan seperti ini, meskipun sang Daddy selalu memeluknya ketika sedang tertidur tapi semua terasa berbeda. rasanya qila Engan untuk membuka mata, ia begitu nyaman di pelukan nisa
suara alarm membangunkan Nisa dari lelapnya. walaupun Nisa orang yang sulit untuk bangun tapi kalau ia sudah mendengar suara alarm otomatis matanya terbuka. iya selalu membuat alarm di waktu kewajibannya sebagai muslim
" hei....... qila bangun yuk, kita sholat subuh dulu. abis itu kamu bisa lanjutkan tidur lagi qila " ucap Nisa pelan sambil mengelus pipi chubby qila. bukannya terbangun qila malah merasakan tubuhnya semakin nyaman dengan sentuhan Nisa
" ayo dong qila, waktu Subuh tinggal sedikit lagi nih. kamu mau bangun terus sholat gak?? " Nisa bertanya sambil menggoyangkan bahu qila pelan, tapi hanya anggukan kepala pelan sebagai jawabannya
" Hem....... oke kalau kamu enggak mau bangun juga Tante enggak mau jadi Mama kamu nanti " ancaman Nisa berhasil membuka mata qila lebar
" Ayo tunaikan kewajiban kita dulu " ujap Nisa sembari menarik pelan tangan qila
setelah selesaikan menunaikan kewajiban sebagai muslim, akhirnya calon ibu dan anak itu melanjutkan tidur mereka. kebetulan karena ini hari weekend, mereka merencanakan untuk bangun siang. namun ternyata waktu tidur mereka harus terganggu karena teriakan suara mama
tok tok tok.......
__ADS_1
" Nisa, qila bangun sayang. Nisa ,qila bangun..... sudah siang ini. bangun Nisa..... qila......" ucap mama ina berteriak
Dor dor dor.......
" qila bangun sayang, bangunin Tante nisanya. kamu sudah bangun belum nak, kamu jangan ketularan males Tante Nisa qila. ayo dong qila Nisa " ujar mama Ina yang sudah kesal
Namun ternyata usaha Mama Ina tidak membuahkan hasil, sepertinya mereka terlalu nyaman tidur berpelukan. karena kesal tidak mendapatkan jawaban akhirnya mama Ina berlalu menuju tempat dimana suaminya berada
" loh kenapa wajah mama ditekuk begitu??? sudah bangun mereka kan?? " tanya suaminya yang di jawab gelengan oleh mama Ina
" Ya sudah, biarkan saja dulu. mumpung weekend ini, nanti kalau lapar kan mereka bangun sendiri " ucapnya lagi pada istrinya yang di jawab"iya mas " hingga percakapan mereka terhenti ketika mendengar suara dari luar
assalamualaikum..............
kira-kira siapa ya tamu yang datang pagi-pagi π€π€
__ADS_1
sebelum emak ucapkan terima kasih untuk jempolnya ππ terimakasih sudah memberikan semangat untuk emak berkarya dan menyalurkan hobi ππ emak awalnya sempat ragu bisa nulis novel gak nya ππ karena di sekolah dulu nilai B.i emak zonkπππ€