
"Iya rumah ini akan kami sita, untuk itu kami mohon untuk mengosongkan rumah ini besok pagi"
Salma bingung kenapa bisa rumah nya di sita. sedangkan Tama memegangi kepala, ia merasa sangat pusing mendengar rumah nya akan di sita.
"Kalau begitu kami pamit, selamat siang"ucap dua pria itu berlalu pergi meninggalkan Salma dan Tama.
"Mas ada apa sebenarnya kenapa rumah ini mau di sita"ucap Salma pada Tama yang diam, tak mau menjawab pertanyaan Salma.
"Mas jawab mas"ucap Salma lagi.
"Mas tolong jawab aku"
"Mas"Gertak Salma hingga Tama mengatakan yang sebenarnya.
"Aku bangkrut Salma, aku di tipu, aku banyak hutang, itulah kenapa rumah ini jadi disita"ucap Tama.
"Apa mas!! kenapa aku gak tahu masalah ini, kenapa kamu gak cerita sama aku"kata Salma.
"Aku gak mau kalau kamu tahu pasti kami marah sama kamu"
"Oh itulah sebabnya kamu belakangan ini sering marah-marah gak jelas, ternyata masalah ini"kata Salma.
"Iya maafkan aku"jawab Tama.
"Kamu memang benar-benar mas, sekarang kita gimana, besok kita mau tinggal dimana coba"ucap Salma.
"Aku gak tahu, yang pasti kita kemasi barang kita, jadi besok pagi kita keluar dari rumah ini"jawab Tama pada Salma.
"Ini yang aku takutkan mas Tama bangkrut, sekarang aku gak bisa nikmatin kemewahan yang pernah aku rasakan, malang banget sih nasib ku punya suami yang bangkrut dan miskin"batin Salma kesal.
***
Esok pagi nya, mereka bertiga yakni Salma, Tama , dan Zahra angkat kaki dari rumah mewah itu. Zahra menangis, ia sangat sedih kenapa dia tidak boleh tinggal di rumah itu. Tama menenangkan Zahra.
"Sayang papa tenang lah, kita cari tempat yang baru untuk kita tinggali"kata Tama, namun di sahuti oleh Salma.
"Kemana mas, kita tinggal dimana?? di kolong jembatan gitu"ucap Salma menaikan volume suara nya.
"Itu tidak mungkin Salma, ayo kita cari taksi dulu"kata Tama.
Salma hanya menghela napas nya, memikirkan nasib nya yang akan jadi orang miskin.
Mereka pun naik ke dalam mobil taksi. setelah tak berselang lama , mereka pun berhenti.
"Kita harus cari kontrakan di sekitar sini"kata Tama.
"Apa!! ngontrak, aku gak mau"ucap Salma menolak.
"Mau tidak mau kamu harus mau, apa kamu mau tidur di emperan toko"ucap Tama.
__ADS_1
Dengan terpaksa Salma mengikuti Tama juga Zahra untuk mencari kontrakan. Setelah lama mencari, akhirnya mereka menemukan sebuah rumah kontrakan tertulis disana di kontrakan. Tampak pemilik kontrakan itu melihat mereka, dia pun menghampiri mereka bertiga.
"Maaf apa kalian mau mengontrak disini"kata ibu pemilik kontrakan tersebut.
"Iya bu"jawab Tama.
"Ya boleh, tapi harus dp dulu ya"kata bu pemilik kontrakan itu.
Tama meraih dompet yang berada di saku nya, lalu memberikan uang Dp tersebut.
"Baik lah kalian boleh menempati nya dan jangan lupa tiap bula nya kalian harus bayar ke saya satu juta rupiah"
"Iya bu"
"Kalau begitu saya permisi dulu, selamat beristirahat"
Ibu pemilik kontrakan pun pergi, Tama mengajak Zahra dan Salma masuk ke dalam.
"Ayo kita ke dalam"kata Tama.
Zahra mengikuti Tama, tapi tidak dengan Salma.
"Salma ayo masuk ke dalam"
"Aku gak mau tinggal disitu"
"Kalau kamu gak mau , kamu mau tinggal dimana, masih bagus kita bisa tinggal disini, kalau kamu tidak mau yasudah aku dan Zahra saja yang tinggal disini"
"Hem sampai kapan aku bisa tahan disini, mana sempit dan jelek kontrakan ini "batin Salma kesal.
***
Satu tahun kemudian, bayi Diana sudah tumbuh menjadi bayi yang cantik ,dia sudah bisa berjalan. Karina dan Adit merasa senang melihat bayi Diana.
"Lihat mas, Diana udah bisa berjalan"kata Karina.
"Iya tidak terasa ya, sekarang dia sudah tumbuh besar"jawab Adit.
"Kalau Dila dab Anang masih hidup , alangkah bahagia nya mereka melihat Diana ya mas"kata Karina.
"Iya kamu benar Karina"kata Adit.
Bayi Diana berjalan sambil bermain bola, dia berjalan kesana kemari dengan lincah nya, sampai pada akhirnya dia pun terjatuh dan menangis. Karina dengan sigap mengambil bayi Diana.
"Uh sayang, cup, cup Diana jatuh ya, gak papa sayang , gak boleh nangis"kata Karina. Bayi Diana masih saja menangis terus sampai terdengar oleh bu Aminah. Lalu bu Aminah pun bergegas menemui Karina dan Adit yang sedang menenangkan bayi Diana.
"Ada apa ini, berisik sekali sampai terdengar mama"kata bu Aminah.
"Ini ma, Diana jatuh makanya dia nangis "Kata karina.
__ADS_1
"Kalau begitu, tenangkan dia supaya gak nangis lagi, kuping mama tu sakit dengar nya "kata bu Aminah kesal.
"Ma namanya juga anak kecil, ya pasti suka nangis"Kata Adit.
Tak lama pun , Diana berhenti menangis, tapi sekarang Karina mencium aroma tak sedap.
"Bau apa ini"kata Karina.
Terlihat bayi Diana sedang mengejan.Karina pun tertawa.
"Diana pup ya"kata Karina.
"Karina cepat bawa dia"kata ibu Aminah sambil menutup hidung nya karena merasa bau akibat bayi Diana pup.
"Baik ma"jawab Karina sambil menggendong bayi Diana.
***
Sementara itu seperti biasa Tama bersiap pergi bekerja, ia tampak semangat sekali karena ini adalah hari pertamanya masuk kerja, ia bersiap sendiri, sedangkan Salma masih tidur. ia pun memanggil Zahra.
"Zahra ayo kita berangkat"ucap Tama.
"Iya pa, tapi mama mana??"tanya Zahra.
"Mama kamu belum bangun, udah biarin aja entar dia bangun , ayo papa antar kamu ke sekolah"kata Tama.
"Iya pa"jawab Zahra.
Tama dan Zahra pun berangkat, sekitar satu jam lamanya , akhirnya Salma pun bangun.
"Udah siang ternyata"ucap nya.
Ia pun keluar dari kamar nya dan berjalan menuju ruang tengah.
"Mas Tama dan Zahra udah lama pasti berangkat"
"Aku cuci muka dulu di kamar mandi"
Setelah selesai Salma pun merasa lapar dan bergegas ke meja makan. Di buka nya tudung saji.
"Apa lauk tempe dan tahu lagi, tiap hari makan ini terus, bosen banget"ketus nya.
"Tapi aku laper banget, aku cari aja di dapur, siapa tau ada yang bisa aku masak"
Dia pun ke dapur, namun tak menemukan apapun yang bisa di masak .Dengan terpaksa Salma kembali ke meja makan.
"Hufh aku sebenarnya bosen makan ini tapi perut aku laper banget, coba aja ada ayam goreng aku pasti lahap makannya, gapapa deh aku bayangin aja kalau tempe sama tahu tu ayam goreng"ucap nya dia pun makan, setelah satu suap dia pun berhenti.
"Hufh tetap aja gak seperti ayam goreng, ah kapan sih aku bisa makan enak kayak dulu"ucap Salma kesal sendiri.
__ADS_1
Jangan lupa like, comment, subscribe, dan vote ya, terimakasih 😊