
Assalamualaikum man teman makasii buat yang udah mampirr jangan lupa ninggalin jejak dengan cara like and komennyaa.
happy reading 💐💓
\*\*\*
malam sudah semakin larut namun kedua insan lawan jenis tersebut seolah tidak memperdulikannya, sudah hampir satu jam lamanya citra dan farel duduk disalah satu kursi panjang yang berada di taman kota dengan obrolan panjang mereka, ah hanya citra yang sedari tadi berceloteh farel hanya menyahut sepentingnya saja.
meski raganya sedang berada di taman dengan sang sahabat semasa kuliah dulu tapi pikirannya senantiasa menuju istri tercintanya, sedang apa Naya sekarang? apakah dia sudah makan? apa Naya menunggunya pulang? ah rasanya farel ingin segera pulang namun, ia tidak enak hati terhadap citra pasalnya gadis itu terlihat sangat antusias sekarang.
"rel kamu denger gak sih aku ngomong?" lamunan farel seketika buyar ketika mendengar nada bentakan yang berasal dari gadis disampingnya.
"iya denger" sahut farel, citra mencebikkan bibirnya kesal.
"iyi dingir, ah udah deh aku mau pulang tapi beli jus dulu ya" farel mengangguk menanggapi ucapan citra barusan, keduanya bangkit dan berjalan kearah beberapa penjual dipinggiran taman dan berdiri di gerobak penjual jus buah.
"mbak jus alpukat nya satu ya, kamu mau ga rel?" farel menggeleng.
keduanya duduk dikursi yang telah disediakan oleh penjual, hening menyapa mereka hanya ada suara blender yang berdengung yang terdengar baik citra maupun farel sama sama tidak ada yang membuka pembicaraan.
"neng ini jusnya" citra berjalan kearah ibu ibu penjual jus hendak memberikan uang namun farel dengan cepat menyodorkan uang sebesar lima puluh ribu rupiah kepada ibu ibu tersebut.
"kembaliannya ambil aja buk" ucap farel.
__ADS_1
"Alhamdulillah terimakasih den, neng. kalian baik banget semoga cepat dikasih momongan ya"
"kita permisi dulu buk, mari assalamualaikum" keduanya segera melangkah menuju parkiran dan segera masuk kedalam mobil.
"semoga cepat dapat momongan dikira kita suami istri apa" gumam citra yang bisa didengar oleh farel namun lelaki itu tidak memperdulikannya ia hanya fokus menyetir mobil agar bisa mengantar citra kembali ke apartemen dan ia bisa cepat cepat sampai ke rumah untuk menemui istri tercintanya.
"makasi buat malam ini rel" ujar citra ketika mobil yang dikendarai farel sudah memasuki parkiran apartemen tempat citra menetap.
"iya sama sama"
"yaudah kalau gitu aku masuk dulu, kamu hati hati dijalan ya" farel hanya berdehem, lalu ia kembali mengendarai mobilnya membelah jalanan ibu kota yang sudah lumayan sepi karena malam sudah larut.
***
"kasian, cape banget pasti bisa sampe ketiduran disini" farel mematikan laptop milik naya tidak lupa menyimpan data yang sudah dirangkum oleh sang istri lalu membereskan beberapa berkas berkas yang berserakan, dengan perlahan ia mengangkat tubuh naya membawanya kedalam kamar agar sang istri bisa beristirahat dengan nyaman.
farel membaringkan tubuh Naya dengan hati hati ke atas kasur, setelah mengatur posisi agar tidurnya nyaman farel menarik selimut untuk menutupi tubuh Naya agar dia tidak kedinginan.
"tidur yang nyenyak humairaku, maafin mas udah buat kamu menunggu hingga ketiduran seperti ini, padahal kamu lebih penting dari yang lainnya tapi mas malah lebih menurutinya" farel mengelus pipi mulus sang istri dengan lembut, ia memandangi wajah damai sang istri yang tidak pernah membuatnya bosan untuk memandangi wajah cantik itu.
farel bangkit lalu mencium kening Anaya lamat, kemudian mencium kedua pipi chubbynya lalu pindah ke hidung mancung milik naya dan yang terakhir adalah benda favoritnya yaitu bibir mungil naya yang seolah menjadi candu bagi farel.
"mas kebawah dulu ya" setelah mengucapkan itu farel berjalan keluar dari kamarnya dan menuju dapur ia ingin makan malam dulu karena saat diapart ia tidak memakan apapun, jadilah sekarang perutnya berbunyi minta diisi.
__ADS_1
setelah makan dan mencuci piring farel kembali masuk kedalam kamarnya lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa sangat lengket, setelah itu ia melaksanakan sholat isya yang sempat tertunda tadi, selesai melaksanakan sholat isya farel melanjutkan dengan membaca ayat suci Al-Quran sesekali ia melirik naya yang sangat tenang dalam tidurnya farel tersenyum melihatnya, hatinya selalu menghangat ketika menatap wajah sang istri.
Jam menunjukkan pukul 00.05 pagi farel menyudahai acara tadarusanya ia meletakkan kembali Alquran itu keatas meja dan melipat sajadahnya, farel mengganti bajunya menjadi piyama lalu ikut berbaring disamping Naya yang masih terlelap memeluk pinggang ramping sang istri lalu membacakan beberapa doa doa dan shalawat nabi tak lama farel pun mengikuti sang istri menuju alam mimpi.
***
dilain tempat citra masih terjaga meski sudah larut malam namun gadis itu nampak kesusahan untuk tertidur, ia duduk diatas ranjangnya sambil memainkan ponselnya, bibirnya tertarik keatas membentuk senyuman miring khas andalannya ketika melihat foto seorang pria dan wanita sedang tersenyum manis kearah kamera.
"Kamu ingkar janji rel, katanya setelah lulus S2 dan sudah mendapatkan pekerjaan tetap kita akan menikah, tapi buktinya kamu sekarang sudah bahagia dengan istrimu yang sialnya itu bukan aku" gumam citra lirih, air matanya dengan perlahan luruh membanjiri pipi mulusnya yang lumanyan tirus.
beberapa kenangan dimasa lalu kembali dilintas fikirannya, rasanya ia ingin mengulang saat dimana dia baru pertama kali bertemu dengan sang sahabat, seharusnya citra tidak mengambil study diluar negri agar dia bisa menikah dengan lelaki yang dia cintai, namun semua telah terjadi karena pilihannya sendiri, citra lebih memilih melanjutkan S2 nya di Amerika dibanding mau menikah dengan pria yang senantiasa bersamanya, pria dengan wajah yang tampan tubuh yang sempurna, sosok yang lemah lembut,Sholeh, ramah, memuliakan perempuan, mapan, siapa yang tidak ingin menikah dengan pria seperti itu?.
citra menginginkannya namun, tekadnya untuk melanjutkan pendidikan sudah sangat bulat tidak mungkin dia melenyapkan mimpinya sedari masih duduk di bangku sekolah dasar, apalagi dia mempunya kesempatan besar untuk bisa melanjutkan study dikampus impiannya, yea dia mendapatkan beasiswa citra adalah gadis yang cerdas, cantik, ramah, tak bisa menyangkal jika ramai yang ingin meminangnya.
***
Temui aku diii
Instagram @firaacaramella
Tik tok @hiiismefira
baybay gess
__ADS_1
Wassalamu'alaikum wr.wb