
"Kamu udah punya istri sayang"Tanya Salma.
"Iya Salma, setelah aku putus sama kamu, gak lama aku kenal dengan istri ku dan kami menikah"jawab Marko.
"Lalu gimana dengan ku sayang, kamu gak mau nikahin aku"kata Salma.
"Aku akan nikahi kamu secara siri, kamu akan menjadi istri simpanan ku , kamu mau kan"ucap Marko.
Mendengar ucapan Marko, Salma berpikir, dia bingung harus terima atau tidak, tapi di pikir-pikir Marko adalah orang yang sangat kaya , Salma tidak mungkin melepaskan Marko begitu saja, akhirnya Salma setuju menjadi istri simpanan Marko.
"Iya sayang aku setuju"
"Secepat nya aku bakalan nikahin kamu, tapi aku pamit pergi dulu ya, istri aku pasti nungguin "ucap Marko.
"Janji ya sayang"
"Iya janji"
"Yasudah kamu boleh pergi, tapi ingat kamu harus selalu bisa bagi waktu untuk aku "
"Iya sayang"
"Bye"
Marko pun pergi meninggal kan Salma, sementara itu Salma merasa tidak apa kalau dia harus berbagi suami dengan perempuan lain , asal dia bisa menikmati kekayaan ini , dia tidak mau hidup susah.
***
Sementara itu Karina sedang menemani bayi Diana bermain, ia berjalan kesana kemari, tidak mau diam, hingga membuat Karina kewalahan. Bu Aminah pun datang menghampiri Karina.
"Karina tolong bantu mama"
"Bantu apa ma"
"Mama pengen banget rendang sapi, tapi mama pengen kamu yang masak"
"Oh iya ma, boleh, tapi Diana siapa yang jagain"
"Biar mama yang jaga dia, sudah kamu ke dapur sana"
"Iya ma"
Karina pun bergegas ke dapur, ia mulai menyiapkan bahan-bahan untuk membuat rendang. Lalu ade bik Minem,datang menghampiri
"Nyonya"kata bik Minem.
"Eh bibik, tolong ya bik bantu aku potong bawang, jahe, lengkuas, dan bahan lain nya"perintah Karina.
"Buat apa nyonya"jawab bik Minem.
"Ini si mama nyuruh aku masakin rendang sapi"
"Oh sini biar bibik bantu potongin"
Kembali bu Aminah yang menjaga bayi Diana, karena bayi Diana yang sangat aktif, membuat bu Aminah lelah menjaga nya.
"Aduh ampun anak ini gak bisa diem"ucap nya.
Bayi Diana berjalan kesana-kemari, bu Aminah memanggil untuk berhenti.
"Hei Diana berhenti, omah capek"
Bayi Diana masih kecil, jadi tidak mengerti apa yang di bicarakan oleh bu Aminah.
"Hu anak ini"ucap bu Aminah kesal, kemudian pak Edi menghampiri istrinya itu.
"Ada apa ma"kata pak Edi.
"Ini anak ini ga mau diem ,capek ngikutinnya"ucap bu Aminah.
"Oh , Karina mana kok Diana sama mama"
__ADS_1
"Karina mama suruh bikik rendang, mama pengen makan rendang soalnya"
"Oh begitu"
"Aduh ampun deh anak ini"ucap bu Aminah kewalahan mengikuti bayi Diana berjalan.
"Sudah bu , biar papa aja yang jaga dia, mama istirahat saja"
"Iya pah, mama capek"
Sekitar satu jam lama nya, akhirnya Karina sudah selesai membuat rendang sapinya, ia pun bergegas menemui bu Aminah.
"Ma rendang nya udah matang"ucap Karina.
"Yasudah, ayo kita semua makan, mama laper ni"kata bu Aminah seraya mengajak Karina dan pak Edi.
"Mama duluan aja, Karina mau nemanin bayi Diana main"
"Oh yasudah kalau begitu, mama dan papa duluan"
***
Di meja makan, bu Aminah dan pak Edi menyantap rendang buatan Karina.
"Enak ya ma"ucap pak Edi.
"Iya pa"jawab bu Aminah.
"Karina memang jago masak"
"Iya memang gak salah jadi mantu nya mama"
Kania pun datang menghampiri nenek dan kakeknya, juga di ikuti dengan Raka.
"Omah"sapa Kania.
"Eh cucu omah, udah pulang ternyata, sini makan sama omah sama opah , ini rendang enak buatan bunda kamu"ajak bu Aminah pada Kania.
Raka pun ingin bergabung untuk makan, ia pun meminta izin terlebih dahulu kepada bu Aminah dan pak Edi.
"Omah, opah Raka boleh kan ikut gabung makan"ucap Raka.
"Iya Raka boleh, ayo makan-makan"ajak pak Edi.
"Kamu boleh makan, tapi kamu jangan buat gara-gara lagi ,ngerti!!"ucap bu Aminah pada Raka.
"Ehehehe ya omah"jawab Raka.
***
Karina masih sibuk menemani bayi Diana bermain, dia pun memutuskan mengajak bayi Diana untuk tidur siang.
"Diana sayang, ayo bobok siang dulu ya"kata Karina , ia pun menggendong bayi Diana.
Lalu datanglah Adit yang baru saja pulang.
"Sayang"Sapa Adit.
"Eh sayang, tumben cepat pulang nya"tanya Karina.
"Gak papa sayang"jawab nya .
"Kamu pasti laper, mama sama papa lagi makan tu, aku masak rendang tadi"
"Oh ya, kalau gitu aku makan dulu "
"Ya mas, aku mau nidurin Diana dulu"
***
Adit bergegas ke meja makan. Ia pun menghampiri semua nya.
__ADS_1
"Wah kayak nya enak nih"ucap Adit.
"Eh kamu udah pulang, ayo sini makan sama kita"ucap bu Aminah.
"Iya ayah makanan ini spesial loh bunda yang masak"kata Kania.
"Iya ayah udah tau tadi bunda yang kasih tau"
"Bunda kemana ya kok ikut makan"
"Bunda lagi mau nidurin Diana"
"Oh gitu"
"Sudah gak apa-apa dia memang sibuk banget ngurusin anak itu"
"Ma gak boleh bilang begitu!! Diana itu cucu mama juga"kata Adit
"Apa!!! cucu dia bukan cucu mama, yang cucu mama itu Kania"ucap bu Aminah.
"Sudah, sudah jangan berdebat , ayo lanjutkan makan
"kata pak Edi pada bu Aminah dan juga Adit.
***
Jam menunjukkan pukul sepuluh malam,Karina masuk ke kamar, setelah memastikan Kania juga Raka tidur, ia mendapati Adit belum juga tidur.
"Loh mas, kok belum tidur sih"kata Karina.
"Hehe belum ngantuk"jawab Adit.
"Oh begitu"jawab Karina.
"Sayang, boleh kan malam ini kita..."ucap Adit malu-malu sambil senyum-senyum, hingga membuat Karina bingung.
"Kita apa mas"kata Karina masih bingung.
"Kamu kok gak peka sih,kita begituan"ajak Adit.
"Oh kata aku tadi apaan coba?? senyum-senyum gitu ternyata mau itu rupanya"kata Karina.
"Iya sayang"
Karina pun mengangguk setuju, bagaimanapun juga sebagai seorang istri harus bersedia jika sang suami minta berhubungan badan karena itu memang sudah kewajiban seorang istri.
***
Diwaktu yang sama, Marko dan Salma juga sedang melakukan hubungan layak nya suami istri, meski belum sah, mereka memberanikan diri melakukan nya, Marko sungguh tak tahan , melihat Salma yang body aduhai layak nya gitar spanyol.
SKIP
SKIP
SKIP
Setelah selesai bercinta, tiba-tiba ponsel Marko berbunyi, rupanya istrinya yang menelpon.
"Sayang, aku pamit pergi dulu ya, istri ku udah nelpon"kata Marko sambil memakaikan baju nya
"Sebenarnya aku masih pengen kamu disini, tapi gak apa-apa deh "ucap Salma.
"Yaudah aku pergi dulu ya, bye"
"Bye"
***
Sementara itu seorang perempuan nampak geram , karena suami nya tidak mengangkat telpon dari nya.
"Huf mas kemana sih, kok gak di angkat , awas aja kamu mas"ucap perempuan itu kesal.
__ADS_1
Jangan lupa like, comment, subscribe dan vote ya, mohon maaf kalau dalam penulisan nya masih amburadul karena saya masih pemula dan amatir. terimakasih 😊