
Setelah suaminya pergi ia kembali masuk kedalam lalu membereskan meja makan dan menaiki tangga menuju kamar namun tiba-tiba langkahnya terhenti ketika mendengar ponselnya bergetar.
Drrrrttt
Lalu ia bergegas meraih ponselnya yang tertinggal di atas meja makan kemudian menjawab panggilan tersebut.
Halo Rey
ucap Mona.
Hallo selamat pagi nona.
ucap Rey
Iya selamat pagi.
ucap Mona.
Maaf nona tuan menyuruh saya untuk menghubungi nona karna tuan sedang banyak pekerjaan tuan meminta nona untuk datang kekantor.
ucap Rey.
Baiklah saya akan kesan.
ucap Mona.
Nona jangan pergi sendiri nanti saya yang akan menjemput nona.
ucap Rey.
Baiklah aku tunggu.
ucap Mona kemudian mengakhiri panggilannya.
Apakah mas Rama khawatir padaku ya akh sudahlah.
Gumam Mona.
Kemudian menaiki tangga menuju kamarnya untuk mengganti pakaiannya setelah selesai ia pun melangkah turun dan melihat Rey yang sudah di ruang tamu menunggunya.
Rey sudah menunggu lama?
ucap Mona.
Tidak nona saya baru saja datang.
ucap Rey.
__ADS_1
wah pantas saja tuan Rama jatuh cinta,
karna istrinya memang sangat cantik apa lagi dengan senyum manisnya.
Gumam Rey.
Ayo kita berangkat.
ucap Mona.
Baiklah nona.
ucap Rey.
Kemudian mereka masuk ke dalam mobil dan melaju menuju perusahaan tiba-tiba mobil yang di kendarai Rey di serempet oleh orang tak di kenal,
Rey yang mendapati hal tersebut seketika mengrem mobil yang di kendarainya.
Ckkiiiit
suara Rem mobil.
Rey mereka siapa?
ucap Mona.
dugaan saya itu musuh tuan yang ingin mencelakai nona.
ucap Rey.
"Rey biar aku yang mengemudi orang seperti mereka tidak bisa di biarkan.
ucap Mona.
Apakah nona yakin?
ucap Rey.
Sudah cepat Rey.
ucap Mona kemudian berganti posisi dengan Rey.
Rey apa pun yang kau ketahui hari ini itu rahasia kita dan berjanjilah tidak akan memberi tau siapa pun apa lagi tuan mu mengerti?
ucap Mona.
Baiklah nona. ucap Rey.
__ADS_1
Kau siap. ucap Mona.
Saya sangat siap nona
ucap Rey.
Kemudian Mona menancap gas untuk mengejar orang tersebut,
dan berhasil berada tepat sebelah mobil tersebut lalu ia menabrakan mobil yang ia kendarai dari arah samping sampai mobil tersebut menabrak sebuah pohon lalu berhenti dan meminta Rey menganti posisi.
Rey sudah selesai sekarang kau yang mengemudi.
ucap Mona.
Baiklah nona.
ucap Rey menukar posisi dengan Mona kemudian melanjutkan perjalanannya.
Rey jika tuan bertanya siapa yang melakukan perbuatan tadi bilang saja itu perbuatan mu yang berusaha menyalamatkan ku dan nanti aku akan membantu menjelaskannya kepada tuan mu,kau paham.
ucap Mona.
Baik nona saya paham,
wah nona ternyata seorang pembalap ya.
ucap Rey memuji
wah kau hebat nona seorang wanita bisa melakukan hal itu aku sangat terkejut menyaksikannya tadi,
tapi mengapa ya nona menyuruhku untuk tidak memberi tau siapa pun termaksud tuan Rama,
ku rasa tuan Rama tidak mengetahui keahlian nona Mona dan apa jangan-jangan ada sesuatu yang di sembunyika oleh nona Mona,
hei nona siapa kah kau sebernarnya.
Gumam Rey.
Akh tidak aku hanya tidak suka ada yang menggangu kenyamanan ku.
ucap Mona.
Rey kau tidak tau aku adalah seorang
Killer hand yang harus bisa membunuh dengan cara dan posisi apa pun,
dan kurasa kau mulai mencurigai ku tapi tidak masalah aku akan membuat mulut mu tetap tertutup rapat jika kau sampai berani membocorkan apa pun yang kau ketahui tentang ku.
__ADS_1
Gumam Mona.