
pesta telah usai setengah jam yang lalu, kini kedua anak manusia sudah berada di kamar mereka yang di hiasi begitu indah
" mas kita enggak salah masuk kamar kan " tanya Nisa takut salah kamar, karena kamar ini terlalu indah untuk mereka beristirahat
" tidak dong nis, memang aku yang meminta kamar kita di hias seindah mungkin. bagaimana apa kamu suka?? " tanya Azka merangkul pinggang Nisa, dan di angguki kepala oleh Nisa
.
" kamu terlihat sangat cantik malam ini, em lebih baik kamu bebersih dulu. aku tahu pasti kamu kurang nyaman kan seharian berdiri saja " ujar Azka tersenyum lalu menunjukkan kamar mandi mereka
" ya udah nisa mau bebersih dulu, oh iya mas baju ganti ku di mana ya?? " tanya Nisa bingung
" coba kamu buka saja lemari itu " ujar Azka lagi terduduk di sofa sambil membuka baju atasannya
" oh ya udah " ucap Nisa berlalu menuju lemari untuk mengambil baju gantinya
" mana enggak ada kok baju tidur gue, ini baju siapa lagi bentuknya macam gini. apa enggak takut masuk angin yang pake ya " ucap Nisa pelan yang di dengar sendiri. karena merasa tidak menemukan baju miliknya, segera ia mencari handphone untuk menghubungi sang mama
__ADS_1
" loh kok mau kema sayang?? " tanya Azka bingung melihat Nisa hendak keluar
" baju aku enggak ada di sana mas, yang ada baju kurang bahan milik orang yang ke tinggalan mas. aku mau minta ibu aja deh " ujar Nisa pelan karena sudah merasa lelah dan mengantuk
" masa sih ada pakaian milik orang lain, coba mas lihat dulu?? " Azka beranjak dari duduknya yang kini hanya mengenakan kaos dan celana bahan. tiba membuka lemari Azka di buat tersenyum melihat baju-baju dinas malam itu" sayang sini deh " panggil Azka tersenyum lembut "coba kamu pakai pasti cantik, ini mungkin mama sengaja belikan baju ini agar kamu semakin tampak cantik dan indah " ujar Azka nyeleneh
" enggak ah mas, aku bisa masuk angin nanti. " tolak Nisa, walaupun Nisa sering tidur memakai celana short pendek dan terkadang hanya pakai kaos tipis tapi tidak setipis ini juga
" udah pakai aja, kasihan kalau mau cari mama lagi. mungkin sekarang mereka sedang istirahat bahkan tidur. sudah sana " paksa Azka tersenyum mendorong pelan tubuh Nisa menuju kamar mandi
30 menit berada di kamar mandi Nisa tidak kunjung keluar membuat Azka bangkit dari duduknya. dia sudah gerah dan juga cemas melihat istrinya tidak kunjung keluar.
" iya ini juga udah selesai mas " sahut Nisa dari dalam kamar mandi
enggak tau apa kalau gue risih pake ginian. gimana kalau dia nyangka gue godain dia. kalau gue keluar gini aja bisa-bisa langsung di grep-grep gue batin Nisa mengomel tidak jelas. aha pakai ini aja pekik Nisa dalam hati saat melihat handuk kimono
ceklek
" udah" tanya Azka menatap wajah segar istri nya " kenapa pakai handuk lagi saya, baju tadi mana " tanya Azka bingung yang memang ingin melihat Nisa menggunakan baju dinas malam
__ADS_1
" ada di dalam kimono mas, rambut ku kan basah jadi biar enggak ikut basah aku lapisi kimono" alasan Nisa " sudah mandi sana bebersih dulu" ujar Nisa tersenyum mendorong tubuh Azka masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Azka tersenyum mengiyakan saja
" huff.... untung gue ada alasan. mesti buru-buru nih gue siapin dulu baju dia, baru gue juga buru tidur" ujar Nisa buru-buru karena hendak tidur lebih dulu, dia masih merasa takut untuk melakukan MP
" selesai" ujar Nisa naik ke ranjang bersiap untuk tidur
ceklek
Azka di buat tersenyum melihat Nisa sudah terbaring di ranjang dengan mata terpejam. pelan tapi pasti Aska mendekat memakai celana pendeknya lalu ikut menaiki ranjang untuk ikut berbaring di sana
" sudah tidak ya sayang, Hem.... padahal ini malam pertama kita loh " goda Azka tersenyum sambil mengendus leher belakang Nisa " kamu wangi banget, pakai sabun apa sih" lagi-lagi Azka mencium titik sensitif gadis itu, dan kini tangannya menyelip di balik selimut mulai berani meraba ke arah dada Nisa
" aku tahu kamu belum tidur sayang" bisik Azka tersenyum tepat di telinga gadis itu yang kini tubuhnya meremang
" apaan sih mas, tangannya di kondisikan ah. aku mau tidur nih ngantuk " ujar Nisa pura-pura kesal padahal tubuhnya menikmati sensasi sentuhan itu
dengan segera Azka merubah tubuh Nisa menjadi terlentang, dan ia kung**Ng Nisa di bawahnya
" kamu mau tidur ya? " tanya Azka mengelus pipi Nisa dengan ibu jarinya. lalu mendekatkan wajahnya pada Nisa " secepat itu, apa kamu tidak ingin berkenalan dengan adik kecil mas " ujar Azka pelan sambil tersenyum melihat begitu dekatnya jarak mereka
__ADS_1
" adik?? mas punya adik?? " tanya Nisa polos