Terlambat Menyadari

Terlambat Menyadari
AKTIVITAS


__ADS_3

Hari kerja pun tiba semua kembali dengan aktivitas seperti biasa,


Rama pergi ke kantor bersama Ken dan Rey.


Karena kejadian kemarin Mona tidak bisa tenang dan takut sesuatu buruk menimpah anaknya,


akhirnya Mona memutuskan mulai sekarang dan seterusnyan ia akan mengantar dan menjemput Raka menggunakan sepedah motor milik mereka.


Sekitar 30 menit Raka pun sampai di depan tempat kerjanya dengan di antar ibunya,


dan Mona terkejut mengetahui anaknya bekerja di tempat tersebut.


Raka jadi kau bekerja di sini?


ucap Mona.


Raka jadi kau bekerja di perusahaan milik ayah mu sendiri.


Gumam Mona.


Iya memangnya ada apa bu?


ucap Raka.


Tidak ada ya sudah nanti kau lembur atau tidak?


ucap Mona.


Tidak bu nanti ibu jemput aku kan?


ucap Raka bertanya.


Iya nanti ibu jemput,


tapi ibu akan tunggu di depan sana saja ya ibu malas menunggu mu di sini.


ucap Mona.


kenapa bu apakah ibu takut bertemu dengan ayah?


bu andai ibu tau bagaimana kondisi ayah sekarang.

__ADS_1


Gumam Raka.


Baiklah ibuku tercantik.


ucap Raka kemudian pamit mencium punggung tangan ibunya.


Kemudian ia pun masuk ke dalam untuk melakukan pekerjaanya sedang kan Mona menancap gasnya kemudian pergi


untuk bekerja.


Tak begitu lama Mobil yang di kemudikan oleh Rey yang di dalamnya ada Rama dan Ken pun tiba lalu mereka turun untuk memasuki kantor dengan jalan beriringan,


3 pria tersebut menjadi pusat perhatian sebab meski pun di usia yang sudah tidak muda lagi mereka tetap terlihat tampan dan gagah terutama Rama yang memang punya tampang wajah yang awet muda.


Sesampain nya di lantai 20 semua karyawan pun menyapa mereka bertiga dengan tatapan yang tak biasa.


SELAMAT PAGI TUAN RAMA,


TUAN KEN DAN TUAN REY!


Mereka semua hanya menjawab dengan anggukkan kepala dan melemparkan senyum kemudian masuk ke ruangan mereka masing-masing.


pesonanya itu tuh yang tidak biasa.


ucap Esty.


Iya apa lagi tuan Rama duh biar pun usianya tidak muda lagi ia tetap gagah dan awet muda.


ucap Lina.


HUUU


dasar tapi kenapa ya tuan Rama tidak menikah padahalkan ia pengusaha sukses di tambah lagi wajahnya yang tampan duuuh perempuan mana sih yang bakal nolak menjadi pasanganya apa jangan-jangan ia ingin jadi bujang lapuk.


ucap Esty.


HUSSSTT,


kau jangan asal bicara yang aku dengar nih tuan Rama sudah pernah menikah,


dan karyawan yang sudah lama bekerja di sini mengatakan bahwa istrinya sudah tiada ada juga yang mengatakan menghilang lalu alasan tuan Rama belum menikah lagi karna ia masih sangat mencintai istrinya,

__ADS_1


yang mengejutkan lagi meskipun selama 15 tahun ini ia tidak tau jelas kabar istrinya ia tak pernah sekali pun berniat untuk mencari pengganti istrinya hebatkan tuan kita ia adalah pria yang setia.


ucap Lina.


Wah!!


sungguh beruntungnya wanita itu,


oai ngomongin tentang wanita aku pernah liat seorang wanita yang bekerja sebagai pelayan di sebuah restaurant wajahnya itu sangat mirip dengan foto yang terpajang di atas meja kerja tuan Rama.


ucap Esty.


Benarkah?


kau tidak sedang mengarangkan?


ucap Lina.


Sungguh aku tidak berbohong,apa wanita yang ada di dalam foto itu istri tuan Rama?


ucap Esty.


Entah lah aku tidak tau tapi mungkin saja itu foto adiknya kan.


ucap Lina.


Tapi karyawan lain bilang tuan Rama tidak punya adik.


ucap Esty.


Entah lah,


bagaimana nanti makan siang kau tunjukkan pada ku tempat wanita itu bekerja mungkin saja jika benar kita pasti bisa dapatkan bonus besar iyakan?


ucap Lina sumringah.


Ahaha iya kau benar juga.


ucap Esty.


Setelah cukup lama berbincang akhirnya mereka kembali ke tempat masing-masing dan melanjutkan pekerjaanya.

__ADS_1


__ADS_2