
" kenapa" tanya Azka datar setelah mendaratkan bo**ngnya
" kenapa apanya az?? aku enggak ngerti " tanya Cherly mengernyitkan keningnya bingung dengan apa maksud dari ucapan azka
" kenapa baru sekarang kamu cari qila?? dan kenapa aku merasa kamu kembali bukan hanya ingin minta maaf sama qila tapi ada maksud lain. benar begitu kan " ujar Azka datar menebak sikap yang di tunjukkan Cherly sesuai yang ia lihat
" jujur az, awalnya memang Aku cuma ingin minta maaf aja sama kamu dan qila karena aku merasa bersalah dan menyesal menghianati kamu. asal kamu tahu saja az, dari dulu aku cintanya cuma sama kamu. tapi saat kehadiran qila waktu kamu lebih banyak kamu ke qila. aku cemburu az aku juga pengen di perhatikan, tepat saat aku merasa kamu kurang perhatian sama aku Rasya datang sebagai pengobatnya. jujur saja meski saat itu aku begitu mencintaimu tapi aku tidak bisa bohong kalau aku senang dapat perhatian dia. sebenarnya saat kamu meminta memilih kamu atau dia aku bimbang az, maaf saat itu aku khilaf. aku mohon maafkan aku dan jujur saja aku masih mencintaimu dan aku berharap kita bisa kembali rujuk demi qila az. dia pasti senang kalau mommy dan Daddy bersatu. aku tau kamu pasti sama, kamu masih mencintaiku juga kan. kita rujuk ya " ujar Cherly tersenyum yang kini sudah berada di samping Azka
" tapi maaf kenyataannya aku sudah move on dari kamu sejak lama dan untuk qila aku rasa dia juga tidak ingin jika Daddy nya kembali lagi sama kamu " ujar Azka yang beranjak dari kursi kerjanya karena kurang nyaman saat Cherly berdiri di samping " aku rasa sudah tidak ada lagi yang perlu di bicarakan, silahkan kamu pulang karena aku masih banyak pekerjaan" ujar Azka membuka pintu lebar untuk jalan Cherly
" aku mohon az beri aku kesempatan untuk memperbaiki hubungan kita dulu, aku yakin kamu juga masih cinta sama aku az. kamu cuma masih kecewa sama aku, tidak usah kamu tutupi rasa cinta kamu dengan kecewa itu az. beri aku kesempatan az " ujar Cherly membujuk Azka
__ADS_1
" pintu keluar berada di sini tapi kalau kamu memang tidak bisa keluar sendiri saya dengan senang hati memanggil satpam untuk membantu kamu " ucap Azka datar
" ok aku keluar, tapi bisa kita rujuk kan" pintanya memelas berusaha memeluk Azka tapi Azka dengan cepat menghindar
" jaga batasan kamu Cherly, aku tidak mau calon istri ku melihat kamu memelukku dan akan berakibat dia salah paham. silahkan pergi dari kantor saya" sahut Azka datar
Dengan membawa rasa kecewa akhirnya Cherly pergi dari perusahaan Azka, dia menyesal dan sangat menyesal telah mengkhianati sosok seperti Azka. tapi setidaknya dia masih di beri waktu untuk minta maaf pada qila, dia berharap qila mau menerima dia sebagai mommy nya. dia cukup senang Azka masih memberikan kebebasan saat bertemu qila. dia kembali teringat ucapan Azka sebelum ia benar-benar pergi dari sana
" jika masalah qila, coba saja minta maaf dan kesempatan untuk memperbaiki hubungan kalian. qila memang sulit menerima permintaan maaf secepat itu tapi dia juga anak yang baik. aku yakin nantinya dia akan memaafkan kamu tapi jangan pernah membujuknya dan meminta aku rujuk sama kamu. itu akan membuat ia marah kembali sama kamu, karena dia lah yang lebih dulu meminta ku menikah dengan Nisa karena ia tau aku sudah suka sejak lama sama Nisa. dia bersekolah di SDN xxx, jalan sekar sari" ujar azka datar
" jadi bagaimana nak Nisa, apakah bisa kita lanjutkan ke jenjang pernikahan?? kami semua disini berharap kalian bisa menikah " ujar papa Azka tersenyum lembut menatap calon menantunya
__ADS_1
" em..... gimana ya em....." bingung Nisa untuk mengatakannya
" coba kamu pikirkan pelan-pelan saja sayang", ujar Mama Ina tersenyum sambil mengelus bahu dan punggungnya dengan sayang.
" Tan ayo dong di jawab, terima Daddy ya. Tante harus mau jadi Mama qila. kalau Tante gak mau jadi Mama qila, qila bakal marah besar sama Tante dan enggak mau ketemu Tante lagi " ujar Qila mengancam Nisa dengan mimik wajah menggemaskan
" jadi kalau Tante tolak kamu enggak mau ketemu Tante lagi nih?? " tanya Nisa menggoda, yang dapat anggukan kepala dari qila, Nisa tersenyum lalu melanjutkan ucapannya " bagus dong itu artinya enggak akan ada bocah yang ganggu kenyamanan tidur Tante, enggak akan ada yang merepotkan Tante lagi, yang harus bangun pagi-pagi minta buatin sarapan dan bekal. uh.... senang hidupku telah kembali tanpa pengganggu cilik " ujar Nisa tersenyum menggoda qila dan kini wajah menggemaskan tadi sudah memberengut kesal
" ih Tante Nisa ayo dong terima Daddy " bujuk qila merengek-rengek dan di balas gelengan kepala oleh Nisa " kalau Tante enggak terima Daddy, qila mau mogok makan nih" ujar Qila pura-pura merajuk dengan melipat kedua tangannya di dada
" Halah enggak yakin Tante kalau qila kuat mogok makan, orang qila aja kalau makan satu bakul " cibir Nisa tersenyum
__ADS_1
" Nisa " kompak kedua orang tua Nisa menghentikan perdebatan itu. dan yang lainnya sudah menggeleng gelengkan kepala mereka melihat perdebatan antara calon ibu dan calon anak
" jadi bagaimana Nisa, bersedia kah kamu menikah dengan saya. menerima kekurangan dan kelebihan saya