
Kemudian Rama melepaskan pelukannya dan menatap ke arah Mona.
Wanita yang selama 15 tahun ini tak pernah ia jumpai kini berada tepat di hadapannya.
Wajahnya tidak berubah masih tetap terlihat cantik baginya hanya saja tubuh mungilnya terliha lebih kurus di bandingkan terakhir kalinya ia bertemu.
Mona apa kau bersedia kembali pada ku?
dan tinggal bersama dengan anak kita?tanya Rama.
Mona hanya terdiam sebab rasa takut terluka itu masih ada,
kemudian melirik arah Raka memberi isyarat untuk mencari jawaban lalu Raka menganggukan kepalanya dan tersenyum.
Aku bersedia kembali dan hidup bersama mu dan anak kita.
Jawab Mona.
Terimakasih Mona dan status mu masih istri ku jadi kita hanya perlu akad kembali.
ucap Rama.
Bagaimana jika ayah dan ibu melaksanakannya sekarang di
hadapan ku,
agar kalian berjanji tidak akan berpisah lagi.
ucap Raka.
Baiklah nak tapi bagaimana dengan ibu mu apa ia setuju?
ucap Rama melirik ke arah Mona.
Aku setuju asalkan Raka bahagia.
ucap Mona tersenyum mengusap pucuk kepala Raka.
Ayah sudah dapatkan lampu hijau,
__ADS_1
jadi tunggu apa lagi ayah ayo sana persiapkan.
ucap Raka merengek seperti anak kecil.
Baiklah kalau begitu ayah mempesiapkannya dan kau istri ku jangan pergi kemana-mana jaga anak kita.
ucap Rama mengecup kening Mona.
Raka yang menyaksikan nya hanya tersenyum.
ternyata ayah dan ibu adalah pasangan yang sangat serasi andai saja dulu aku mengatakannya mungkin senyum manis ibu sudah kembali sejak itu.
Gumam Raka.
Raka jangan lupa minum obat mu.
ucap Rama mengusap pucuk kepala Raka.
Kemudian pergi dan keluar dari ruangan tersebut untuk mempersiapka permintaan Raka.
Dan tinggal lah Mona dan Raka di dalam ruang perawatan tersebut.
Raka apa kau bahagia?
Apa ibu juga bahagia?
tanya Raka balik.
Raka ibu bertanya pada mu mengapa kau malah balik bertanya kepada ibu.
ucap Mona kesal.
Baiklah bu aku sangat bahagia akhirnya ayah dan ibu bisa bersatu kembali dengan ayah dan impian ku mempunyai keluarga yang utuh kini telah terwujud,
lalu bagaimana dengan ibu apakah ibu bahagia?
ucap Raka melempar senyum.
Jika kau bahagia maka ibu akan ikut bahagia
__ADS_1
ucap Mona.
Terimakasih ibu,
dan ibu berjanjilah tidak akan meninggalkan ayah lagi sebab ayah sudah menceritakan semuanya tentang ibu dan perasaan ayah pada ku.
ucap Raka.
Iya ibu janji tidak akan meninggalkan mu dan juga ayah mu.
ucap Mona.
Kemudian Rama,
Ken,Rey dan seorang penghulu masuk,
setelah masuk Rama mengeluarkan dokument pernikahan mereka yang masih terlihat rapih lalu memberikan kepada penghulu tersebut.
Lalu Raka menjabat tangan penghulu tersebut dan mengucapkan ijab kabul secara lantang tanpa kesalahan,
setelah di nyatakan sah Rama dan Mona pun saling memasangkan cincin di jari manis masing-masing.
Acara selesai penghulu tersebut pun pamit pergi keluar ruangan dengan di antar oleh Rey.
Ken yang menyaksikan tuannya bisa kembali tersenyum merasa sangat bahagia setelah keterpurukan yang tuannya lalui kini bisa kembali bangkit.
ku rasa tuan dan nona memang di takdirkan untuk bersama dan aku berjanji tidak akan membiarkan siapa pun menghancurkan pernikahan tuan lagi,
sebab tuan adalah orang yang selama ini sangat berjasa dalam hidup ku apa yang ku lakukan selama ini tidak sebanding dengan apa yang tuan berikan pada ku.
Gumam Ken.
Tuan dan nona selamat ya,
saya sangat bahagia karena nona sudah mempertimbangkan ucapan saya.
ucap Ken.
Iya Ken terimakasih,
__ADS_1
jika kau tidak datang untuk menemui ku saat itu mungkin aku tidak akan pernah tau apa yang di alami suami ku selama ini.
ucap Mona menatap tajam kearah Ken.