
Mereka hanya terdiam saling melemparkan tatapan tajam ke arah masing-masing,
kemudian Mona berdiri dan menarik Melani menuju ke halaman belakang yang ia rasa cukup aman untuk berbicara 4 mata.
Hei kau ayo ikut dengan ku.
ucap Mona.
Hmm oke.
ucap Melani kemudian bangkit mengikuti Mona.
Sesampainya di halaman belakang Mona pun melanjut kan pembicaraannya.
Hei kenapa kau tadi menatap ku seperti itu? kau fikir aku hantu HAH.
ucap Mona.
Aku minta maaf beph,
aku bener-bener tidak tau jika yang tuan Rama nikahi itu adalah kau.
ucap Melani.
Ish jangan kau lakukan lagi,
kau hampir saja membuat mereka semua curiga dan karna ulah mu tadi jantung ku rasanya mau copot.
ucap Mona.
Baiklah maafkan aku,
jadi pria yang kau ceritakan waktu itu adalah tuan Rama WAH kau nakal sekali beph menikahi ketua mu sendiri.
ucap Melani.
Sepertinya kau ingin ku habisi juga ya.
ucap Mona.
__ADS_1
Hei apakah kau tega menghabis ku sesangkan di dalam sini ada calon keponakan mu beph.
ucap Melani mengusap perutnya.
Wah manisnya,
selamat ya beph aku turut bahagia.
ucap Mona tersenyum kemudian memeluk Melani.
Terimakasih beph.
ucap Melani.
Kemudian Mona melepaskan pelukannya,lalu membungkukan badan dan menyentuh perut Melani.
Hei sayang kau harus kuat jangan membuat ibu mu susah oke,
selain ayah mu tante juga akan menjaga mu karna musuh ibu dan ayah mu itu sangat banyak.
ucap Mona berbisik.
ucap Melani terkekeh.
Hmmmmb
baiklah musuh tante lebih banyak,
dan jangan sampai kau menjadi salah satu dari kami oke.
ucap Mona kemudian berdiri.
kau sungguh beruntung Melani memiliki suami yang sangat mencintai mu,
sedangkan cinta ku masih bertanya-tanya hah sudahlah aku sudah pasrah bagaima pun kedepannya nanti semua itu sudah sesuai dengan jalan tuhan.
Gumam Mona.
Beph apakah tuan Rama tau bahwa kau bekerja dengannya.
__ADS_1
ucap Melani.
Hampir beph dia sangat mencurigai mata ku.
ucap Mona.
Beph berhati-hatilah misi mu belum selesai dan jika tuan tau kau pasti tidak akan di izinkan untuk melanjutkan misi mu.
ucap Melani.
Kau benar,
aku harus lebih berhati-hati.
ucap Mona.
[Mona dan Melani]
Ketika Melani memberitau Mona tentang orang yang menghabisi ayah Rama dan juga keluarganya,
di saat itu lah Mona menerima tawaran Melani untuk bergabung dengan kelompok Rama,
karna selain ia mempunyai keahlian fight dan kecepatan yang sangat baik ia juga mampu menguasai berbagai macam senjata api dari situlah ia mampu lulus test dengan cepat dan mendapatkan gelar julukan sebagai
Killer Hand namun sampai saat ini tidak ada yang mengetahui kebenarannya selain Melani.
Setelah ia dan Melani berbincang cukup lama,
akhirnya ia menyudahi perbincangan rahasianya,
kemudian bergegas menuju ruang tamu.
Mona dan Melani bersahabat meskipun usia mereka berjarak agak jauh namun Melani lebih nyaman jika Mona tidak memanggilnya dengan embel-embel kakak.
Awal mula Mona dan Melani bersahabat adalah ketika Mona menolong Melani melawan 10 orang pria suruhan Handoko yang di perintahkan untuk membunuh Melani,
setelah mereka berhasil mengalahkan orang suruhan tersebut Melani sangat berterimakasih kepada Mona dan menawarkan beberapa jumlah uang namun Mona menolaknya,
Melani yang terkejut dengan keikhlasan hati Mona menolongnya merasa sangat berhutang budi dan akhirnya meminta Mona untuk menjadi sahabatnya,
__ADS_1
Mona yang mendengarnya sangat bahagia dan menyetujuinya karna memang yang ia butuhkan dalam hidupnya adalah seorang sahabat.