
Mona tenanglah biarkan ia pergi dengan tenang.ucap Rama berusaha menenangkan Mona.
Hiks hiks hiks aku udah gak punya siapa-siapa lagi kak,aku gak tau setelah ini apakah aku sanggup melewati semua ini sendiri.ucap Mona yang menangis di pelukan Rama.
Siapa bilang kamu sendirian di sini ada Kak Rama,
Kakak janji akan selalu ada untuk mu dan tidak akan pernah membiarkan mu merasa sendiri,
sekarang ikhlaskan lah agar ia pergi dengan tenang.
ucap Rama yang masih berusaha menenangkannya
Kemudian Rama pun membantunya bangkit dan masih memeluknya,
tak begitu lama kevin keluar dan memberi tau bahwa jenazah Maya sudah siap di makamkan,kemudian mereka pergi mengantarkan jenazah Maya ke tempat peristirahatan terakhir.
Setelah pemakaman selesai,Mona meminta izin kepada suaminya untuk pulang kerumahnya dan mengatakan butuh waktu untuk menenagkan diri dan suaminya mengizinkan.
Rama meminta ia untuk memberi tau jika terjadi sesuatu,ia pun menganggukan dan menuruti semua permintaan Rama.
Ia sadar walau bagaimana pun ia sekarang adalah istrinya dan sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Rama.
setelah itu ia pun berpamitan untuk pulang.
Sesampainya di rumah,
ia menatap ke arah sekeliling ruangan mengingat kisah sedih dan bahagia yang selama ini ia lalu bersama kakak tercintanya itu.
Lalu ia menuju ke ruangan yang terdapat banyak foto Maya dan dirinya,
kemudian ia mengambil salah satu foto yang di dalamnya terdapat wajah ayah,ibu,kakak dan dirinya ketika masih kecil.
Ia tatap foto tersebut dan tak terasa butiran air matanya menetes.
ayah,ibu,kak Maya kenapa kalian pergi dan meninggalkan aku secapat ini,apa kalian gak sayang sama aku hiks hiks hiks.
setelah apa yang terjadi dengan kalian,
apakah aku harus diam saja dan membiarkan mereka di luar sana berkeliaran dan tertawa bahagia,
maafin aku kak hati ku tidak bisa menerima dan membiarkanya begitu saja.
Drrrrrrrrtttttttt ponselnya bergetar.
Lalu ia meraih ponselnya melihat siapa yang menghubunginya dengan rasa berat hati ia pun mengangkatnya.
Aissh dia lagi.
Hallo
Hai beph aku turut berduka cita ya maaf aku tidak hadir di pemakaman.ucap seorang wanita dalam telfon
Hmmm tidak apa-apa makasih.
__ADS_1
Beph setelah kejadian ini bagaimana soal tawaran ku kemarin?.ucap wanita dalam telfon
Aku setuju.
Kamu yakin.ucap wanita tersebut.
Tidak usah banyak bertanya cepet tutup telfonnya sebelum aku berubah fikiran.
Oke baiklah sampai ketemu lusa ya.ucap wanita tersebut.
Yaaaa.
tuuut ia pun mengakhiri panggilannya.
Tak terasa 1 bulan pun berlalu semenjak kepergian kakaknya ia terlihat sangat buruk,
wajah yang nampak lelah dengan katung mata menghitam dan badan yang semakin kurus.
Hari ini ia bangkit dari tempat tidurnya dan tersadar dengan keadaan dan kondisinya sekarang.
*ya tuhan apa yang aku lakukan apakah aku harus terus seperti ini,sesuatu yang telah pergi tidak akan kembali lagi bukan begitu pula dengan orang yang aku sayangi,
dan tuhan lebih menyayangi mereka dari pada aku.
(kemudian ia meraba tangannya dan menemukan sebuah cincin berlian indah yang melingkar di jari manisnya)
Ya ampun aku hampir lupa bahwa aku sekarang adalah seorang istri,apa yang aku lakukan sampai aku lupa dengan status ku sekarang,
kak Maya maafin aku yang sudah mengabaikan kekasih mu.Gumamnya*.
Ya ampun kak Rama menghubungi ku sebanyak ini,hei Mona tuli sekali telinga mu.
Kemudian ia bergegas pergi menuju kamar mandi membersihkan dirinya setelah selesai ia mengambil pakaian dan secepat kita mengenakannya,setelah selesai ia terkejut dengan suara ketukan pintu.
Tok tok tok
Aish siapa sih pagi-pagi gini ketuk pintu,
iya tunggu sebentar.
dan ia pun bergegas menuju arah suara ketukan tersebut dan membuka pintu.
Ckreeekk
seketika matanya membulat melihat orang yang ada di hadapannya.
Kkkak Rama tumben pagi-pagi sudah datang kemari.ucap Mona.
Apa!!! kau bilang pagi? hei gadis kecil sadar lah ini sudah siang liat jam dinding mu jam berapa ini?.
ucap Rama dengan menunjuk kearah jam dinding tepat berada di belakang Mona.
Kemudian Mona melihat kearah dinding dan terkejut.
__ADS_1
Haaaah jam 12 siang
hehehe maaf kak aku gak liat jam.
ucap Mona terkekeh.
setelah sekian lama gadis itu terpuruk kini Ia dapat tersenyum kembali,Ia pun bahagia melihat gadis di hadapannya bisa tersenyum lagi.
Hei apakah kau tidak mempersilahkan suami mu masuk?.ucap Rama.
Hehehe lupa maaf kak silahkan masuk.
ucap Mona mempersilahkan masuk.
Kemudian Rama masuk menuju ruang makan dan meletakan beberapa bungkusan di meja.
Ini apa kak?.ucap Mona.
Ini makan siang untuk kita berdua,
aku sengaja tidak makan siang di kantor untuk kemari dan makan siang bersama mu.
ucap Rama lalu membuka bungkusan tersebut dan memberikannya pada Mona.
Haah kakak mau makan siang dengan ku?
apa aku tidak salah dengar ya?.
ucap Mona meledek.
Hei apa kau tengah meledek ku? apa kau tau dengan tidak mengangkat sekian banyak panggilan ku,
kau berhasil membuat ku hampir mati karna panik.ucap Rama.
Tuan RAMA apakah kau sedang berusaha peduli pada ku?.
ucap Mona menggoda.
Hei apakah dengan banyak bicara bisa membuat mu kenyang,
cepat makan lihat tubuh seperti mayat hidup kurus sekali.
ucap Rama kemudian menyantap makanannya.
Hei kau ppfftt.
ucapan Mona terhenti oleh suapan makan yang di berikan oleh Rama.
Apa kau mulai membantah suami mu?
habiskan makanan mu,
aku tidak mau orang mengira aku tidak pernah memberi mu makan karna kau kurus seperti ini,dan setelah itu aku ingin berbicara pada mu.ucap Rama.
__ADS_1
Mona hanya menjawab dengan anggukan kepala.