Tante, Jadi Mama Aku Ya

Tante, Jadi Mama Aku Ya
rencana


__ADS_3

tok tok tok......


assalamualaikum.........


" wa'alaikumsalam....... sebentar " sahut mama Ina berjalan berlari pelan untuk membuka pintu tamunya


ceklek


" Eh nak Azka, ayo masuk yuk " ajak mama Ina sambil membuka pintu lebar


" terima kasih Bu, em...... qila nya sudah bangun kan Bu??? " tanya azka pada mama Ina setelah mencium punggung tangannya sambil mengikuti kemana calon ibu mertuanya


" belum, kamu panggil mama aja ya sama seperti Nisa memanggil mama, sama om juga. kamu panggil papa saja, biar makin akrab gitu. Oya apa biasa nya kalau pagi qila susah di bangunkan juga?? " tanya mama Ina pada Azka " silahkan duduk, kita sarapan bersama " tambahnya lagi


" silahkan duduk nak Azka " ujar papa nisa sambil tersenyum ramah

__ADS_1


" terima kasih ma pa, enggak ma. biasanya saya tidak pernah membangunnya. malah kadang ia yang bangunin Daddy nya " sahut Azka setelah sebelumnya mencium punggung tangan calon papa mertua dan mulai mendudukkan bokongnya


" loh kok bisa hari ini qila susah banget mama bangunin, kesel mama tadi. udah teriak-teriak bangunin tuh bocah dua, sampai serak nih suara mama " gerutu mama Ina mengingat kejadian tadi


" biarkan saja ma, mumpung weekend. nanti kalau lapar pasti mereka bangun " ucap suaminya menggeleng gelengkan mendengar istrinya gerutu sedangkan Azka tersenyum melihat calon ibu mertuanya


" ih...... ini semua gara-gara papa yang selalu memanjakan Nisa. jadi dia paling malas bangun pagi " ucap mama ina yang selalu kesal saat Nisa sulit di bangun kan


" Lah .. kok jadi papa yang disalahkan" sahut papa Nisa yang tidak mau disalahkan


" oh iya kalian jadi akan pergi jalan-jalan hari ini?? mau pergi kemana emangnya?? " tanya papa nisa pada Azka sambil memakan sarapannya


" Rencananya mau jalan ke mall aja pa. qila mau main kesana, katanya mau main bareng Nisa " sahut Azka yang juga memakan sarapannya


" oh..... kayak sekalian mau PDKT juga nih " goda mama Ina yang di jawab anggukan dan senyuman terbaiknya

__ADS_1


" ya sudah, hati-hati di jalan. tolong jaga anak papa ya, dia itu sedikit ceroboh orangnya " ujar papa Nisa pada Azka yang di jawab "iya" oleh Azka


" eh eh...... enak saja papa bilang Nisa ceroboh, terus untuk apa papa minta tolong jaga kan Nisa. Nisa udah gede pa, Nisa bisa jaga diri nisa sendiri " sahut Nisa berjalan bersama qila menuju meja makan


sedangkan Azka terpaku melihat penampilan Nisa pagi ini yang hanya memakai celana pendek ketat di tutupi baju oversize berwarna putih dengan menggulung rambutnya asal yang menambah kesan seksi. hingga kesadarannya kembali ketika mama Ina berbicara


" nah ini dia orangnya yang di bicarakan dari tadi. kamu itu udah gede udah mau jadi istri Nisa. mbok ya kalau bangun pagi jangan sampai mama bangunin kamu terus " ucap Mama Ina yang kesal kembali melihat putrinya


" Hem .... iya ma " jawab Nisa singkat lalu pandangannya beralih pada qila " kamu mau sarapan apa qila?? nasi goreng atau roti saja?? " Nisa bertanya pada qila


" nasi goreng sama telur dadar aja Tan, qila enggak kenyang kalau makan roti aja " sahut qila setelah meminum susu hangat yang di berikan Nisa tadi.


Azka, dia senang melihat anak nya yang terlihat bahagia bersama Nisa. anak sekarang lebih ceria, walaupun Nisa dan qila sering berdebat namun nisa tetap menunjukkan rasa sayangnya pada qila. Azka bersyukur akhirnya qila bisa kembali bahagia, bisa merasakan kasih sayang dan pelukan seorang ibu walaupun bukan dari ibu kandungnya. Azka berharap akan seperti ini selamanya dan membuat nisa jatuh cinta padanya seperti dirinya yang sudah jatuh cinta sedalam dalamnya dengan pesona Nisa


mampukah Azka meluluhkan hati Nisa?? atau ia harus menyerah karena cinta Nisa pada Angga terlalu besar??πŸ€”πŸ€”

__ADS_1


yuk ikuti karya emak☺️☺️ jangan lupa jempolnya πŸ‘πŸ‘ biar emak semangat 😁😁


__ADS_2