Terlambat Menyadari

Terlambat Menyadari
LAPORAN


__ADS_3

DI KANTOR


Seorang pria tampan dengan stelan jas abu-abu dan dasi berwarna biru dengan rambut yang tertata rapi tengah keluar dari mobil mewahnya kemudian melangkah dengan di ikuti 2 bodyguard bertubuh kekar.


Ketika ia memasuki sebuh kantor semua karyawan memberi hormat dengan menunduk pria itu adalah Rama pewaris tunggal sekaligus pemilik perusahaan ATHMAJAYA COMPANY .


Lalu ia terus melangkah ke lift khusus menuju lantai 20,sesampainya di sana semua mata menatapnya kagum terutama para wanita,kemudian seorang pria tampan berusia 24 tahun memberi sambutan kepadanya.


Selamat datang tuan.


ucap Rey /Reyhan Andara ia adalah adik kandung Melani Andara dan sekertaris sekaligus orang kepercayaan Rama untuk mengurus perusahaanya setelah Ken.


Hmmmb,


kamu nanti keruangan saya ada hal yang ingin saya bicarakan tentang penghianat itu,dan satu lagi bawa berkas laporan bulan ini.


ucap Rama.


Baik tuan.


ucap Rey


Kemudian ia masuk kedalam ruangannya.


Tuaaan Rama tampan sekali ya,


wanita yang menikah dengannya pasti beruntung.


ucap karyawan wanita yang sibuk membicarakan ketampanannya.


Tiba-tiba BRUAAAAKKK seorang wanita menabrak para karyawan yang sedang berbincang untuk melihat Rama.


ADUUUHH


tuan Rama tampan sekali,


sungguh aku rela memberikan tubuhku dengan sukarela walau pun hanya semalam.


ucap Risa wanita berusian 24 tahun ia adalah salah satu staff bagian keuangan yang di kenal genit.


cantik,body oke tapi sayang murah,memberikan tubuh dengan sukarela hanya demi sebuah ambisi dasar ******,


untung aku tidak jadi mendekatinya terimakasih Kak Ken kau telah menyadarkan ku.Gumam Rey melirik tajam kearah Risa.


KENAPA MENATAP KU SEPERTI ITU???


ucap Risa membentak menatap tajam.


Hei nona turun kan nada suara mu,


kau tau suara mu itu merusak telinga ku!


ucap Rey.


Bilang saja kau tidak suka karna aku tau kau menyukai ku kan?


ucap Risa.


sepertinya kau terlalu percaya diri nona,siapa juga yang menyukai mu aku melihat mu saja sudah sangat geli,apa lagi mendekati mu rasanya tubuh ku seperti di hinggapi seribu ulat bulu menjijikan.


ucap Rey.


Kau!!


lihat saja aku pasti bisa mendapatkan hati tuan Rama.


ucap Risa menggertak.


HAHAHAHA


apa kau yakin?


saran ku lebih baik kau urungkan niat mu,


karna tuan Rama sudah menikah.


ucap Rey terkekeh.


HAAAAAAAAAHHHHH


ucap karyawan wanita yang terkejut.


Ss-sudah me-menikah?


ucap Risa terbata-bata karna terkejut.


Hei kalian semua berisik sekali lagi pula tidak perlu sekaget itu,


tuan Rama itu pria normal yang butuh pendamping lebih baik kalian kembali berkerja atau akan ku laporkan kepada tuan Ken agar kalian semua diiiiiii.


ucap Rey.


Pecat!!


ucap Ken yang tiba-tiba datang.


Mereka semua yang melihat Ken tiba-tiba ada di belakang Rey langsung berlarian ketakutan dan duduk di tempat kerja masing-masing.


Kenapa mereka semua berlari?


ucap Ken tanpa rasa bersalah.


Dasar sialan datang tiba-tiba dan muncul seperti hantu.


ucap Rey terkejut dengan mengusap dadanya.


Apakah kau terkejut dan apakah kau pernah melihat hantu?


ucap Ken.


Iya sangat terkejut dan aku pernah melihat hantu,


dan kau tau hantu itu persis ada di hadapan ku ya itu kau.


ucap Rey membentak.


HAHAHA


jika hantunya aku,

__ADS_1


ku pastikan kau akan rela mati sendiri tanpa aku menghantui mu.


ucap Ken terkekeh.


Kau ini!!


akh sudah lah apa kau ingin menemui tuan Rama?


ucap Rey bertanya.


Iya untuk LAPORAN,


apa kau juga ingin menemui tuan Rama? ucap Ken.


Iya kak,


ayo kita bareng!


ucap Rey.


OKE!


ucap Ken dengan mengangkat kedua alisnya.


Kemudian mereka berdua bersama-sama masuk ke dalam ruangan atasannya tersebut.


TOK TOK TOK


suara ketukan pintu


MASUK!!! ucap Rama.


CKREEEEKKK


pintu di buka


Permisi tuan.


ucap Ken kemudian masuk di ikuti dengan Rey.


Ya bagaimana beres?


ucap Rama.


Beres tuan


(kemudian mengeluarkan sebuah amplop dari saku jas lalu memberikannya)


sesuai permintaan tuan.


ucap Ken


Di raih lah amplop tersebut kemudian membukanya,


di dalamnya terlihat sebuah foto,


lalu di keluarkan lah foto tersebut dan seketika ia membulatkan mata karna terkejut


melihatnya.


WAW


apakah dia yang melakukannya?


ucap Rama.


Benar tuan sesuai permintaan tuan,


untuk mengetes kemampuannya.


ucap Ken.


ya tuhan kenapa hidup ku berada di antara


orang-orang aneh yang mempunyai kepribadian dan kahlian ganda seperti mereka.


Gumam Rey.


Jujur saya sangat senang dengan hasil kerjanya,


istri mu sendiri belum tentu bisa melakukan pekerjaan ini bukan,


ternyata dia wanita yang unik sudah membunuh masih sempat berkarya,


terimakasih tuhan kau masih menyisahkan 1 wanita iblis seperti dirinya untuk ku


(tersenyum licik),


saya rasa dia bukan seperti Killer Hand lagi melainkan seperti Killer Queen hahaha.


ucap Rama tertawa.


ya ampun mendengar julukkan kak melani saja sudah menyeram,di tambah dengan Killer Hand semoga saja dia tidak memiliki kepribadian ganda seperti kak Melani.


Gumam Rey


Apakah tuan ingin menggantinya?


ucap Ken


Saya rasa harus tentu tetap dengan izinya,


dan apakah menurut mu dia menarik?


ucap Rama.


Menurut saya sangat menarik tuan,apa lagi dengan wajah yang tertutup,


hanya menyisahkan tatapan matanya yang indah.


ucap Ken.


Benarkah?


selama ini di antara kalian tidak ada yang pernah melihat wajahnya?


ucap Rama.


Tidak ada tuan,sebab di dalam perjanjian tersebut ia meminta tidak ada yang mengusik privasinya dengan alasan demi kenyamanan sebuah pekerjaan.

__ADS_1


ucap Ken.


Baiklah,


beritau dia bahwa saya ingin bertemu denganya di markas sekarang,dan 1 lagi berikan dia bonus lebih.


ucap Rama.


Kemudian ia dan Ken melirik ke arah Rey yang termenung mendengarkan pembicaraan mereka.


Hey Rey,


apa kau takut mendengar nama Killer Hand?ucap Rama.


Aa-bukan begitu tuan,


melihat satu wanita seperti kak Melani saja sudah menyulitkan musuh ini di tambah dua ku rasa kalian semua cocok di jadikan kumpulan malaikat pencabut nyawa para penghianat.


ucap Rey


Seketika Rama dan Ken terkekeh mendengar ucapan Rey.


Mengapa tertawa padahal aku sedang tidak melakukan stand up comedy.


ucap Rey heran.


Kau ini sudah 4 tahun bekerja di sini ku kira kau akan semakin dewasa ternyara fikiran mu masih saja penuh dengan imajinasi.


ucap Ken terkekeh.


Sudah Ken kasian adik ipar mu,


baik lah Rey bagaimana soal penyelidikan.


ucap Rama.


Jadi begini tuan ketika aku mengikuti Rio dan Hendra di sebuah restaurant,


flashback on


Bagaimana Rio kamu berhasil bertemu dengan Rama?


ucap Hendra.


tidak kak aku tadi hanya bertemu dengan Reyhan sekertarisnya katanya dia sedang menjemput istrinya.


ucap Rio


tapi bukan kah anak buah mu sudah menghabisi wanita ****** itu?


ucap Hendra.


sudah kak bahkan dia di makamkan juga aku melihatnya,lalu siapa wanita yang nikahinya itu aku jadi penasaran.


ucap Rio.


Beberapa hari yang lalu aku melihat wanita


berparas cantik dan munggil tengah bersama Nyonya Wulan setau ku Rama tidak punya adik perempuan apa wanita itu istrinya dan aku menyimpan fotonya.


ucap Hendra.


Dia adik wanita ****** itu kak,


namanya Mona dan aku sebenarnya menyukainya tapi dia tidak pernah menyukai ku.


flashback off


Maaf tuan jika saya lancang,


saya rasa target mereka selanjutnya adalah nona Mona tuan,karna selain mereka dendam dengan tuan adiknya yang bernama Rio itu menaruh hati kepada nona tuan.


ucap Rey.


Apa bocah ingusan itu!!!


dia menaruh hati kepada Istri ku?


apakah kah istri ku pernah menjalin hubungan dengan bocah ingusan itu?


ucap Rama terkejut.


Maaf tuan menurut informasi yang saya dapat,


nona tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun jadi tidak mungkin tuan jika nona memiliki hubungan dengan Rio.


ucap Rey.


Ternyata istriku akan menjadi target mereka berikutnya,


bocah ingusan kau punya nyali juga untuk bersaing dengan ku,


tapi aku tidak akan pernah membiarkan mu merebut apa yang sudah menjadi milikku.


Gumam Rama.


Rey ku tugaskan kau untuk mencari tau apa yang sebelumnya terjadi di antara Istriku dan bocah ingusan itu,


sedang kau Ken kumpulkan seluruh anggota untuk membahas masalah ini karna firasat ku mengatakan bahwa masalah ini akan berujung dengan pertempuran.


ucap Rama.


Baiklah tuan,kami permisi untuk melanjutkan tugas.


ucap Ken dan Rey.


Pergilah!!


perintah Rama.


Kemudian mereka pergi meninggalkan ruangan tersebut sedangkan Rama ia merasa sangat emosi dan kesal mendengar pernyataan Rey tentang Rio yang menaruh hati pada Mona.


aku tidak pernah merasa takut dan selalu sanggup menghadapi kenyataan apa pun, tapi entah mengapa aku merasa sangat takut dan tidak sanggup jika sampai kehilangan mu Mona bahkan wajah dan senyum manismu sudah memenuhi isi kepalaku,


Tapi apa pun yang terjadi tak akan biarkan kau pergi dari hidup ku,


sudah untuk kedua kalinya aku kehilangan wanita yang sangat berarti dalam hidup, mulai sekarang dan seterusnya aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi untuk ketiga kalinya,


dan aku rasa kau telah membuat ku jatuh cinta pada mu.

__ADS_1


Gumam Rama.


__ADS_2