Tante, Jadi Mama Aku Ya

Tante, Jadi Mama Aku Ya
penyelesaian


__ADS_3

sekembalinya Nisa dari kamar tamu, ia tampak melamun. entah apa yang ada di pikirannya, yang jelas Azka hanya bisa menatap sendu ke arah Nisa yang termenung menatap jendela.


" kalau kamu enggak setuju ngasuh bayi itu mas enggak masalah, yang. ibunya juga hanya berpesan untuk membawanya ke panti, aku bisa menjaganya dari jauh. dan menjalankan amanah bisnis untuk mereka. maaf kalau beberapa hari lalu sikap maupun perlakuan mas kurang berkenan, yang. mas hanya bingung dengan keadaan. kalau gitu mas pamit ya, mas mau bawa bayi itu ke panti dulu. kalau urusannya sudah selesai mas segera kembali" ujar Azka panjang lebar setelah terdiam lama.


" cup.. mas pergi dulu ya " pamit Azka mengecup kening Nisa sambil mengusap puncak kepala Nisa


tersadar dari lamunannya, dengan cepat Nisa menangkap pergelangan tangan Azka " tunggu " ucap Nisa


" huff...... baiklah setelah aku pikirkan lagi, memang sebaiknya kita aja adopsinya. tapi ada syaratnya " ujar Nisa tanpa menatap wajah Azka

__ADS_1


mendengar ujaran dari Nisa, Azka pun merasa sedikit lega. bukan apa-apa, Azka hanya merasa kasihan melihat nasib anak dari mantan istrinya dulu. setidaknya jika anak itu di besarkan dengannya akan mengurangi beban yang harus kesana kemari dan ia akan dapat kasih sayang darinya juga Nisa.


" terima kasih sayang, apapun persyaratan yang kamu minta pasti mas wujudkan. bukan mas masih mencintainya tapi memikirkan nasibnya saja. mas sangat mencintai mu sayang, kamu terlalu berharga untuk mas duakan. jadi jangan pernah berpikir negatif tentang mas ya. dan mas harap kamu mau menyayangi nya seperti anak kita sendiri " ujar Azka tersenyum memeluk tubuh Nisa dengan erat, menyalurkan rasa bahagia yang di rasakan nya


" iya mas, maaf kalau aku selalu overthinking. aku hanya selalu merasa was-was, aku takut kamu juga mengkhianati aku mas. aku trauma dengan itu semua mas hiks hiks... " sahut Nisa dengan nada bergetar menahan tangisnya agar tidak pecah


" sudah jangan menangis, mas ngerti kekhawatiran kamu, trauma kamu. mas juga salah karena tidak mengatakan sejujurnya dan dengan semua masalah yang terjadi, kita jadikan ini semua pelajaran agar ke depannya rumah tangga kita jadi lebih baik lagi. ayo kita mulai hubungan ini dari awal, kita perbaiki semuanya " ucap Azka tersenyum mengelus lembut kedua pipi nisa


" tentu sayang, kamu mama nya sekarang. jadi kamu berhak memberikan nama untuknya, kamu juga kan yang akan merawatnya. emm.... seperti kamu juga membutuhkan bantuan baby sitter untuk menjaga baby-baby kita. mas enggak mau kamu kelelahan mengurus ketiga anak-anak kita. lagi pula mas juga enggak mau tersisih karena kamu terlalu fokus ngurus anak-anak " ucap Azka tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya genit

__ADS_1


"ish..... kamu ini ya mas, sempat-sempatnya mikir ke sana " sahut Nisa menepuk pelan lengan kekar suaminya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


tepat sebulan setelah kejadian, kehidupan rumah tangga mereka mulai membaik. dan hari ini baru akan di adakan aqikah anak-anak mereka, karena baru kemarin surat adopsi bayi Cherly di terima mereka


" ma, adek bayinya mau di kasih nama siapa sih " tanya qila dengan wajah masam, karena sudah berulang x bertanya tapi selalu Nisa jawab nanti kakak akan tau saat aqikah dedek bayi


setelah sekian purnama akhirnya emak bisa up juga 😁😁

__ADS_1


akibatnya kelelahan kerja jadi agak malas untuk ngetik 😁😁 kalau ide nulis ada dari kemarin-kemarin tapi ngetiknya malas betol🤣🤣


__ADS_2