
Setelah membicarakan hal yang privasi mereka berdua pun duduk dan melanjutkan pembicaraan yan biasa saja.
Tidak begitu lama Ram,Ken dan Rey pun turun,
lalu Ken meminta izin sekaligus berpamitan untuk mengantar pulang Melani sendangkan Rey kembali ke kantor setelah mereka semua pergi.
Tiba-tiba Rama memeluk pinggang istri kecilnya tersebut di depan seluruh pelayannya,
ia yang merasakan pelukan suaminya pun terkejut pipinya merah tersipu malu sedangkan para pelayan yang menyaksikannya hanya tersenyum bahagia,
sebab semenjak penghianatan yang di lakukan Istriny mereka tidak pernah melihat tuanya tersenyum,
namun semenjak kehadiran Mona ia berubah dan selalu terlihat bahagia jika sedang bersama.
Sayang mengapa wajah mu merah?
ucap Rama.
Kak malu dilihat para pelayan.
ucap Mona.
Jika kau ingin aku melepaskannya kau harus mengganti panggilan mu padaku.
ucap Rama.
ya tuhan keajaiban apa lagi ini.
Gumam Mona.
Aku harus menggantinya apa kak?
ucap Mona bingung
Coba kau fikirkan saja.
ucap Rama yang semakin erat memeluknya.
Mas Rama bagaimana?
__ADS_1
ucap Mona.
Itu tidak buruk,baiklah aku terima tapi lain kali kau harus bisa gunakan panggilan sayang.
ucap Rama melepaskan pelukannya kemudian mencium kening istrinya.
CUP
sebuah ciuman mendarat di kening
lagi-lagi pipinya merona dan tersipu malu atas perlakuan suaminya.
Sayang hari ini ikut ke kantor bersama ku ya setelahnya aku ingin mengajak mu jalan-jalan,
dan aku tidak ingin ada penolakan dari mu ayo bersiap-siap lah.
ucap Rama.
Istrinya menjawab dengan anggukan kepala kemudian ia berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap.
Sekitar 30 menit akhirnya mereka siap dan bergegas berangkat menuju kantor tanpa di dampingi oleh supir pribadinya.
Rama melirik ke arah istri kecilnya ia merasa sangat kagum dengan kecantikan istrinya yang terlihat natural tanpa polesan make up tebal.
Cantiknya istri ku.
ucap Rama dengan meraih tangan Istrinya lalu mencium punggung tangannya.
Mas dari dulu aku memang cantik,
hanya mas yang tidak sadar dengan ke cantikkan ku.
ucap Mona memecahkan suasana canggung.
Rama yang mendengar jawaban istri kecilnya tersebut hanya tersenyum.
Aku ini cinta atau hanya merasa bahagia saja.
Gumam Rama.
__ADS_1
Mas apa di kantor banyak wanita?
ucap Mona bertanya.
Iya banyak tapi mereka semua hanya karyawan ku,
dan tak ada satu pun yang memiliki hubungan khusus dengan ku,
memangnya kenapa apa kau curiga aku memiliki hubungan dengan wanita lain?
ucap Rama.
Tidak bukan seperti itu mas,
lagi pula apa hak ku untuk curiga pada mu.
ucap Mona tertunduk.
Jelas berhak sebab kau istri ku,
baiklah mungkin kau berfikir pria seperti ku memiliki banyak wanita tapi nyatanya tidak,
setelah aku bercerai dengan Reina karna dia menghianati ku,
memang banyak wanita yang mendekati ku dengan alasan materi yang aku miliki tapi tidak satu pun dari mereka yang menjalin hubungan dengan ku,
sampai pada akhirnya aku bertemu dengan Maya kakak mu dan kami saling jatuh cinta hingga pada akhirnya kami memutuskan untuk menjalin hubungan ke jenjang yang lebih serius,
dan tentang kakak mu mengetahui ku melakukan kekejaman terhadap orang lain karna saat itu aku benar-benar tidak bisa mengontrol emosi ku dan tak menyadari bahwa kakak mu menyaksikannya.
ucap Rama menjelaskan.
Hmmmb jadi ceritanya seperti itu,
pantas saja tadi malam mas Rama seperti singa kelaparan.
ucap Mona keceplosan seketika menutup bibirnya dengan tangan.
Jadi kau sudah memahaminya.
__ADS_1
ucap Rama terkekeh.