
"Oh jadi benar kecurigaan ku , kamu main belakang sama aku mas."ucap Lita murka.
"Aku bisa jelasin semua ini sayang."jawab Marko.
"Cukup, aku gak mau dengar, sudah jelas kamu menghianati aku mas, kamu pembohong"jawab Lita lagi.
Marko terdiam, dia tidak tau harus berbuat apa sekarang.Lalu Mata Lita tertuju kepada Salma.
"Hei pelakor, tega sekali anda mengambil yang bukan hak anda"kata Lita.
Dengan senyum tengil, Salma menjawab nya.
"Haha aku gak peduli sama kamu, yang pasti suami kamu lebih sayang sama aku dibanding kamu, bukti nya dia selalu meluangkan waktu buat aku ketimbang kamu"jawab Salma.
"Dasar wanita tidak tau d***, lebih baik kamu lepaskan suami saya, karena dia bukan milik mu"tegas Lita.
Mendengar kegaduhan mereka berdua, Marko mencoba melerai mereka.
"Sudah, cukup kalian jangan berantem"kata Marko.
"Diam mas, aku belum selesai bicara dengan wanita ini "
"Bicara lah sesuka hati mu, kamu harus menerima kenyataan bahwa Marko itu gak bahagia sama kamu, bukti nya dia tega selingkuhin kamu"jelas Salma. mendengar itu Marko angkat bicara.
"Cukup Salma, jangan bicara lagi , aku mohon"kata Marko.
"Kenapa mas, kan memang benar kan kenyataan begitu"jelas Salma.
"Oh jadi begitu ya mas, mulai hari ini aku minta pisah, semua aset yang aku berikan sama kamu akan aku ambil"ucap Lita marah.
Mendengar hal itu Marko segera berlutut hadapan Lita dan meminta maaf.
"Lita maaf kan aku , tolong jangan ceraikan aku"ucap Marko memelas.
"Apa yang kamu lakukan mas"ucap Salma kecewa atas tindakan Marko.
"Lita aku mohon lita kita gak boleh pisah, aku sayang sama kamu "ucap Marko.
Lita hanya diam saja , dia bingung harus memaafkan marko atau tidak. Akhirnya Lita memberikan pilihan kepada Marko , antara memilih dia atau Salma.
"Baik mas, aku punya sebuah pilihan, kamu lebih pilih aku atau dia, jawab sekarang!!!"Ucap Lita pada Marko.
Marko diam tertunduk, ia belum bisa menjawab. Dengan yakin nya Salma menjawab.
"Pasti Marko akan memilih aku di banding kamu, sudah kamu gak usah mimpi, dan mundur saja"ucap Salma.
"Diam kamu, mas jawab!!!"gertak Lita.
Marko menghela napas nya.
"Salma, mohon maaf aku lebih memilih istri ku dari pada kamu"ucap Marko, hal itu membuat Salma kecewa dan Marah pada Marko.
__ADS_1
"Apa!!! tega sekali kamu Marko, kamu bilang kamu sayang sama aku, dasar laki-laki pembohong"ucap Salma murka.
"Kamu udah dengar kan, suamiku lebih memilih aku di banding kamu"ucap Lita senang.
"Tega sekali kamu"jawab Salma menatap penuh amarah kepada Marko yang diam tertunduk.
"Sekarang tunggu apalagi, cepat kamu angkat kaki dari rumah ini"usir Lita pada Salma.
"Ok, setelah aku mengemas barang-barang ku aku akan pergi dari sini, aku juga sudah muak tinggal disini"jawab Salma pada Lita.
Salma pergi ke dalam kamar dan mengemasi barang-barang nya, kemudian kembali lagi ke depan, Lita sangat senang melihat Salma yang sangat hina itu.
"Sudah beres-beres nya, sekarang cepat pergi"gertak Lita pada Salma.
"Ingat ya Marko, aku akan membalas sakit hati ini nanti, camkan itu"Ancam Salma pada Marko, kemudian pergi meninggalkan mereka.
"Maafkan aku Salma"ucap Marko dalam hati.
Setelah di usir, Salma tak tahu dia mau kemana, sambil menangis ia kecewa dan bersumpah akan membalas dendam kepada Marko dan juga Lita. Hari sudah malam, dia bingung dimana tempat ia tidur malam ini,karena sudah larut malam, terlihat ada toko yang sudah tutup, dia pun memutuskan untuk tidur disana, beralaskan kardus.
Pagi nya, Salma masih asyik tidur di emperan toko, namun di kejut oleh penjaga toko itu.
"Hei mbak bangun mbak"ucap nya.
Salma tersadar dan bangun.
"Kenapa ya"tanya Salma.
"Kok kenapa sih, mbak nya buruan pergi toko ini mau buka"ucap nya.
Penjaga toko itu hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Salma.
"Krukkk"
Bunyi suara perut Salma. Ia pun mencoba membeli makanan untuk mengisi perut nya yang lapar. Dari belakang tanpa sadar, seorang pria diam-diam mengambil dompet Salma yang ada di dalam tas nya. Kemudian pria itu kabur.
"Aku beli di warteg aja deh, aku kan masih ada duit, coba aku periksa"ucap Salma, ia pun memeriksa tas nya, terlihat kalau resleting tas nya terbuka.
"Kok kebuka sih, ah mungkin aku aja lupa ngunci nya"ucap Salma, ia pun mengambil dompet di dalam itu tapi dompet itu tidak ada.
"Kemana dompet ku, kok gak ada sih, aku yakin bener aku tarok disini"ucap nya panik. Ia pun teringat kalau tadi tas nya terbuka, dan artinya dompet nya telah di copet orang.
"Dasar copet s*****"ucap Salma murka.
"Jadi aku harus gimana, aku lapar banget, tapi aku gak punya duit"ucap Salma. Ia pun tidak jadi membeli ke warteg itu karena uang nya sudah di copet oleh orang.
***
Sementara itu Karina masih saja merasakan mual hingga dia tidak mau makan nasi, saat ini Adit libur kerja, ia menyuruh istri nya itu untuk makan.
"Sayang waktu nya kamu makan"ucap Adit.
__ADS_1
"Aku gak mau mas"jawab Karina.
"Loh terus mau makan apa, kamu harus makan loh kesian sama dedek utun ya"
"Ya gimana ya mas, aku gak mau makan nasi soalnya, aku mau nya makan yang pedes-pedes"
"Biasa nya kan ibu hamil tu ngidam nya yang asem-asem sayang, lah kok kamu beda??"
"Ya gimana kalo pengen yang pedes mas, ayolah mas entar dedek utun nya jadi ileran mau??"
"Ya gak lah, yaudah ayo kita berangkat cari yang makanan yang pedas, tapi kamu nya pengen apa makanan yang pedas"
"Em aku pengen makan bakso yang pedes"
"Yaudah ayo kita pergi"
****
Sesampai nya disana, Karina tampak Lahap memakan bakso yang Adit rasa sangat pedas, ia mengingatkan Karina , jangan banyak makan yang pedas-pedas, kasian dengan bayi yang di kandung nya.
"Sayang, sudah cukup jangan di tambah lagi cabe dan saos nya, itu udah pedes banget, kasian sama dedek utun"ucap Adit.
"Iya mas ini udah kok, gak aku tambah lagi cabe sama saos nya"
Adit menunggu Karina selesai makan, ia tidak makan disana, ia hanya menemani Karina. Setelah selesai , mereka pun memutuskan untuk pulang.
***
Diperjalanan pulang, Karina merasa akhirnya ngidam nya tercapai, Adit mewanti-wanti Karina agar ngidam nya jangan yang seperti tadi, ia takut berdampak pada bayi yang Karina kandung.
"Sayang , kalo bisa ngidam nya jangan makan kek gituan lagi, itu cabe loh , aku takut "ucap Adit.
"Hehe iya sayang, lagian aku gak apa-apa kok, dan si dedek juga kuat kayaknya m, buktinya aja udah sejaman aku makan gak ada reaksi apa-apa"jawab Karina.
"Iya sayang syukurlah kalau begitu"
***
Kembali ke Salma yang tampak lesu dan lemah, ia sangat lapar sekali, ia terus memegangi perut nya yang keroncongan. Berjalan saja dia sudah tidak kuat dan badan nya gemetar.
"Aku lapar"lirih Salma , ia memaksa diri berjalan tapi sebenar nya dia tidak kuat lagi.
Kemudian mobi milik Adit pun melintas, Saat itu mobil nya berjalan pelan, tampak di samping ada Salma yang tengah berjalan, Karina melihat kaca samping dan seperti mengenal wanita itu.
"Kok aku kayak nya kenal ya dengan wanit itu , tapi siapa ya"Karina mencoba mengingat-ngingat dan akhirnya ia pun teringat kalau wanita itu adalah istri nya Tama.
"Iya itu istri mas Tama, si Salma namanya, mas tolong stop"ucap Karina. Adit mengerem.
"Kenapa sayang"
"Lihat ke samping mas"kata Karina, Adit pun menoleh ke samping.
__ADS_1
"Itu kan Salma"ucap Adit kaget melihat Salma yang berjalan sendiri sambil memengangi perutnya.
jangan lupa like, comment, subscribe dan vote ya, terimakasih 😊