Terpaksa Menikah Dengan Duda

Terpaksa Menikah Dengan Duda
TMDD BAB 11


__ADS_3

***


Bik Minem duduk santai di belakang dapur, sambil menikmati pagi yang cerah di iringi hembusan angin-angin sepoi-sepoi. Lalu pak Yono menghampiri nya.


"Nem kamu udah selesai masak"tanya pak Yono.


"Udah, ambil aja di rak kalo mau makan"


"Yaudah aku makan dulu nem, soalnya belum sempat sarapan tadi langsung nganter nyonya kecil sama Raka"


"Iya, sana makan"


Pak Yono masuk ke dapur untuk makan, sedangkan bik Minem masih duduk-duduk santai di belakang dapur. Tiba-tiba dia teringat sesuatu.


"Aduh, aku lupa , biasanya nyonya minta buatin teh jam segini, aku harus buatin teh"ucap bik Minem beranjak dari tempat duduk nya, kemudian masuk ke dalam dapur.


"Loh Nem ngapain"tanya pak Yono sambil makan.


"Ini aku buat teh buat nyonya, baru ingat kalo nyonya biasanya minta di buatin teh"kata Minem.


"Oh gitu"jawab plak Yono, kemudian melanjut kan makan nya.


Setelah selesai membuat teh, bik Minem bergegas menuju kamar majikan nya itu.


Tok..tok..tok


Nyonya, permisi


Bik Minem mengetuk pintu namun tak ada jawaban di dalam kamar.


"Nyonya kayak nya gak ada, tapi aku belum liat nyonya pagi ini"ucap bik Minem.


Terlihat kalau kamar nya tidak di kunci, Bik Minem memberanikan diri masuk ke dalam, betapa terkejut nya bik Minem, melihat Karina yang pingsan dan tergeletak di lantai. Dia meletakkan teh yang di bawa nya di atas meja, dan menolong Karina.


"Ya Allah nyonya, aduh gimana ini, aku panggil Yono dulu"


"Nyonya , tunggu sini dulu ya saya keluar sebentar"


Bik Minem dengan cepat berlari ke dapur, dan memanggil pak Yono,setelah pak Yono tahu, kemudian mereka ke kamar Karina.


"Kamu tolong angkat nyonya Karina dan baring kan ke tempat tidur"


"Iya Nem"


Pak Yono mengangkat tubuh Karina dan meletakkan nya di tempat tidur.


"Kita harus hubungi pak Adit, Yono telpon pak Adit sekarang"perintah bik Minem.


"Iya nem"


Pak Yono mencoba menghubungi Adit, namun tak ada respon.


"Aduh gak di angkat nem"ucap Pak yono.

__ADS_1


"Ya sudah, kayak nya kita harus panggil dokter kesini, cepat kamu panggil kesini dokternya


"ucap bik Minem.


"Iya nem"


***


Dokter kemudian memeriksa Karina yang belum sadar. Kemudian memberi tahu pak Yono dan bik Minem, penyebab Karina pingsan.


"Bu Karina mengalami anemia atau kurang darah,sehingga dia merasa  sangat lesu dan kemudian pingsan, tapi jangan khawatir saya akan berikan ia obat penambah darah dan juga vitamin"ucap sang dokter.


Kemudian Karina sadar , dia terkejut kenapa ada dokter disini.Bik Minem menjelaskan kepada Karina, bahwa dia tadi pingsan, lalu bik Minem dan pak Yono membawa dokter kesini.


"Iya dok saya sangat lesu sekali tidak seperti biasanya"kata Karina.


"Iya bu karena ibu terkena anemia atau kurang darah, saya sudah berikan obat penambah darah dan vitamin untuk ibu, jangan lupa untuk di minum "kata dokter itu.


"Iya dok, mungkin karena saya kurang tidur tadi malam"kata Karina.


"Iya bu bisa jadi, pastikan ibu tidur yang cukup , makan buah dan sayuran seperti bayam dan sayuran yang mengandung zat besi lainnya" jelas dokter tersebut.


"Iya dok"jawab Karina.


"Kalau begitu, saya permisi pulang dulu"kata dokter tersebut.


"Iya dok"kata Karina.


"Nyonya, ini di minum dulu obat dan vitamin nya"kata bik Minem.


Selesai minum obat, bik Minem menyuruh Karina untuk beristirahat. Karina mengangguk, lalu bik Minem pamit untuk keluar, karena masih ada pekerjaan nya yang belum selesai.


***


Salma merasa bosan di rumah, muncul ide nya untuk belanja ke mall.


"Jadi pengen ke mall, pengen beli baju, tas, sepatu,dan yang lainnya.


Dia pun akhirnya berangkat diantar oleh pak Bejo, sesampai nya di mall, dia memberi tahu pak Bejo untuk pulang saja biar dia pulang menggunakan taksi.


Dia masuk ke dalam toko, sambil memilih baju yang ia suka dan cocok untuk nya.setelah dapat baju yang ia inginkan, dia melihat sepatu high heels yang sangat cantik berwarna maroon ,dia membeli sepatu itu dan beberapa sepatu lainnya, karena di rasa sudah cukup, dia bergegas membayar ke pelayan toko tersebut, kemudian memutuskan pulang ke rumah.


Sambil berjalan meneteng 3 tas yang ia bawa, ia bertemu kedua temannya.


"Hei Salma"sapa salah satu temannya.


"Kalian"jawab Salma.


"Wah abis shopping ya, banyak banget"ucap teman nya satu lagi.


"Iya, beli baju sama sepatu "jawab Salma.


"Uh enak ya punya suami tajir kayak kamu jadi bisa belanja apa aja "kata temannya.

__ADS_1


"Ya iyalah Salma gitu loh"ucap Salma sombong


"Kita kan gak sengaja ketemu disini , gimana kalau kita nongkrong di cafe biasa kita nongkrong, mau gak"ajak teman nya itu, salah satu temannya setuju , dan Salma juga setuju , mereka  pergi ke cafe . Sesampai nya di caffe tersebut, mereka memesan minuman dan beberapa camilan.


"Kalian pesan aja, biar aku yang traktir"ucap Salma.


"Beneran nih Sal, kalau gitu kita pesan apa yg kita mau"ucap temannya.


"Iya tenang aja semua nya biar aku yang bayarin"kata nya santai.


***


Kania dan Raka pulang dari sekolah nya, mereka masuk ke dalam,namun tak melihat Karina.Bik Minem memberitahu mereka kalau Karina ada di kamar sedang sakit. Mereka bergegas ke kamar Karina.


"Bunda, kata bik Minem bunda sakit ya"tanya Kania.


"Iya sayang, alhamdulillah bunda sudah lumayan baik, tadi sudah di periksa oleh dokter"ucap Karina.


"Syukurlah bunda, semoga cepat sembuh ya bunda"kata Kania.


"Iya kak Raka juga berharap semoga kakak cepat sembuh "kata Raka.


"Aamiin, makasih Kania dan Raka"kata Karina tersenyum pada Kania dan Raka.


"Yaudah kakak istirahat aja"ucap Raka.


"Iya bunda istirahat ya"kata Kania.


"Iya sayang"


"Yaudah kita keluar dulu kak, ayo Kania"kata Raka mengajak Kania.


"Ayo kak"sahut nya.


"Gimana kita main di halaman depan aja"


"Iya Kania mau kak"


***


Setelah selesai mentraktir kedua teman nya, Salma pulang menggunakan taksi, namun di tengah perjalanan,  tiba-tiba taksi itu pun berhenti mendadak.


"Kenapa berhenti pak, apa ada masalah"tanya Salma pada supir taksi itu.


"Maaf mbak, seperti nya mobil ini mogok, jadi mbak harus berhenti disini dan mencari taksi lain"kata sopir itu.


"Apa berhenti disini pak, tapi ini jalanan nya sepi mana ada taksi yang lewat"ucap Salma kesal.


"Maaf mbak, saya tidak bisa mengantarkan mbak sampai tujuan, mbak boleh turun sekarang"ucap supir tersebut.


Dengan terpaksa Salma turun sambil menenteng tas belanjaannya yang lumayan berat.


"Hufh sial banget sih hidup ku"ucap Salma kesal sambil berjalan sendiri dan berharap ada mobil atau taksi yang lewat. 

__ADS_1


__ADS_2