Tentangmu, shaquella

Tentangmu, shaquella
bab 16. citra?


__ADS_3

Assalamualaikum semua, aku datang lagi membawa episode BARUU hehe.


jangan bosan bosan yaaa, jangan lupa vote and komen jugaa makasihh gusy.


***


pagi ini setelah mengantar Anaya ke rumah sakit farel bergegas melajukan mobilnya menuju kampus, hari ini dirinya ada jadwal mengajar di kelas pagi sehingga ia harus cepat cepat menuju kampus agar bisa manyiapkan bahan untuk mengajar.


tepat pukul 08.00 kelas dimulai, farel masuk kedalam kelas yang sudah dipenuhi oleh para mahasiswa dengan langkah tegap farel berjalan menuju mejanya dan mulai mengajarkan materi hari ini.


"oke, kalian bisa kerjakan tugas ini berpasangan kalau sudah selesai jangan lupa dirangkum sedetail mungkin dan lusa kumpulkan dimeja saya" ujar farel.


"baik pak" 


"baiklah saya tutup kelas hari ini sampai bertemu dijadwal selanjutnya selamat siang" farel melangkahkan kakinya keluar kelas menuju kantin kampus.


"permisi pak farel?" Panggil seorang mahasiswa yang berada di sebelah farel, sontak dirinya berhenti dan menoleh ke arah beberapa mahasiswa tersebut lalu tersenyum tipis.


"iya?" 


"untuk bimbingan yang saya omongin waktu itu bagaimana pak?" 


"ah saya hampir lupa, nanti setelah ashar kalian boleh mampir ke rumah saya" 


"baik pak, terimakasih" farel mengangguk, kemudian pergi meninggalkan mereka.


tujuan farel sekarang adalah kantin kampus sebelum pulang dia berencana untuk mengisi perutnya terlebih dahulu.


Farel duduk disalah satu meja yang berada pojok, sambil menunggu pesanannya datang.


farel mengeluarkan ponselnya berniat untuk mengganggu sang istri dengan cara menelfonnya.


panggilan diangkat oleh naya.


📞: Assalamualaikum mas, kenapa?"


 


Sapa Naya di seberang sana, dengan 


senyuman lebarnya farel menjawab.


waalaikumsalam sayangku, 


lagi ngapain??


📞: ini baru aja habis rapat tadi


oh, oke cintaa


Cintaku jangan kecapean ya


Nanti dedek bayinya ikutan capek.


📞: Mas kenapa sih


kesambet apaan dikampus?


kesambet cintanya

__ADS_1


Dokter Naya yang cantik ini.


📞: Ih udah deh mas 


Geli tau dengernya 


ih ayang jahat 


📞: Mas udah ya, mending


Perbanyak istighfar gih


siapa tau beneran kerasukan 


Kampus, aku mau periksa


Pasien dulu, assalamualaikum.


yah nay belum habis,


Waalaikumsalam


Farel terkekeh gemas, ia telah berhasil mengganggu istrinya hari ini, pasti istrinya sekarang sedang mencak mencak karena kesal, membayangkan wajah kesal naya farel menjadi gemas sendiri.


tak lama makanan yang dipesan farel telah tiba, dengan segera ia memakannya dan bergegas untuk pulang, mengingat bahwa jadwalnya mengajar sudah selesai.


"farel? ih bener kan farel ini?" farel menoleh kearah asal suara didepannya terdapat seorang gadis berambut sebahu sedang tersenyum manis kearahnya, ia mengernyit sebentar untuk mengenali siapa sosok didepannya ini.


"eh citra ya?" gadis itu menganggukkan kepalanya singkat.


"boleh gabung?" Tanya gadis yang bernama citra itu kepada farel.


"Boleh, duduk aja cit" farel mempersilahkan citra untuk duduk dikursi tepat dihadapannya hanya terhalang meja saja.


"haha iya cit, engga jadi kuliah diluar engga diizini bunda soalnya" jawab farel.


"kamu sendiri ngapain kesini?"sambungnya.


"disuruh jadi penggantinya pak Aryo yang baru aja meninggal Minggu lalu" farel hanya menganggukkan kepalanya mengerti.


"oh berarti jauh dari keluarga dong, kamu tinggal dimana?" Tanya farel penasaran, pasalnya gadis didepannya ini berasal dari Surabaya dan kini pindah ke Jakarta untuk bekerja.


"di apart rel, bekas sepupu sih dia udah pindah ikut suaminya" 


"Oh" setelah itu tidak ada lagi percakapan diantara keduanya karena pesanan citra sudah datang dan mereka berdua sama sama fokus dengan makanannya masing masing.


"**"


"cit aku pulang dulu ya, ada bimbingan mahasiswa soalnya" pamit farel ketika ia sudah selesai makan.


"iya, eh tapi boleh minta tolong gak rel?" Citra berujar sambil memilin ujung baju yang ia kenakan.


"apaan? kalo aku bisa bantu ya dibantuin" 


"tolong anterin aku pulang dong, ojolnya cancel mulu dari tadii" ucap citra sambil menunjukkan layar ponselnya kepada farel.


"oh oke, ayo." 


Farel berjalan menuju area parkiran diikuti citra disampingnya, kenapa keduanya bisa akrab dan farel dengan senang hati membantu citra? itu karena farel dan citra dulu bersahabat saat masih kuliah dan mereka berpisah karena citra harus kembali ke Surabaya tempat asalnya.

__ADS_1


"apart kamu dimana cit?" tanya farel, keduanya kini sudah berada didalam mobil.


"liat ponsel aja udah aku shareloc, kalo lewat ngomong gini agak belibet, baru pertama tinggal soalnya" farel mengangguk lalu mengeluarkan ponselnya dan melihat arah lokasi apart citra.


"btw rel, kamu udah punya pacar atau tunangan atau apa gitu?" 


"kenapa nanya gitu?" 


"ya nanya doang sih, siapa tau udah punya" farel melirik citra sekilas lalu kembali fokus kejalanan.


"saya udah punya istri" citra menatap farel tidak percaya.


"ah boong ya, dosa tau" ledek citra


"saya serius, saya udah menikah udah jalan hampir lima bulan" 


"ih serius? nama istri Lo siapa? Cantik gak? Kerja atau ibu rumah tangga?" cerocos citra kelewat kepo.


"iya serius, namanya naya, anaya shaquella, cantik banget bahkan bidadari aja lewat" 


"ah masa, jadi kerjaannya? Beneran ibu rumah tangga?" 


"iya dia ibu rumah tangga, sekaligus dokter spesialis jantung" 


"wihh keren" Hening tidak ada percakapan setelahnya, farel fokus menyetir dan citra yang fokus dengan fikirannya sendiri.


"udah nyampe" citra menoleh kesekeliling, benar mereka sudah sampai diparkiran apartemen tempat dimana citra tinggal.


"oke thanks rel, btw mau mampir?" 


"engga makasih" 


"yaudah kalau gitu, kapan kapan boleh lah ya main kesini" 


"insya Allah" citra mengangguk kemudian membuka pintu mobil dan berjalan menuju area loby apartemen, sementara farel kini mulai melajukan mobilnya meninggalkan area apartemen menuju rumahnya.


*** 


"selamat siang dokter Naya" Naya menoleh lalu tersenyum ketika mendapati seorang gadis berdiri didepannya dengan senyuman manis andalannya.


"siang juga zira, mau dicek sekarang?" gadis bernama zira itu mengangguk semangat.


"oke" Naya mulai mengecek keadaan gadis yang beberapa hari lalu pernah ditangani oleh Naya karena mengidap menyakit jantung koroner.


"kondisi jantung kamu baik baik aja, jangan kecapean ya, dan harus sering minum obat sama minum air putih, olahraga juga jangan lupa tapi yang ringan ringan aja, kalau ada yang sakit langsung bilang sama mama papa, hubungi dokter boleh juga" jelas naya panjang lebar.


"iya, baik dokter" 


"ini resep obat yang harus kamu ambil" Naya memberikan selembar kertas resep pada zira.


"terimakasih dok, saya permisi assalamualaikum" pamit gadis itu lalu melenggang pergi setelah mendapatkan Naya menjawab salamnya.


"semoga Allah mengangkat segala penyakitmu, zira" lirih Naya sembari menatap punggung kecil zira yang mulai menjauh.


***


Sampe sini dulu, semoga engga bosan yaa, fyii ini detik detik atau menit menit menuju konflik wkwk.


Oh ya aku ada buat au juga, cari aja @arifasafi1 di twitter

__ADS_1


Makasii.


Wassalamu'alaikum...


__ADS_2