Terlambat Menyadari

Terlambat Menyadari
KETEMU MELANI 2


__ADS_3

Aku keras padanya karna tantangan hidup kami sangat keras Mel,


dia seorang laki-laki yang kelak harus bisa melindungi keluarganya ketika ia sudah menikah nanti,


Dan percuma aku mengatakan pada mas Rama karna aku yakin ia tak akan mengakui anak ku,


maka lebih baik mas Rama tidak mengetahui apa pun tentang ku lagi pula bukan kah ia sudah bahagia dengan Reina wanita yang sangat ia cintai.


ucap Mona.


Hei kau ini keras kepala sekali selalu mengambil kesimpulan buruk tanpa mengetahui kebenaranya,


kau tau bahkan selama 15 tahun ini tuan Rama tak pernah menceraikan mu,


bagaimana ia bisa menikah dengan Reina hah!!


ucap Melani.


A-apa kau bilang mas Rama tidak menikah dengan Reina dan tidak pernah mencerai kan ku?


lalu kau tau dari mana aku memiliki anak?ucap Mona menegas.


Iya tuan Rama tak pernah menceraikan mu bahkan selama 15 tahun ini dia selalu mencari tau tentang keberadaan mu,


dan bukan cuma aku tapi kita semua tau kau pergi dengan kondisi sedang hamil.


ucap Melani.


Apa!!


kalian semua tapi aku tidak pernah mengatakan pada siapa pun.


ucap Mona.


Kemudian terdiam sejenak dan mengingat bahwa ia lupa mengambil surat hasil pemeriksaan dari dokter Kevin.


Apa kak Kevin yang mengatakannya.


ucap Mona.


Waw!!


kau memang sangat cerdas beph bahkan kejadian 15 tahun yang lalu pun masih bisa kau ingat,

__ADS_1


iya benar dokter Kevin lah yang memberikan langsung hasil pemeriksaan mu kepada nyonya besar,


dan apa kau tau kondisi nyonya besar sekarang sangat buruk Mona semenjak kau pergi dari sana dengan kondisi hamil,


yang parahnya lagi sampai detik ini nyonya besar sangat membenci tuan Rama atas perlakuanya pada mu.


ucap Melani.


Apa seburuk itu?


aku kira dengan aku pergi dari sana mereka semua bisa memulai hidup baru dengan tenang.


ucap Mona terkejut.


Ya sangat buruk kebahagiaan sebuah keluarga hancur dan itu karna ulah mu,


kau bukan hanya meyiksa hidup mereka tapi kau juga telah menyiksa hidup mu sendiri terutama hidup anak mu.


ucap Melani.


Mel aku sunggu tak menyangka jika kejadiannya akan seburuk ini,dan bagaimana keadaan mas Rama sekarang?


ucap Mona.


ucap Melani menegas.


Apa mas Rama mencintai ku?


ucap Mona termenung.


Iya tuan sangat mencintai mu dan sangat menyesal karena terlamat menyadarinya,


ku mohon beph kembali lah perbaiki kehidupannya ku mohon.


ucap Melani memohon.


Tapi Reina masih ada di sana kan?


ucap Mona.


Tidak ada wanita ular itu sudah di usir oleh tuan dan di jebloskan ke dalam penjara,


dan tahun kemarin ia bebas.

__ADS_1


ucap Melani.


Apa di jebloskan ke dalam penjara,


ya ampun kepala ku rasanya ingin pecah.


ucap Mona.


Beph ku mohon kembali lah.


ucap Melani.


Aku tidak mau dan aku takut menjadi rapuh,


biarkan saja mas Rama seperti itu anggap saja itu hukuman untuknya karna sudah menyia-nyiakan wanita yang sangat mencintainya.


ucap Mona.


Ternyata kau sangat egois ya beph,


bahkan kau tak punya sedikit pun rasa iba pada seorang ibu yang kau panggil mamah,


jika nyonya mendengar perkataan mu pasti nyonya sangat menyesal telah menyayangi seroang putri yang tak memiliki hati,


ya aku percaya kau bisa bertahan hidup dengan cara mu namun dengan cara mu pula perlahan hidup mu akan hancur,


sungguh aku tak menyangka mempunyai sahabat sejahat dirimu aku sangat menyesal telah menemui mu karna merindukan mu.


ucap Melani menangis.


Mel,


aku mohon mengerti lah aku.


ucap Mona terhenti melihat Melani bangkit dari duduk dan meninggalkannya.


Mel Mel Mel Melani.


ucap Mona berteriak memanggilnya.


Melani tetap pergi tanpa menoleh dan mengatakan apa pun.


ya ampun apakah Melani sangat marah padaku maafkan aku sahabat ku tapi aku tidak siap jika harus sakit dan hancur lagi,

__ADS_1


jika saja kau tau aku masih sangat mencintai mas Rama.


__ADS_2