
sudah 3 bulan ini papa Nisa tidak pulang membuat nisa begitu merindukan papanya. walaupun mereka kerap bertukar pesan tapi tetap saja tidak bisa melepaskan rindu Nisa
" Tadi pagi papa sampai sayang, emm.... bagaimana kuliah kamu Nisa, lancarkan??" tanya papa nisa "jangan pacaran mulu kamu nak, sekolah yang bener baru cari pacar" sambung papa Nisa
" Alhamdulillah lancar pa" jawab Nisa" siap pa, Nisa gak bakalan pacaran lagi kok" ucap Nisa kemudian
" bagus itu, gak usah pacar pacaran langsung nikah aja nak" ucap mama ina senyum senang
"ye... mama nih. Nisa belum mau nikah ma, Nisa mau bahagiain mama papa mau buat kalian bangga dulu baru mikirin nikah" jawab Nisa sembari beranjak dari duduknya menuju kamar
"Nisa kekamar dulu ya ma pa" pamit Nisa merasa lelah dan mengantuk
"yah ini gimana dong kalau tiba-tiba ada yang lamar kamu ??" tanya mama Ina penuh arti
"ya kalau ganteng, baik, sayang sama Nisa kenapa gak. dari pada sama duda sombong itu" jawab Nisa sambil berjalan
"ya dah deh, kamu istirahat dulu nanti malam dandan yang cantik ya. kita akan kedatangan tamu " ujar mama Ina tersenyum senang sementara sang papa geleng-geleng kepala melihat perdebatan anak istrinya
Hem....... balas Nisa malas
__ADS_1
"mama yakin Nisa bakal terima nak Azka, mama denger sendirikan jawaban Nisa tadi" tanya papa Nisa pada sang istri
"kenapa nggak? siapa tau dia berubah pikiran. mama gak sabar banget pa, nunggu nanti malam" ujar mama Ina bahagia akhirnya anak perempuannya akan di lamar
" ya sudah terserah mama aja, jangan lupa masak yang enak. papa mau istirahat lagi ya ma" pamit suami mama Ina
" iya pa"jawaban singkat mama Ina yang juga berlalu kedapur untuk menyiapkan hidangan untuk menyambut kedatangan calon mantu dan besannya
kemarin siang mama Ina kedatangan tamu, Azka datang bersama orang tua nya berniat meminang Nisa menjadi istrinya. tapi mama Ina belum bisa memberikan jawaban di karenakan papa Nisa di luar kota dan putrinya masih kuliah. mama Ina tidak bisa mengambil keputusan sendiri
waktu pun berlalu dengan cepat,
assalamualaikum.,..........
suara serempak dari luar rumah Nisa, dengan segera Nisa papa dan mama berjalan menyambut tamu istimewa mereka
"wa'alaikumsalam" jawab Nisa papa mama berbarengan
" Eh yang ditunggu sudah datang. ayo mbak Ira, mas Ali, nak Azka masuk masuk" ucap Mama Ina
__ADS_1
"cucu nenek cantik sekali, yuk masuk sayang" ujar Mama Ina lagi sembari memberi jalan tamunya
"loh ma jadi tamu kita mereka" bisik Nisa tepat di telinga sang mama
"ini mah namanya tamu jinak ma" bisik Nisa lagi
"hus kamu nih, yang sopan kalau ngomong" ujar Mama Ina sangat pelan lalu bergerak bersalaman dan cepika cepiki dengan calon besannya
"duh Tante cantik banget sih malam ini. tau aja kalau papa mau datang" goda qila mulai jahil
"dih mana Tante tau kalau kamu yang akan datang. kalau Tante tau kamu yang datang udah dari tadi Tante pergi jalan-jalan" ucap Nisa kesal karena memang ia tidak tau siapa yang akan datang. sebab ibunya tak di beritahu siapa tamunya
"Sudah sudah sayang, lebih baik kita langsung menuju meja makan saja. yuk mbak, mas, nak Azka" ujar papa Nisa menengahi perdebatan anaknya
Tamu jinak nya qila nih😁 yang tiap pagi minta buatin sarapan
bagaimana reaksi Nisa kalau tau akan dilamar. akankah di terima atau di tolak
kita tunggu kelanjutannya ya kk🤭🤭
__ADS_1