Terlambat Menyadari

Terlambat Menyadari
REY TAU


__ADS_3

Rey aku adalah seorang pembunuh.


ucap Mona.


Rey yang mendengar pernyataan Mona sangat terkejut dan tidak percaya bagaimana mungkin wanita sebaik dirinya bisa menjadi pembunuh.


Mengapa nona jadi seorang pembunuh?


ucap Rey.


Karna aku tidak suka dengan orang yang membunuh kedua orang tua ku dan juga kakak ku bisa hidup tenang dan tertawa bahagia.


ucap Mona.


Jadi nona membunuh karna balas dendam?ucap Rey.


Iya kau benar.


ucap Mona.


Bolehkah saya tau nona siapa yang nona bunuh?


ucap Rey


HANDOKO ADIYAKSA dan target berikutnya adalah ketiga putranya.


ucap Mona.


A-Apa!!!


A-apakah nona adalah?


ucap Rey.


Ya aku Killer Hand wanita yang selama ini kalian perbincangkan.


ucap Mona.


Nona mengapa kau sangat mengerikan?


ucap Rey.


Aku juga tidak menginginkan jadi seperti ini,


tapi mereka lah yang membuat ku menjadi seperti iblis Rey.


ucap Mona.

__ADS_1


Nona ternyata hidup dan hati mu sehancur itu,


andai kita bertemu tidak dengan status mu sebagai istri tuanku mungkin aku,


akh sudah lah itu tidak mungkin lagi pula nona sangat mencintai tuan.


Gumam Rey.


Cukup lama mereka berbincang dan akhirnya Mona memutuskan untuk pulang dengan di antar oleh Rey.


DI KANTOR


CKREEEKKKK


suara pintu di buka oleh Ken yang langsung menatap ke arah mereka.


Ken yang melihat Reina ada di sana sangat geram dan langsung masuk tanpa meminta izin lalu menutup dengan membantingkan pintu.


BRUUUUAAAAAKKKK


suara bantingan pintu.


Mereka yang mendengar suara tersebut langsung menatap ke arah pintu dan terkejut mendapati Ken yang tengah berdiri menyandarkan tubuh ke tembok dengan melipat kedua tangan di dadanya.


KEN!!


ucap Rama terkejut.


apa aku mengganggu kalian?


ucap Ken dengan raut wajah emosi.


Apa yang kau lakukan di sini?


ucap Rama.


Apa yang kalian lakukan di sini?


ucap Ken membalikan pertanyaan lalu menatap tajam ke arah Reina.


Reina yang melihat tatapan tajam Ken seketika merasa takut,


sebab orang terdekat Rama yang paling di takuti Reina adalah Ken.


Selain Ken bisa dengan cepat mengetahui kebusukannya Ken juga orang yang paling membencinya karna Reina lah penyebab ia kehilangan calon bayi pertamanya dengan Melani.


Dan Rama hanya tediam tidak dapat mengatakan apa-apa.

__ADS_1


Apa kau tidak tau tuan bahwa nona tadi kemari dan menyaksikan pertunjukan ini?ucap Rey tersenyum licik.


Mona datang kemari? di mana dia sekarang?ucap Rama.


Dia sudah pulang di antar oleh Rey,


dan saya rasa nona mendengarkan semua pembicaraan kalian.


ucap Ken.


Ketika Rama hendak keluar ruangan untuk mememui Mona tiba-tiba ia di tahan dengan Ken yang mendorong tubuhnya.


Apa yang kau lakukan Ken!!!


ucap Rama membentak.


Tidak perlu keluar dan menemui nona tuan,


tetaplah di sini dan selesaikan drama kalian.


ucap Ken.


Apa hak mu melarang ku!!


ucap Rama.


Saya memang tidak memiliki hak apa pun, tapi saya tidak menyukai pria yang tidak punya pendirian seperti tuan,


apa tuan tidak memikirkan tentang perasaan nona?


tuan menjadi seperti ini kepada wanita itu hanya karna rasa rindu dan kasihan,


Baiklah tuan saya tidak akan mencampuri urusan tuan karna saya cukup tau diri,


dan jika memang dengan kehilangan itu dapat menyadarkan tuan betapa berartinya seseorang tersebut maka saya akan meminta kepada tuhan untuk mengabulkannya,


tuan sadarlah wanita ular ini kembali hanya untuk menghancurkan pernikahan tuan,


dan kau (melirik ke arah Reina) berhati-hatilah dengan ku.


ucap Ken yang kemudian pergi tanpa berpamitan.


Rama yang mendengarkan ucapan Ken hanya terdiam dan memikirkannya.


apakah benar ini hanya perasaan rindu sementara dan rasa kasihan,


akh bodoh sekali aku mengapa aku tidak bisa mengerti perasaan ku,

__ADS_1


siapa yang aku cintai sebenarnya.


Gumam Rama.


__ADS_2