
Salma mengambil tas nya itu, dan berterimakasih pada pria itu.
"Makasih ya"ucap Salma.
"Iya lain kali kamu lebih hati-hati lagi"kata pria itu.
"Nama ku Salma, kamu "ucap Salma
"Aku Marko"kata nya.
"Orang ini pasti kaya lihat aja mobil nya mewah gitu, banyak pasti duit nya"batin Salma dalam hati.
"Hei apa yang kamu pikirkan"ucap Marko.
"Gak, gak ada kok"kata Salma.
"Kamu memang nya mau kemana sih kok bisa kena jambret"tanya Marko.
"Aku tadi baru aja turun dari mobil, rencana ku tadi pengen nongkrong aja sama teman, dari pada di rumah suntuk"kata Salma.
"Kita kan udah kenalan nih, gimana kalo kita makan di resto, sebagai awal persahabatan kita"kata Marko.
"Buset ni cowok udah ngajak aja, tapi gapapa aku ladenin aja , siapa tau cowok ini punya manfaat buat aku"batin Salma.
Marko mengeryit kan dahi nya, dia bingung melihat Salma yang tidak merespon nya.
"Salma apa kamu dengar omongan ku"tanya nya, Salma pun langsung tersadar.
"Iya aku dengar kok, aku mau kok, ayo kita pergi"kata Salma.
***
Sesampai nya di restoran.
"Kamu pilih aja menu yang kamu suka, tenang aku akan traktir kamu"kata Marko.
"Beneran nih, baru kenal aja kamu udah baik banget , apalagi..."kata Salma , namun ucapan nya di potong oleh Marko.
"Apalagi apa"tanya Marko bingung.
"Enggak kok , lupakan saja hehe"ucap Salma.
"Kalau boleh tau kamu tingga dimana"tanya Marko.
"Aku tinggal di komplek A, pokoknya gak terlalu jauh dari sini"
"Oh , kalau begitu boleh kan aku main ke rumah kamu"ucap Marko, mendengar perkataan Marko itu, Salma yang tengah makan jadi tersedak.
"Kamu gak papa, maaf ya, ini kamu minum"ucap Marko.
"Aku gak papa kok, kalo kamu mau main ke rumah ku kayak gak bisa deh"kata Salma.
"Kenapa"tanya Marko.
"Ya gapapa, soalnya kalau sampai tau aku bawa cowok atau cowok datang ke rumah, papa ku bakalan marah"kata Salma.
"Papa kamu galak ya"kata Marko.
"Super galak, jadi kamu gak usah ke rumah, bahaya"ucap Salma.
"Haha, ada-ada aja, by the way aku boleh gak minta nomor handphone kamu"kata Marko.
"Oh boleh, ini"ucap Salma.
"Thanks ya"kata Marko.
"Kalau gitu aku mau pulang ya, makasih traktiran nya"ucap Salma.
"Ya, mau aku antar"
__ADS_1
"Gak usah, aku bisa pesan taksi nanti"
"Oh begitu"
"Ya bye"
"Bye"
***
Sesampai nya di rumah,Salma bergegas masuk ke kamar nya, namun di cegat oleh Zahra.
"Mama dari mana aja"tanya Zahra
"Bukan urusan kamu, mau tau aja sih"ketus Salma.
"Zahra kan cuma nanya ma"kata Zahra.
"Iya tapi kamu itu kepo, udah anak kecil gak usah mau tau urusan orang tua"ucap Salma yang langsung meninggalkan Zahra.
"Aku bosen di rumah, aku pengen main sama Kania, tapi papa belum pulang"ucap nya.
***
Kania sedang bermain di temani oleh Raka juga, Karina menghampiri mereka berdua agar segera makan siang.
"Kania, Raka"Teriak Karina
"Iya bun"jawab Kania
"Iya kak"jawab juga Raka.
"Ayo makan siang dulu"kata Karina.
Mereka pun bergegas untuk makan. Sampai di meja makan.
"Ayo makan kalian berdua ya"kata Karina.
"Bunda mau panggil opa sama oma dulu"kata Karina.
Karina menuju kamar bu Aminah dan pak Edi.
Tok..tok..tok
"Siapa"kata bu Aminah yang ada di dalam.
"Ini Karina ma"ucap Karina dari balik pintu, kemudian pintu di buka oleh bu Aminah.
"Ada apa Karina"kata bu Aminah.
"Ma, pa ayo makan siang dulu,Kania dan Raka udah duluan tu"kata Karina.
"Oh baiklah , ayo pak"Ajak bu Aminah pada pak Edi.
Kembali ke meja makan. Semua sudah di meja makan cuma tinggal Adit yang tidak, karena dia belum pulang dari kerja.
"Adit biasanya pulang jam brapa"Tanya pak Edi.
"Gak nentu pak, kadang malem, kadang tengah malem, Pagi, terus pernah juga gak pulang seharian"kata Karina.
"Harap maklum pak, anak kita kan super sibuk, dia itu memang orang yang pekerja keras"kata bu Aminah.
***
Salma nampak asyik memainkan ponsel, rupanya dia sedang asyik membalas pesan whatsapp dari Marko, orang yang baru ia kenal siang tadi. Kemudian Marko mencoba melakukan panggilan video call dengan Salma, awal nya Salma ragu, tapi karena Tama tidak ada , dia pun mengangkat nya.
"Hai cantik "ucap Marko
"Kamu bisa aja deh"ucap Salma malu.
__ADS_1
"Kenapa , memang kamu beneran cantik"kata Marko.
"Udah deh jangan gombal"kata Salma.
"Hehe gak gombal srius kok"kata nya.
"By the way ada apa Vc aku"tanya Salma.
"Gapapa kok kangen aja"kata Marko.
"Ih bisa aja, kita kan baru kenal"kata Salma.
"Hehe becanda"jawab Marko.
Tok..tok..tok
"Siapa"ucap Salma.
"Ini Zahra ma"kata Zahra dari balik pintu.
"Udah dulu ya, nanti kita sambung lagi, ok bya"kata Salma mengakhiri panggilan video call dari Marko. Kemudia ia pu membuka pintu kamar nya.
"Mama"kata Zahra.
"Ada apa"ucap Salma.
"Mama lagi ngapain tadi"tanya Zahra.
"Kepo lagi, bukan urusan kamu"ucap Salma ketus.
"Mama ayo temenin Zahra nonton tv , biar Zahra ada temennya"ajak Zahra.
"Kamu nonton aja sendiri, kepala mama lagi pusing, udah jangan ganggu mama"kata Salma. Mendengar hal itu Zahra jadi cemberut.
"Mama ini selalu gak mau, kapan sih mama sayang beneran sama aku"batin Zahra.
****
Pak Edi dan bu Aminah sedang berada di kamar. Sepertu biasa pak Edi harus minum obat, namun obat nya sudah habis.
"Waduh pak, abis obat nya"kata bu Aminah.
Kebetulan Karina lewat kamar mereka, dan mendengar kalau obat pak Edi habis.
"Obat nya habis ma"kata Karina.
"Iya"kata bu Aminah.
"Yaudah biar Karina yang ke apotek"kata Karina.
"Gak usah Karina, hari ini panas banget"kata pak Edi.
"Gapapa pak, mana catatan obat yang harus di beli"kata Karina.
Bu Aminah pun memberikan catatan nya, Karina bergegas membeli obat nya dengan diantar oleh pak Tono.
***
Sesampai nya di apotek, Karina memberikan catatan itu kepada pelayan apotek, selang beberapa meni pelayan apotek itu memberikan obat nya.
"Ini obat nya"kata pelayan apotek tersebut.
"Ya terimakasih"ucap Karina, namun pada saat hendak balik badan baru beberapa jalan, Karina menabrak seseorang pria.
BRUK
Semua obatnya pun berceceran, ia pun mencoba memunguti obat itu, di barengi dengan pria itu yang juga menolong nya memungut obat itu.
"Maaf ya"kata Karina, pada saat mendongakan kepala nya, ia terkejut melihat pria tersebut.
__ADS_1
"Kamu"ucap Karina
*jangan lupa like dan coment teman-teman, mohon maaf bila ada kesalahan dan masih banyak typo yang bertebaran maklum saja saya penulis pemula , sekian dari saya terimakasih😊