Terlambat Menyadari

Terlambat Menyadari
ESTY & LINA


__ADS_3

Istirahat pun tiba mereka berdua bergegas pergi untuk makan siang di sebuah restaurant yang lokasinya tidak begitu jauh dari kantor menggunakan mobil milik Lina.


Sekitar 15 menit akhirnya mereka sampai,


lalu mereka turun dan masuk ke dalam restaurant tersebut,setelah duduk akhirnya seorang pelayan datang dan mereka memesan makanan.


Tak begitu lama makanan pesanan mereka pun sampai kemudian mereka menyantapnya dengan lahap hingga habis tak tersisa.


Setelah selesai kemudia mereka membayar ke meja kasir dan bergegas pergi.


Sesampainya di depan mobil milik Lina mereka terkejut dengan kehadiran 2 orang pria bertubuh kekar dengan penutup wajah tiba-tiba menodongkan sebuah pisau.


TOLONG!!


Esty dan Lina berteriak minta tolong kemudian di bekap oleh kedua pria tersebut.


Jangan macam-macam jika kalian mau selamat,


sekarang serahkan mobil kalian pada kami.


ucap Pria tersebut.


Karna merasa sangat ketakutan dengan ancama mereka akhirnyan Lina memberikan kunci mobilnya,


ketika pria tersebut akan meraih kunci mobil milik Lina tiba-tiba ada seseorang wanita berparas cantik menggunakan kemeja putih yang di padukan dengan rok hitam pendek ia adalah Mona merebut kunci mobil tersebut dengan paksa.


WOY jika kalian ingin uang kerja dong,


jangan cuma bisanya merampas hak milik orang lain kalian fikir nyari uang itu mudah!!


ucap Mona yang membuat mereka semua terkejut.


wanita ini yang ada di foto itu bukan ya?


akh benar dia yang ada di foto itu.


Gumam Esty.


Hei nona tidak usah campuri urusan kami jika kau masih sayang dengan nyawa mu.


ucap Pria tersebut.


Dan seharusnya kalimat itu untuk kalian bukan untuk saya.


ucap Mona tersenyum licik.


Kurang ajar ayo kita habisi wanita brengsek ini.


ucap Pria tersebut.

__ADS_1


Akhirnya Mona meladeni aksi mereka,


baginya melawan 2 orang pria seperti mereka sangat lah mudah tidak butuh waktu lama mereka pun sudah babak belur.


Pergi sekarang atau saya akan buat kalian tinggal nama?


ucap Mona mengancam.


Tanpa menjawab akhirnya mereka pun berlari pergi tanpa menoleh.


Wah kakak kau sangat hebat.


ucap Lina memuji.


Terimakasih kak sudah menolong kami.


ucap Esty.


Tidak perlu berterimakasih saya hanya tidak suka melihat wanita di sakiti kita sesama wanita bukan jadi harus tolong menolong.


ucap Mona.


Kau sangat baik sekali dan kami sangat berhutang budi pada mba


ucap Lina.


ucap Mona dengan senyuman kemudian pergi namun ketika ia hendak pergi tiba-tiba langkahnya di hentikan.


Kakak tunggu!


ucap Esty.


Iya ada apa?


ucap Mona kemudian ia kembali mendekati mereka.


Kak aku pernah melihat mu di dalam sebuah foto yang terpajang di atas meja tuan Rama.


ucap Esty tanpa jeda.


Tuan Rama?


maksud mu pemilik perusahaan ATHMAJAYA COMPANY begitu?


ucap Mona.


Iya benar apa kakak ini istrinya?


ucap Esty membuat Mona terkejut.

__ADS_1


Apa mereka ini salah satu karyawam mas Rama?


Gumam Mona.


Akh mana mungkin seorang pelayan seperti saya istri seorang pengusaha kalian ini ada-ada saja dan mungkin hanya kebetulan wajahnya mirip dengan saya.


ucap Mona.


Tapi bagaimana bisa mirip sekali mba,


dan bagaimana kakak tau jika yang kami maksud tuan Rama pemilik perusahaan ATHMAJAYA COMPANY .


ucap Esty.


Apa kakak tidak ingin menemui tuan Rama?


ucap Lina.


Karna bukan kalian saja yang mengatakan saya mirip dengan istri tuan Rama,


dan untuk apa saya menemuinya lagi pula saya bukan siapa-siapa tuan Rama.


ucap Mona kemudian bergegas pergi tanpa berpamitan dengan mereka.


Kak tunggu! kak.


ucap Lina.


Yah dia pergi,


Lin menurut mu dia mirip bukan dengan wanita yang ada di foto itu?


ucap Esty.


Iya kau benar dia sangat mirip.


ucap Lina.


Aku yakin dia pasti istri tuan Rama tapi mengapa wanita itu tidak mengakui dirinya aneh sekali.


ucap Esty.


Mungkin ada sebuah masalah di hubungan mereka yang membuat wanita itu pergi,


sudah lah nanti saja kita bahas bisa-bisa terlambat nanti ayo pergi.


ucap Lina.


Kemudian mereka memasuki mobil dan bergegas pergi.

__ADS_1


__ADS_2