
Setelah itu Raka melepaskan pelukan dengan ibunya,lalu melanjutkan percakapannya.
Bu apakah aku boleh mengetahui tentang ayah ku?
ucap Raka ragu.
Baiklah ibu akan katakan mungkin saatnya ibu harus memberi tau mu,
tapi kau harus berjanji jika suatu saat nanti kau tau siapa ayah mu jangan pernah kau memberi taunya bahwa kau anaknya,
Ibu mohon Raka bisa kah kau turuti permintaan ibu?
ucap Mona.
Baik bu aku berjanji akan mengikuti permintaan ibu.
ucap Raka.
Ayah mu adalah seorang pengusaha terkenal yang bisnisnya merambat sangat pesat sampai ke mancanegara,
dan ayah mu tinggal hanya bersama seorang ibu sebab ayahnya telah meninggal ketika ayahmu masih remaja dan ayah mu bernama RAMA PRAYUDHA dan karena itu lah ibu memberi nama mu RAKA PRAYUDHA.
ucap Mona.
Apakah yang ibu maksud RAMA PRAYUDHA ATHMAJAYA?
ucap Raka membuat Mona terkejut.
Iya itu benar dari mana kau tau?
ucap Mona bertanya.
Flashback on,
Ketika Raka akan masuk keruangan Rama untuk bersih-bersih ia terkejut melihat keberadaan Rama di ruangan tersebut yang belum pulang tengah duduk dengan memandangi sebuah foto,
dan akhirnya Raka mengurungkan niatnya untuk masuk sampai Rama keluar dari ruangannya,
setelah Rama keluar baru lah Raka masuk ketika Raka akan mengelap meja ia melihat sebuah foto dan terkejut ternyata foto yang selama ini di pandangi tuanya adalah foto ibunya sendiri.
__ADS_1
Flashback off
Ketika ia tengah termenung mengingat kejadian tadi tiba-tiba iya terkejut dengan suara teriakan ibunya.
RAKA!!
DARI MANA KAU TAU???
teriak Mona.
Aa maaf bu,
sebenarnya tadi aku hanya menebaknya bu tapi ternyata benar dan soal nama ayah,
siapa yang tidak mengenalnya bu ia kan seorang pria yang sukses dengan bisnisnya tapi sayang ia seperti pria yang kesepian,
dan ibu tenang saja aku tidak akan menemuinya walau pun bertemu aku tidak akan mengatakan suatu kebenaran,
karena aku sudah janji pada ibu.
ucap Raka.
dan ibu mohon pada mu Raka jangan pernah membenci ayah mu ya,
karena bagaimana pun ia adalah ayah mu yang namanya akan kau bawa sampai mati mengerti.
ucap Mona kemudian megusap pucuk kepalanya.
Hah ibu baiklah apa pun yang ibu inginkan akan ku turuti,
jika tidak aku bisa di habisi oleh Killer Hand.
ucap Raka.
Raka adalah tipe pria yang tidak suka membesar-besarkan masalah dan apa pun printah ibunya ia tidak bisa membantahnya meskipun ia merindukan sosok ayahnya tapi untuk sementara waktu ia harus menahan demi ibunya dan ia percaya suatu saat nanti tuhan akan mempersatukan kembali ayah dan ibunya.
Raka mana mungkin Killer Hand tega menghabisi mu karna dia adalah ibu mu.
ucap Mona kemudian tertawa bersama.
__ADS_1
Jadi ternyata ibu ku mempunyai dua keahlian ya,
selain pandai mengurus ku dengan baik ternyata ibu juga pandai menghabisi orang hahahahah.
ucap Raka tertawa terbahak-bahak.
RAKA!
hentikan tawa mu telinga ibu jadi sakit.
ucap Mona menutup kedua telinga dengan kedua tangannya.
Telinga ibu yang sakit atau ibu malu karna anak mu ini mengetahuinya?
ucap Raka.
Hei anak kurang ajar apa kau akan meledek ibu mu terus,
rasa-rasanya hari ini kau belum di hukum ya?
ucap Mona.
Ya ampun ibu sudah malam aku sangat lelah besok saja kalau mau menghukum ku.
ucap Raka memohon.
Tidak bisa harus sekarang dan baiklah ibu akan meringankan hukuman mu,
lakukan push-up 50 kali setelah itu kau boleh tidur!
ucap Mona.
Akh ibu itu bukan meringankan,
baiklah akan ku lakukan.
ucap Raka.
Kemudian ia melakukan push-up sesuai jumlah yang ibunya minta,
__ADS_1
setelah selesai ia masuk ke dalam kamarnya untuk tidur.