Terpaksa Menikah Dengan Duda

Terpaksa Menikah Dengan Duda
TMDD BAB 43


__ADS_3

Di kamar Kania, Salma di baringkan, Ia belum juga sadar, Karina pun memberikan minyak kayu putih di hidung nya agar Salma cepat sadar, lalu Salma rasa dia harus bangun sekarang.


"Alhamdulillah Salma akhirnya kamu sadar"ucap Karina senang.


"Em emang aku kenapa"tanya Salma pada Adit dan Karina, padahal ia hanya berpura-pura pingsan.


"Kamu tadi pingsan Salma"jawab Karina.


"Begitu ya"ucap nya.


"Iya, untuk sementara waktu kamu boleh kok tinggal disini , ya kan mas?"ucap Karina pada Adit.


"Iya, lebih baik kamu istirahat saja disini"jawab Adit.


"Makasih ya kalian memang orang yang baik"ucap Salma senang.


"Yaudah kita pergi sekarang, yok sayang kamu juga harus istirahat, ibu hamil gak boleh capek"ucap Adit pada Karina.


"Iya mas"jawab Karina.


"Kamu hamil Karina, selamat ya"ucap Salma.


"Iya Salma, alhamdulillah "jawab Karina.


"Udah berapa bulan"


"Udah mau masuk lima bulan"


"Oh begitu, semoga sehat-sehat ya kamu sama dedek bayi nya"


"Hehe iya makasih"


"Sama-sama"


"Yaudah kita pergi dulu ya Salma"


"Oh iya"


Karina dan Adit pun pergi, tinggalah Salma di dalam kamar sendirian.


"Ini kamar Kania anak ku"dia pun meraih foto Kania.


"Kania mama kangen sama kamu, akhirnya mama bisa ketemu kamu terus"ucap Salma.


Tok...tok...tok


Salma pun membuka pintu, ternyata itu lah bu Aminah, beliau pun masuk ke dalam.


"Hei kamu boleh tinggal disini tapi kamu gak boleh macem-macem di rumah ini, dan jangan berharap kamu merusak rumah tangga anak saya, ngerti kamu"ancam bu Aminah.


"Iya bu, kamu tenang saja kok"jawab nya santai.


"Ingat ya kamu tinggal disini bukan selama nya melain kan untuk sementara waktu saja , jadi saya harap kamu bersikap baik dan santun disini, atau tidak kamu bisa terusir dari sini"kata bu Aminah , dia pun kemudian pergi meninggal kan Salma.


"Huf dasar si nenek l****r"ucap Salma kesal.


***


Malam nya mereka sedang makan bersama. Salma asyik makan dengan lahap nya mengambil makanan ini dan itu sesuka hati nya, sehingga bu Aminah sangat geram melihat nya dan menegurnya.


"Hei kamu ini rakus sekali, apa kamu tidak pernah makan selama setahun"ucap bu Aminah kepada Salma.

__ADS_1


"Mama gak boleh bilang begitu"ucap Adit.


"Apaan kamu ini dit, mama tu gak suka aja cara dia begitu, kan orang disini kan pada mau makan juga"ucap bu Aminah lagi.


Mendengar bu Aminah terus mengoceh, Salma pun memutuskan untuk l


pergi.


"Kayaknya aku pergi aja deh"ucap Salma, ia pun bergegas ke kamar Kania.


"Mama liat tuh Salma jadi tersinggung"kata Karina.


"Biarin, udah ayo makan semua, gak usah di pikirin dia"kata bu Aminah.


Kembali ke Salma yang sedang duduk di kasur.


"Sebel banget sih sama si nenek l****r itu, salah terus aku di mata dia"ucap Salma kesal.


"Mama"sapa Kania yang menghampiri Salma.


"Eh sayang"jawab Salma.


"Kania senang loh mama tinggal disini"ucap Kania.


"Mama senang juga jadi mama bisa ketemu kamu terus sayang"


"Hehe iya ma, aku juga senang mama sekarang temani aku tidur, jadi aku ada temannya ma"


"Iya sayang"


Tok...tok...tok


"Iya silahkan"jawab Salma.


"Salma aku minta maaf ya atas di meja makan tadi "ucap Karina.


"Ya gakpapa kok tenang aja, oh iya ini anak kamu ya, wah masih kecil juga udah punya dede lagi"kata Salma.


"Sebaiknya aku tidak menceritakan asal usul Diana sebenar nya"batin Karina.


"Iya dia anak ku namanya Diana"


"Lucu sekali ya, cantik kayak kamu"ucap Salma sambil menyentuh pipi Diana karena dia sangat gemas melihat nya.


"Kalau begitu aku pergi dulu ya, mau nidurin Diana"


"Oh iya silahkan"


***


Keesokan pagi nya, Kania membangunkan Salma, namun Salma tidak mau beranjak dari tempat tidur.


"Ma ayo bangun ma"kata Kania.


"Aduh kania mama masih ngantuk nih"jawab Salma.


"Mama harus bangun pagi ma"


"Udah kamj duluan aja ya mama masih mau tidur nih"


"Yaudah deh terserah mama aja, aku mau mandi sekarang"

__ADS_1


****


Di meja makan, Kania, Raka, Adit , Karina ,bu Aminah dan pak Edi sedang menikmati sarapan. Melihat tidak ada Salma, bu Aminah pun menanyai nya.


"Kenapa Salma"tanya bu Aminah pada semua.


"Belum bangun omah"jawab Kania.


"Apa!!! dia belum bangun juga, huf emang dasar ya udah numpang malah seenaknya pake belum juga bangun sekarang"omel bu Aminah.


"Ma sudah ma, sudah jangan mengomel terus ini masih pagi."Kata Adit.


"Iya ma, sudah lebih baik kita lanjutkan makan "kata pak Edi.


"Lihat saja sesudah ini akan ku beri dia pelajaran"kata bu Aminah dalam hati.


***


Adit siap untuk pergi bekerja, Raka dan Kania sudah siap untuk pergi ke sekolah, juga dengan Karina yang tengah sibuk mengasuh Diana dan membawa nya ke taman.Bu Aminah pun bergegas menemui Salma , tak lupa juga beliau membawa segayung air.


Beliau pun mengetuk pintu, namun tak di respon oleh Salma, karena tidak di kunci beliau pun masuk.


"Salma hei bangun kamu"teriak bu Aminah.Tapi Salma masih saja tak mau bangun, hingga bu Aminah pun mengguyur nya dengan air yang di bawa nya tadi .


"Byurr"


Seketika Salma pun kaget dan bangun karena di siram oleh bu Aminah.


"Aduh siapa yang siram sih"kata Salma.


"Saya yang siram"jawab bu Aminah.


"Mama ternyata hehe"jawab Salma cengengesan.


"Bagus ya kamu jam segini kamu baru bangun, ingat ya kamu ini numpang disini, jadi ikutin aturan disini,semua orang di rumah ini selalu bangun pagi, awas kalau sampe besok kamu gak bangun"kata bu Aminah.


"Iya ma maaf habis nya enak sih hehe yaudah ya kalau gitu aku mau mandi dulu ya"kata Salma bergegas pergi menuju kamar mandi, sementara bu Aminah menggelengkan kepala nya melihat kelakuan Salma itu.


Selesai mandi dan berpakaian, Salma pun merasa lapar, ia pun bergegas ke meja makan. Rupanya bu Aminah sedang mengamati nya dari kejauhan, setelah selasai makan, Salma pun kembali ke kamar nya, namun di hadang oleh bu Aminah.


"Eits kamu mau kemana Salma"kata bu Aminah.


"Aku mau ke kamar ma"jawab Salma.


"Tidak boleh"ucap bu Aminah.


"Loh kenapa ma"tanya Salma bingung.


"Kamu harus mencuci piring ini dan membantu bik minem mencuci piring yang tadi pagi juga"perintah bu Aminah.


"Apa ma aku musti cuci piring juga begitu"


"Iya ,cepat lakukan"


"Baik ma"


Dengan hati terpaksa, Salma menuruti perintah bu Aminah, ia pun membantu bik minem mencuci semua piring. Setelah selesai ia pun kembali ke kamar nya.


"Hufh pegel banget tangan ku, kalau gak terpaksa aku gak mau melakukan nya, lama-lama aku disini di perlakukan kayak pembantu jadinya, liat aja aku akan balas perbuatanmu si nenek L****r"ucap Salma kesal, dan berencana untuk membalas atas apa yang di lakukan oleh bu Aminah tadi.


Jangan lupa like,comment, subscribe dan vote ya, trimakasih 😊

__ADS_1


__ADS_2