
Sesampainya di rumah mereka berdua langsung masuk ke kamar.
DI DALAM KAMAR
Mona terlebih dahulu memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,tak begitu lama ia selesai kemudian bergantian dengan suaminya.
Untuk mengusir kejenuhan menunggu suaminya,ia meraih ponsel yang baru di belikan oleh suaminya tadi dan mencari trending topik yang sedang ramai di perbincangkan tiba-tiba ia terkejut dengan apa yang ia temukan di dalam ponselnya.
Hah
aku sama mas Rama jadi trending topik koq bisa?
aku harus tanya sama mas Rama.
Gumam Mona.
Tak begitu lama Rama pun selesai mandi dan mengganti bajunya,
kemudian terkejut mendengar teriakan istrinya.
Mas mas Rama sini cepetan.
ucap Mona teriak.
Sayang tidak perlu berteriak telinga ku
tidak tuli ada apa?
ucap Rama.
Maaf mas ini liat,
(mengarahkan ponselnya ke hadapan suaminya)
kita berdua jadi trending topik yang sedang ramai di perbincangkan,
kenapa bisa mas padahal mas Rama tidak pernah memberi tau pada media?
ucap Mona.
Ya bisalah sayang karna kau istri dari pemilik perusahaan ATHMAJAYA COMPANY jadi kau harus terbiasa dengan berita yang membahas tentang kita,
dan sebenarnya yang membuat kita masuk di berita media itu karna bisnisku.
ucap Rama.
Hmmm begitu ya mas,
yah aku jadi tidak bebas dan musuh jadi tau kalau mas Rama punya istri yang cantik.
ucap Mona terkekeh memuji dirinya sendiri.
Hahah
iya sayang kau memang cantik dan paling cantik.
ucap Rama kemudian memeluk pinggang istrinya dari arah belakang.
Dan berarti mas Rama cuma numpang eksis atas nama perusahaan benarkan?
ucap Mona menggoda suaminya.
Sayang sekarang kau sudah berani menggoda ku ya.
ucap Rama kemudian mencium leher istrinya.
Aahh geli mas maksud ku tadi hanya bercanda.
ucap Mona.
Aku tidak peduli sayang dan aku mau menaggih janji mu tadi siang.
ucap Rama.
ya ampun aku kira mas Rama lupa ternyata masih ingat,
__ADS_1
duh dari suaranya saja sudah memberi tau ku bahwa besok aku tidak akan bisa berjalan.
Gumam Mona.
Hehe iya mas aku masih ingat.
ucap Mona.
Baiklah ayo kita mulai dan aku rasa ini akan menjadi rutinitas kita.
ucap Rama berbisik.
Mona yang mendengar perkataan suaminya tersebut terkejut dan menjawab dengan anggukan kepala.
Lalu Rama pun memulai aksinya dengan sangat buas,
seolah-olah seperti singa yang tidak di beri makan selama berbulan-bulan,
entah berapa kali mereka melakukannya sampai lelah dan terlelap.
PAGINYA
Mona yang lebih dulu bangun merasakan tubuhnya sangay sakit dan pegal karna ulah suaminya semalam.
Kemudian ia bangkit menuju kamar mandi dengan langkat gemetar,
tak begitu lama ia pun selesai dan mengenakan pakain lalu keluar kamar menuju dapur untuk membuat sarapan.
Selamat pagi bi imah dan bi inah.
ucap Mona dengan senyum manisnya.
Selamat pagi nona.
ucap bi imah dan bi inah serempak.
Tuan dan nona mau di buatkan sarapan apa?
ucap Bi imah.
bi imah dan bi inah kerjakan yang lain saja.
ucap Mona.
Jangan nona nanti tuan bisa marah.
ucap Bi imah.
Tidak akan ku biarkan kalian di marahi oleh suami ku.
ucap Mona.
Tapi nona na-.
ucap Bi Imah terpotong.
Sudah sana tidak apa-apa aku sudah terbiasa memasak sendiri.
ucap Mona memaksa.
Baiklah nona kalau begitu kami mohon izin untuk mengerjakan yang lain
ucap Imah.
Iya silahkan.
ucap Mona.
Kemudian bi Imah dan bi Inah pergi melanjutkan pekerjaannya sedangkan Mona membuat sarapan untuk suami dan dirinya.
Wah nona Mona ternyata sangat baik ya,
seumur-umur aku bekerja di sini tidak pernah di perlakukan seperti itu dengan nona Reina mantan istri tuan dulu.
ucap Imah
__ADS_1
Iya benar mba,
dan selama nona Reina menjadi istri tuan dia tidak pernah sekalipun membuatkan sarapan untuk tuan.
ucap Inah
Pantas tuan Rama sekarang terlihat lebih bahagia ya di bandingkan dulu.
ucap Imah
Tuan Rama sangat beruntung ya mendapat kan nona Mona.
ucap Inah.
Iya kamu benar Inah,ayo kita lanjutkan pekerjaan kita.
ucap Imah.
Tak begitu lama Rama pun turun menuju meja makan,
ia yang mendapati strinya tengah menyiapkan sarapan tersenyum bahagia menatap istrinya.
ya tuhan terimakasih telah hadirkan Mona di dalam hidup ku,
kini aku merasa hidup ku sangat bahagia goresan luka yang dulu pernah ada kini telah sembuh dan hilang dengan adanyan Mona di sisiku,
meskipun aku belum bisa pastikan apakah aku sudah benar-benar mencintainya tapi aku tidak akan pernah membiarkannya Mona menjauh atau pun pergi dari hidup ku.
Gumam Rama.
Kemudian ia melangka mendekati istrinya.
CUP
ciuman mendarat di pipi istrinya.
Selamat pagi sayang.
ucap Rama kemudian memeluk pinggang ramping istrinya.
CUP
ciuman mendarat di pipi suaminya.
Selamat pagi juga sayang.
ucap Mona tersenyum manis.
Rama yang mendapat perlakuan istrinya tersebut seketika tersenyum dan bahagia karna sekarang istrinya memperlakukan dirinya dengan layaknya pasangan suami istri tanpa ada rasa canggung.
Terimakasih sayang.
ucap Rama.
Hmmmb,
iya ayo kita sarapan.
ucap Mona.
Kemudian mereka sarapan bersama,setelah selesai sarapan Mona mengantarkan suaminya yang akan berangkat kerja.
Sayang aku berangkat,
kau jangan pergi kemana-mana kalau memang itu penting beri tau aku,
jika aku sedang sibuk biar Ken atau Rey yang akan mengantar mu secepatnya aku akan pulang.
ucap Rama kemudian mengecup kening istrinya.
Iya mas hati-hati.
ucap Mona kemudian mencium punggung tangan suaminya.
Rama pun bergegas masuk kedalam mobil dan melaju menuju perusahaanya karna hari ini ia sedang banyak pekerjaan dan jadwal meeting yang padat.
__ADS_1