Terjebak Dalam Tubuh Istri Yang Dibenci

Terjebak Dalam Tubuh Istri Yang Dibenci
Pierre Bilang Ingin Tidur Seranjang Denganku.


__ADS_3

Saat putaran terakhir Eric akhirnya memenangkan pertandingan, merasa tak terima sudah kalah Mr Black naik ke atas meja tangan pria itu menarik jas yang dipakai Eric.


"Bajingan! Apa kau bermain curang?! Tadi aku yakin sekali aku akan menang, brengsek!"


Eric berdiri bangun dari kursinya, mata tajam nya menatap intens mata Mr Black. "Welcome to the hell, tangan kanan Big Wolf!" bisik Eric yang hanya terdengar oleh Mr Black.


" SEMUA !!! Tangkap dia dan anak buahnya!!"


Semua orang menjerit saat para agen yang menyamar di kasino merengsek maju menyerang anak buah Mr Black. Agnes mengamankan para pengunjung kasino untuk keluar, setelah selesai wanita militer itu ikut bergabung dengan Harris dan agen lain yang ikut diturunkan dalam misi.


Tak lama semua anak buah Mr Black dikalahkan, Eric menggiring mereka semua ke tempat khusus di dalam kapal pesiar menunggu kapal kecil menjemput mereka semua, tim-nya akan membawa Mr Black dan anak buahnya ke markas.


"Misi Sukses!" ujar pelan Eric.


Bisik-bisik para penumpang kapal pesiar terdengar tentang keributan di kasino, tapi yang mereka tau salah satu penjudi marah karena kalah dan menyerang penjudi lawan main nya.


Amber sedang berada di ruang dansa, ia memberi alasan pada Pierre jika kakinya sakit dan tak bisa ikut berdansa. Kini Pangeran ke -3 itu sedang berdansa dengan wanita-wanita disana, ia sendiri sedang mendengarkan bisik-bisik tentang kasino seraya duduk menyesap minuman. Ia sangat yakin misi Eric berhasil, ia tak meragukan sedikit pun kemampuan lelaki itu. Apalagi dia mendengar suara Eric saat mengatakan misi sukses di earphone.

__ADS_1


Ia melihat Pierre selesai berdansa, pria itu menghampirinya. "Katlin, kamu sudah capek atau masih ingin berkeliling? Ada kolam renang, tapi karena kakimu sakit kita tak bisa kesana. Bagaimana jika kita makan malam lalu kembali ke kamar kita," ajak Pierre.


"Hm, oke."


Pierre maju membantu Katlin berdiri, ia merangkul pinggang Katlin mengajak wanita itu ke ruang makan. Setelah selesai, ia mengajak Katlin kembali ke kamar mereka.


Kini saat sudah berada di dalam kamar Amber kebingungan, apa yang harus ia lakukan berdua di kamar dengan Pierre?!


"Kamu lebih dulu mandi, badanmu pasti lengket, bukan?"


Seketika Amber memundurkan tubuhnya tanpa kentara, "A-aku mandi? Lalu kamu?"


"STOP!" Amber tak sengaja berteriak, "Ah, maaf. Aku hanya merasa capek... jadi..."


"Itu maksudku, Katlin. Aku juga capek, setelah kita berdua mandi kita bisa beristirahat tidur," ujar Pierre.


"Di ranjang yang sama?" tanya Amber.

__ADS_1


"Ya, di ranjang yang sama. Kenapa? Bukankah kamu yang menerima kemurahan hati Yang Mulia? Aku hanya menikmatinya sekarang," Pierre mengangkat bahu.


"Kita hanya tidur, kan?" tanya Amber kembali.


"Katlin... kenapa malam ini kamu banyak bertanya hal-hal yang nggak penting? Kita mandi saja lalu tidur, oke."


"Baik, aku mandi lebih dulu," Amber membuka koper menarik satu gaun tidur dan jubahnya lalu berjalan ke bathroom.


Setelah masuk ia mengunci kamar mandi, lalu menyalakan air di keran dengan deras. Setelahnya ia masuk ke dalam ruang kaca dan menutup pintu kaca, ia kemudian menyalakan alat komunikasi nya. Tadi saat di kamar ia mematikan sebentar, " Halo, singa jantan. Ini aku."


"Baby, kenapa kau mematikan alat komunikasinya? Bukankah aku bilang jangan pernah matikan? Saat melihatmu dalam rekaman Cctv kamu masuk ke dalam kamar berdua dengan pria itu, kau tau? Aku ingin berlari menerobos masuk ke sana lalu menembak kepala Pangeran itu!" Rutuk Eric.


"Calm capt... aku bukan nya ingin masuk ke kamar berdua dengan nya, tapi jika tidak masuk ke kamar yang sudah disiapkan untuk kami bukankah itu malah terlihat aneh. Sekarang aku bingung, Pierre bilang ingin tidur seranjang denganku. Aku harus bagaimana?"


"Pangeran brengsek! Aku akan mematahkan lehernya!"


"Eric, bisakah santai sedikit. Apa kau benar-benar akan membunuh seorang Pangeran? Itu tidak mungkin, kan? Jadi sekarang beri aku solusi."

__ADS_1


"Aku akan datang dengan penyamaranku sebaga**i room service. Tunggu!"


Amber mematikan earphone menaruh di atas wastafel, membuka seluruh pakaian nya. Lalu dengan cepat mengguyur tubuhnya di bawah air shower, benar-benar membersihkan tubuhnya.


__ADS_2