Terlambat Menyadari

Terlambat Menyadari
MENGAJAK TINGGAL BERSAMA


__ADS_3

Setelah mereka menyelesaikan ritual makan, Rama memulai permbicaraaanya.


Mona.


ucap Rama.


Haah i-iya kak.ucap Mona.


Adahal yang ingin ku bicarakan,dan apa pun itu aku harap kau tidak membantahnya.


ucap Rama.


Baiklah.ucap Mona.


Kau sudah menikah dengan ku dan sekarang kau adalah istriku jadi kau sepenuhnya adalah tanggung jawab ku,


aku ingin mulai sekarang dan seterusnya kau tinggal bersama ku,apakah kau tau aku selalu merasa tidak tenang dan tidak bisa tidur nyeyak meninggalkan mu di sini sendiri.


ucap Rama.


Tapi kak bagaimana jika orang tua kakak datang dan melihat ku di sana?.ucap Mona tertunduk.


Hei tenang saja,aku sudah mengatakan semua yang terjadi dan Mamah menerima pernikahan kita.


ucap Rama.


Benarkah?.


ucap Mona.


Iya benar apa gunanya aku berbohong.


ucap Rama.


Syukurlah.


ucap Mona tersenyum dengan mengelus dadanya.


ya tuhan kenapa ia terlihat manis sekali,


dan setiap menatap mata indahnya itu rasa sakit yang aku alami seketika hilang,


ia seperti obat penenang jiwa ku.


Gumam Rama.


Sekarang bereskan barang seperlu mu,

__ADS_1


yang lama tinggalkan saja nanti kita bisa membelinya yang baru.


ucap Rama.


Ia pun menjawab dengan anggukan kepala dan bergegas masuk,


kemudian Rama keluar untuk menghirup udara segar dan menghubungi asistennya tersebut.


Hallo Ken bagaimana sudah kau temukan keberadaan target kita?.ucap Rama.


Sudah tuan.Ucap Ken.


Bagus kerja cepat,siapa yang kau tugas kan?.ucap Rama


Untuk pemantauan saya sendiri tuan dan penyergapan akan di bantu Killer Hand tuan.


ucap Ken.


Siapa dia?


apakah anggota baru di kelompok kita?.


ucap Rama.


Benar tuan dia anggota baru yang lolos sleksi 1 bulan yang lalu tuan,dia memiliki keahlian yang sangat bagus tuan dan saya jamin tuan tidak akan kecewa dengan kinerjanya.


ucap Ken meyakinkan.


ucap Rama


Baik tuan.


ucap Ken


kemudian mengakhiri panggilannya.


hahaha Killer Hand nama samarannya terdengar menyeramkan,


dia seorang pria atau wanita akh aku lupa menanyakannya tapi jika benar dia mampu menghabisi target itu lebih bagus.


Gumam Rama.


Setelah menghubungi Ken ia memutuskan untuk kembali masuk kedalam untuk menemui Mona,


namun langkahnya terhenti ketika ia melihat kedantangan banyak orang di halaman rumah Mona.


ada apa dengan mereka mengapa menatap ku seperti itu hah sudah lah biarkan saja tidak penting.

__ADS_1


Gumam Rama.


Kemudian melanjutkan langkahnya untuk masuk menemui Mona.


Sesampainya di dalam ia memanggil Mona namun tidak ada jawaban.


Mona Mona apakah sudah selesai?.


ucap Rama sedikit berteriak.


Kemudian ia menatap keluar jendela dan mendapati orang yang hadir bertambah banyak.


ada apa dengan mereka mengapa yang berdatangan bertambah banyak,


sebenarnya apa yang terjadi mengapa raut wajah mereka terlihat seperti tidak suka ada yang tidak yang tidak beres.


Gumam Rama.


DI DALAM KAMAR


Akhirnya beres juga.


ucap Mona.


Drrrttttt


ponselnya bergetar.


Akh sial apa lagi sih dia.


ucap Mona menggerutu.


Kemudian Ia meraih ponselnya untuk menerima telfon.


Hallo


tidakah kau bisa biarkan aku untuk tenang sejenak?.


ucap Mona.


Maaf beph aku hanya mengingatkan mu agar tidak lupa dengan hari ini.


ucap Wanita dalam telfon.


Aku tidak akan lupa dengan janji ku


ucap Mona kemudian menutup telfonnya.

__ADS_1


ya ampun aku hampir lupa.


gumamnya


__ADS_2