
" mas, mas Azka bangun dong " ujar Nisa menggoyangkan bahu Azka pelan dan hanya di jawab "Hem" oleh Azka karena ia baru saja tertidur pukul 10.00 dan kini baru pukul 11.00
" mas bangun, aku laper nih mas. belikan aku martabak mang Dadang dong mas " rengek Nisa merasa lapar sekaligus tidak nyaman di area perutnya
" Hem.... ada apa sayang?? " tanya Azka pelan sambil mengucek kedua matanya
" martabak mang Dadang mas " rengek manja Nisa lagi
" oh kamu laper lagi? atau Dede yang laper "ujar Azka tersenyum sambil mengelus perut Nisa yang membuncit
" dua-duanya laper mas " sahut Nisa cepat lalu tersenyum senang lantaran melihat sang suami ingin beranjak dari tidurnya
" ya udah kamu tunggu di rumah saja ya, enggak pakai acara ikut ok. kamu baringan aja, nanti mas bangunin kalau kamu ketiduran " peringatan keras untuk Nisa, karena sering kali ia meminta ikut keluar mencari makanan
" emmtt..... ok mas, mas tenang aja. aku juga lagi males ini mas " jawab Nisa tersenyum walaupun ia merasakan rasa tidak nyaman di area Perut bawahnya
" ya sudah mas pergi dulu ya " pamit Azka tersenyum lalu memberikan kecupan singkat di bibir Nisa
setelah kepergian Azka, Nisa beranjak dari duduknya menuju kamar mandi karena merasa seperti ingin buang air tapi entah mengapa tidak keluar dan ia juga merasakan pergerakan yang cukup aktif dari baby nya.
" huff.... Dede kenapa sayang, nendang nya kenceng banget sih. Dede udah kesempitan di dalam ya " kekeh Nisa setelah menyelesaikan ucapannya sambil mengelus perutnya yang mengencang " bentar lagi juga Dede keluar dari perut mama, nanti tempat bobok adik bakal nyaman deh. gak bakal sempit lagi. sabar ya dek " ujarnya lagi tersenyum sambil mengelus perutnya yang lagi-lagi terasa nyeri dan mengencang
__ADS_1
" Daddy mana ya, kok lama banget sih perginya. udah hampir 1 jam belum juga nyampek. mana laper sama kram lagi " gerutu Nisa kesal karena suaminya tidak menunjukkan batang hidungnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" ini yang mau si adek atau mamanya sih. masih untung martabak mang Dadang masih ada, kalau enggak berabe nih " ujar Azka menggerutu sambil memfokuskan pandangannya
sampai saat Azka melewati klinik, Azka terkejut melihat ada seorang wanita yang menyebrang jalan tanpa melihat kanan kiri
citttt........
suara decitan ban mobil Azka terdengar nyaring karena ia sempat melajukan mobilnya lumayan cepat
argh.....
" mbak anda baik-baik saja kan, maaf tadi saya juga terkejut, anda juga tidak lihat kanan kiri saat menyeberang jalan. sekali lagi ma...AF " Azka seketika terdiam
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ceklek
Nisa mengalihkan pandangannya pada pintu kamar yang terbuka. terlihat wajah Azka seperti orang linglung, itu membuat Nisa cemas melihat kedatangan suaminya. Nisa khawatir terjadi sesuatu pada Azka karena Azka berada di luar lebih dari 2 jam lamanya
__ADS_1
" mas kamu kenapa?? kenapa kayak orang bingung gitu?? terjadi sesuatu kah mas " tanya Nisa tampak raut wajah khawatir lalu mendekat ke arah Azka
" hemm..... enggak kok sayang, enggak apa-apa " bohong Azka mencoba tersenyum manis namun malah terlihat aneh" ini pesanan kamu, ayo kita duduk dulu. di makan dulu, maaf ya aku terlalu lama pulangnya. tadi ada perbaikan jalan jadi harus keliling cari jalan pulang " bohong Azka lagi yang tersenyum kaku
" kamu yakin mas, yakin enggak terjadi sesuatu " tanya Nisa serius menatap lawan bicaranya dan di balas gelengan lemah dari Azka
" mas kalau ada masalah tolong bicara sama aku, agar aku bisa nolong kamu atau setidaknya bisa kasih sedikit solusi. dalam rumah tangga itu perlu di tanamkan kejujuran, kepercayaan dan kesetiaan. aku harap kamu tanamkan itu semua karena aku juga tanamkan prinsip itu. bisakah mas " ujar Nisa mencoba tersenyum meski ia bisa melihat ada kebohongan di mata sang suami
" insya Allah sayang, sudah di makan dulu nih martabak yang kamu minta. tadi katanya anak kita laper " ujar Azka mengalihkan pembicaraan
" emmtt..... baiklah, eh tapi sepertinya aku udah enggak laper deh mas. tadi kelamaan nunggu mas jadi aku udah kenyang minum susu. bobok aja yuk " ajak Nisa tersenyum menarik tubuh Azka untuk ikut berbaring
" baiklah " sahut Azka tersenyum lalu memeluk tubuh Nisa erat untuk membuat tubuhnya nyaman setelah tadi ia berbohong pada Nisa
sedangkan Nisa terdiam di pelukan suaminya, Nisa bisa merasakan ada yang tidak beres dengan suaminya. tapi apa?? ia jadi menebak-nebak dalam pikirannya " kamu kenapa mas?? ada apa?? kenapa aku merasa kamu sedang menyembunyikan sesuatu?? apa yang kamu sedang kamu pikirkan?? " batin Nisa bertanya-tanya hingga ia terlelap kembali setelah merasa capek dengan pikiran-pikiran buruk
" maaf sayang, maaf mas terpaksa membohongi kamu. mas harap kamu tidak membenci mas. mas terpaksa sayang, mas juga berharap kamu tidak akan pergi tinggalin mas sendiri" batin Azka merasa begitu sakit telah membohongi wanita yang di cintainya
" mas harap ini tidak akan lama " batinnya lagi lalu kembali memeluk erat tubuh Nisa yang selalu memberikan kenyamanan untuknya dan menit selanjutnya ia pun terlelap
...****************...
__ADS_1
akhirnya bisa up lagi, maaf ya kalau besok enggak up. emak enggak bisa pastikan update tiap hari, emak juga lagi pencari cuan😁😁 eh bukan pencari sih tepatnya pejuang receh🤣🤣🤣