Terpaksa Menikah Dengan Duda

Terpaksa Menikah Dengan Duda
TMDD BAB 31


__ADS_3

Dila pun pingsan dan terlihat di lantai ada darah, ya Dila pendarahan.Ibu mertua nya pun berteriak minta tolong.


"Tolong,,tolonggg!!"


Karina dan Adit mendengar teriakan ibu mertua nya Dila itu.


"Kayak nya mas ada minta tolong, kayak suara ibu mertua nya Dila"


"Iya kamu benar, ayo kita ke dapur sekarang"


Mereka segera ke dapur, betapa terkejut nya mereka melihat Dila pingsan.


"Ayo kita bawa ke rumah sakit sekarang"kata Adit.


****


Di rumah sakit, mereka semua menunggu di luar, sampai dokter keluar dan memberi tahu keadaan Dila. Karina dan Adit begitu cemas dengan Dila, namun tidak begitu dengan ibu mertua nya yang seolah biasa saja. Sampai pada akhirnya,dokter pun keluar dan memberitahu kepada semuanya.


"Bapak,ibu, kami menyarankan agar pasien harus di operasi sekarang juga, untuk menyelamatkan mereka berdua, si jabang bayi dan ibu nya, untuk itu kami perlu persetujuan dari salah satu dari kalian"kata dokter tersebut.


Tanpa berpikir panjang, Adit menyetujui surat persetujuan itu agar Dila dan anak nya selamat.


Pada saat masa operasi, tak henti-henti nya Adit dan Karina berdoa meminta kepada Allah agar mereka berdua di selamatkan. Setelah beberapa jam, akhirnya operasinya pun selesai, bayi perempuan yang dilahirkan Dila pun selamat dan sehat dengan berat badan 3,5 kilo gram. Namun keadaan Dila belum sepenuhnya pulih, dokter memberi tahu pada Adit dan Karina agar segera masuk ke dalam karena ada yang ingin dia bicarakan dengan mereka berdua.


"Kania kamu tunggu sini ya, bunda sama ayah mau kedalam dulu"


"Iya bun"


Sampai di dalam, terlihat wajah Dila yang pucat dan lesu. Tapi Karina memuji nya karena sudah berhasil melewati semua rintangan ini juga memberi selamat kepada Dila telah melahirkan seorang anak perempuan.


"Dila kamu hebat"kata Karina tersenyum pada Dila.


"Iya Dila kamu memang hebat, sekarang kamu sudah jadi ibu"kata Adit.Dila membalas dengan senyuman dan melanjutkan pembicaraan nya karena ada yang harus ia sampaikan pada Adit dan Karina.


"Mas Adit, mbak Karina, makasih ya kalian sudah membawa ku kesini, alhamdulillah juga anakku juga lahir dengan selamat, aku bahagia sekarang sudah menjadi ibu, yang mau aku sampaikan tolong jaga anakku ya, rawat dia dengan baik, umur ku tak lama lagi, aku mohon "kata Dila yang kondisi mulai melemah.


"Dila apa yang kamu katakan, kamu gak boleh bilang begitu"kata Karina cemas.


"Tolong mbak jaga anak ku, beri nama dia, Diana Saputri, aku titip anakku "Seketika itu Dila menghembuskan nafasnya, akhirnya dia pun di nyatakan meninggal.


Karina menggendong bayi tersebut sambil menangis.


"Kasian sekali kamu nak"

__ADS_1


Sang ibu mertua yang mengetahui hal itu, kaget dan tidak menyangka kalau Dila akan meninggal dunia.


"Apa!!,tidak mungkin dia meninggal, terus bagaimana denga anak nya, siapa yang merawatnya, saya gak bisa merawatnya, makan aja kami susah apalagi suruh ngurus bayi"omel ibu mertua Dila.


"Sudah,tenang bu, Dila menitipkan bayi ini kepada kami, bayi ini akan kami rawat seperti anak kami sendiri"ucap Adit.


"Apa!!! benarkah!! terimakasih ya kalian memang baik, tolong rawat baik-baik ya cucuku"kata nya.


"Iya bu "jawab Karina.


***


Di pemakaman,kuburan Dila dimakamkan di samping kuburan suami nya. Karina , Adit, Kania dan ibu dan bapak mertua nya mendoakan mereka berdua agar tenang disana.Selesai berdoa, mereka kemudian pulang sekalian Adit mohon pamit kepada ibu dan bapak mertua nya Dila.


"Bu, pak, kami pulang dulu"kata Adit.


"Ya nak hati-hati, tolong jaga cucuku, rawat lah dia seperti anak kamu sendiri, kasian dia"ucap bapak mertua Dila.


"Ya pak, kami akan merawat nya dengan baik, bapak tenang saja ya? kalau begitu kami mohon ijin pamit dulu, Assalamualaikum"


"Walaikumsalam"


***


"Ma, pa"Ucap Adit.


"Kalian dari mana aja, kok lama banget sih, ini dah malam loh"kata bu Aminah.


"Maaf ma kami tadi membawa Dila ke rumah sakit karena dia jatuh terus pingsan"kata Adit.


"Terus bagaimana keadaan nya"tanya bu Aminah.


"Dila menjalani operasi pagi tadi, setelah selesai alhamdulillah bayi nya selamat, kondisi Dila tadi nya masih lemah tapi lama-lama dia tak tertolong dan dia meninggal dunia"jelas Adit.


"Innalillahi wainnailaihi rojiun"


"Terus anak nya gimana"


"Ini anak nya saya gendong ma, Dila menitipkan kepada kami, karena ini adalah amanah , kami harus mengurus nya dengan baik"kata Karina.


"Apa!! kenapa nenek nya saja yang merawatnya, dia kan masih punya nenek juga kakek"kata bu Aminah


"Sudah ma, kami akan merawat bayi ini, ayo Karina kita bawa dia ke dalan kamar"

__ADS_1


"Ya mas"


Ibu Aminah tampak tidak begitu setuju kalau Adit dan karina mengurus bayi itu.


"Mereka berdua itu terlalu baik sama orang, lihat mereka mau mengurus bayi itu"ketus ibu Aminah.


"Sudah ma sudah, biarkan Adit dan Karina mengurusnya, lagian kasihan ma sama bayi itu memang lebih baik Adit dan Karina mengurusnya"kata pak Edi.


"Tapi dia itu orang lain, bukan cucu kita"


"Sudah berhenti mengomel ma, nanti malah tambah tua loh"


"Huh"


Bu Aminah pun meninggalkan suami nya sendirian, pak Edi pun menggelenggkan kepalanya melihat sikap dan tingkah laku istrinya itu.


***


Pagi hari, Salma bangun dari tidur nya dan,mendapati suami nya Tama, belum juga bangun, ia pun membangunkan suaminya itu.


"Mas, mas bangun"kata Salma .


Namun Tama tak merespon ucapan Salma, dia masih asyik tidur. Salma pun membangunkan nya lagi.


"Mas, bangun, ayo bangun mas, udah pagi ini"kata Salma.


"Iya iya"jawab Tama tapi dia belum beranjak dari tempat tidur nya, membuat Salma kesal.


"Mas bangun , atau kalau gak mau bangun aku bakalan bawa air satu gayung biar aku siram kamu, mau"gertak Salma.


"Jangan, jangan , ya aku bangun"ucap,nya langsung beranjak dari tempat tidur.


"Tumben banget mas susah di bangunin, ayo mandi mas habis berangkat ke kantor"ucap Salma.


"Em aku gak ke kantor hari ini"kata Tama.


"Loh kenapa mas"tanya Salma.


"Tidak apa-apa, kamu tenang saja hehe"jawab Tama cengengesan.


Salma merasa heran dengan suaminya biasanya Tama giat sekali bekerja, dan tidak pernah libur kerja.


"Huf gawat nih Salma gak boleh tau kalau aku bangkrut , aku harus menyembunyikan ini"batin Tama.

__ADS_1


jangan lupa like, comment, subscribe dan vote ya, terimakasih 😊


__ADS_2