Tante, Jadi Mama Aku Ya

Tante, Jadi Mama Aku Ya
bahagia


__ADS_3

" selamat berbahagia ya az, Nisa. semoga rumah tangga kalian di limpahkan kebahagiaan dan semoga cepat di di berikan momongan. maaf kalau untuk yang kemarin-kemarin kalian terganggu karena kehadiran aku yang mencoba memisahkan hubungan kalian. maaf aku enggak maksud apa-apa cuma karena aku merasa sendiri membuat ku tidak bisa berfikir jernih. Nisa terima kasih karena sudah menerima qila dan menyayangi qila seperti anak kamu sendiri. aku bersyukur dia punya ibu sambung seperti kamu tapi kalau boleh bisa kah kamu mendekatkan kami. aku juga pengen di panggil mommy sama qila, tapi jika tidak bisa aku tidak memaksa kok. sekali lagi selamat untuk pernikahan kalian " ucap Cherly terlihat tulus setiap ucapan yang keluar dari mulutnya


" terima kasih Mbak sudah menyempatkan hadir di acara kami, insya allah saya sudah memaafkan kesalahan mbak di waktu lalu. saya memang sangat menyukai anak kecil Mbak, saya menyayangi qila ya walaupun terkadang qila nyebelin " ujar Nisa nyengir" tapi saya menyayangi qila tulus mbak tanpa embel-embel Daddy nya. insya Allah saya akan bantu mbak biar bisa menjalin hubungan baik dengan qila, qila anaknya susah-susah gampang mbak kalau keras kepala nongol. em... sekali lagi terima kasih kehadiran mbak dan doanya ya mbak. silahkan di nikmati hidangannya " ujarnya lagi lembut setelah selesai cepika cepiki dengan Cherly


" terima kasih ya nis, kamu beruntung az mendapatkan ganti yang jauh lebih baik dari aku. sekali lagi maaf, aku turun dulu ya Azka, Nisa " ujar Cherly tersenyum tulus lalu berjalan turun dari pelaminan


" mas kok diam aja saat di ajak ngomong sama mbak Cherly " tanya Nisa mengerutkan keningnya

__ADS_1


" aku enggak mau kamu salah paham nantinya kalau aku banyak ngomong sama dia" ujar Azka tersenyum


" iya sih tapi mau bagaimana pun dia mommy kandung qila mas. aku enggak bisa pungkiri itu, setiap keluarga kita melangkah akan ada dia di sisi kita. karena bagaimana pun qila bilang enggak suka sama mommy nya, pasti di lubuk hatinya dia juga pengen dekat Sama mommy nya " ujar Nisa menerawang ke depan


" sudah tidak perlu di jadikan pikiran" ujar Azka lagi-lagi tersenyum


" dari tadi mas senyum-senyum gitu sama tamu undangan sampai sekarang sama aku apa enggak pegel itu bibir " tanya Nisa heran, ia saja sudah pegel dari tadi

__ADS_1


" apa kamu sudah mencintai aku nis ??" tanya Azka ingin tahu


" eemmm...... " jawab Nisa menganggukkan kepalanya


" maksudnya apa??" tanya Azka pura-pura tidak tahu


" isshhh......... " sebal Nisa pada Azka yang pura-pura tidak tahu. " I love you too forever" ujarnya lagi tersenyum malu sambil menunjukkan kepalanya sedangkan Azka tersenyum senang begitu mendengar perkataan dari Nisa

__ADS_1


" terima kasih sudah mau menjadi pendamping ku, menjadi ibu sambung untuk anak ku, terima kasih sudah mau mencintai aku, aku tidak bisa berjanji untuk buat kamu tidak menangis tapi aku akan berusaha untuk selalu buat kamu bahagia " ujar Azka tersenyum sambil mengelus lembut pipi Nisa yang kini memerah bukan cuma blush on tapi ia merasa malu karena mendengar gombalan Azka.


langsung di buat tamat enggak ya🤔🤔


__ADS_2