Terpaksa Menikah Dengan Duda

Terpaksa Menikah Dengan Duda
TMDD BAB 44


__ADS_3

Malam hari nya,semua berkumpul di ruang tengah, termasuk juga Salma, ia duduk di samping Karina yang sedang memangku Diana. Mereka sedang menonton film drama.


"Lucu juga film nya"kata Karina pada Salma.


"Iya lucu sih"ucap Salma yang seolah-olah menikmati padahal dia tidak tertarik sekali menonton drama.


"Lucu, sekaligus bikin marah + kesel liat pemain cewek nya terlalu baik, jadi terkesan b***h menurut mama sih"kata bu Aminah.


"Omah, ganti ya aku mau nonton kartun ya kan kak raka"kata Kania pada Raka.


"Kok ngajak sih, aku sih teserah"ucap Raka.


"Ye kakak Raka"kata Kania sebal.


"Entar ya Kania lagi nanggung banget"kata bu Aminah.


"Ah gak mau omah pokok nya sekarang"pinta Kania merengek.


"Kania gak boleh gitu sama omah nya"jawab Karina.


"Sudah, gak apa-apa kamu pindah saja omah ngalah deh demi cucu omah tersayang"kata bu Aminah pada Kania.


"Hehe terimakasih omah"


"Rencana sih aku mau buat ide buat balas si nenek l****r ini tapi apa ya, aku coba keluar dulu lah"kata Salma dalam hati.


Setelah keluar meninggalkan mereka, Salma masih memikirkan ide tersebut, lalu muncul lah bik Minem membawa minuman dan camilan untuk Karina, Kania, Raka dan bu Aminah.Melihat itu Salma punya ide yang bagus.


"Bik biar aku aja yang bawa "kata Salma.


"Biar saya aja ya nyonya Salma"jawab bik Minem.


"Gak apa-apa bik, sini aku aja yang bawa dan nganterin ke mereka"


"Yaudah deh ini "


Bik minem menyerahkan minuman dan camilan itu di bawa oleh Salma. Dengan senang hati Salma mengantar camilan dan minuman itu kepada mereka.


"Minuman dan camilan sudah datang"ucap Salma pada semua nya.


"Asyik"jawab Kania.


"Tumben banget punya inisiatif begini, ini baru bagus memang seharusnya begitu"ucap bu Aminah.


"Nah ini buat Karina, Kania dan Raka"ucap Salma memberikan kepada mereka bertiga.


"Dan ini buat mama Aminah"ucap Salma memberikan nya lalu ingin di gapai oleh bu Aminah tapi belum sampai Salma pun menjatuhkan minuman itu dalam gelas sehingga jatuh dan gelas nya pecah.


"Upss"ucap Salma menutup mulutnya dengan tangan.


"Kamu bisa gak hati-hati Salma, lihat gelas nya jadi pecah gitu, saya jadi gak bisa minum, sekarang kamu bersihin serpihan gelas itu!!!"kata bu Aminah marah.


"Iya ma, bentar ya aku ambil sapu dulu"salma pergi mengambil sapu dan kemudian kembali lagi. Kemudian Salma melanjutkan rencana nya lagi.


"Ma lihat ma baju mama ada kecoak kayak nya"kata Salma.


"Dimana kecoak nya"ucap bu Aminah karena panik, ia pun menginjak serpihan gelas itu hingga kaki nya berdarah.


"Aw kaki ku"teriak bu Aminah meringis kesakitan.


Melihat hal itu Karina , Raka dan Kania terkejut.

__ADS_1


"Mama"


"Omah"


Mereka membantu Bu Aminah berdiri, sementara itu Salma mendekati bu Aminah.


"Yah mama jadi luka kan, kan di bawah mama ada serpihan kaca masa gak lihat sih"ucap Salma.


"Gimana mama bisa ingat, tadi kata kamu ada kecoak"jawab bu Aminah.


"Kecoak nya udah lari kok ma"jawab Salma.


"Syukurlah geli, aduh kaki ku , ayo bantu mama Karina, obatin juga ya"ucap bu Aminah pada bu Aminah.


"Ayo omah Kania juga ikut obatin omah"


"Raka juga omah"


Sementara itu Salma,merasa senang melihat kaki bu Aminah yang luka akibat serpihan gelas, ia puas akhirnya rencana nya berhasil.


"Haha rasain lu nenek l****r emang enak , Salma mau lo lawan , lihat kamu jadi celaka kan"ucap Salma tersenyum senang.


***


Karina mengobati kaki bu Aminah, dan membalut nya dengan perban.


"Makasih ya Karina"ucap bu Aminah.


"Iya ma"jawab Karina.


"Ya kalau begini mama gak bisa jalan normal, jadi pincang gini"kata bu Aminah.


"Sabar ma, nanti kan kalau sembuh bakalan jalan normal lagi"


"Yaudah ayo Karina papah mama ke kamar "


Sampai di kamar, pak Edi terkejut melihat bu Aminah di papah oleh Karina dan kaki nya juga di perban.


"Mama kenapa ma, kok kaki mama di perban"tanya pak Edi.


"Ini pa mama kena serpihan gelas yan pecah tadi"jawab Karina.


"Loh kok bisa ma"kata pak Edi.


"Ya ini ulah Sal"belum selesai bu Aminah bicara Karina memotong pembicaraannya.


"Gak apa-apa kok pa ini Karina udah obatin dan perban kaki mama"jawab Karina.


"Syukur lah"jawab pak Edi.


"Yaudah kalau gitu aku keluar dulu ma , pa"


"Iya makasih ya Karina"ucap pak Edi.


"Iya pa"jawab Karina.


***


Jam menunjukkan pukul sepuluh malam, saat nya Karina menyuruh Kania dan Raka tidur, termasuk juga dengan Salma.


"Kania, Raka kamu tidur ya udah malam"

__ADS_1


"Iya bunda"


"Iya kak"


Karina pun mencari keberadaan Salma untuk menyuruhnya tidur dan menyusul Kania di kamar.Namun Salma tengah asyik menonton tv.


"Hei Salma, Kania mau tidur, kamu gak tidur juga "tanya Karina.


"Aku belum ngantuk "jawab Salma.


"Udah malam Salma , gak baik kalo begadang"jawab Karina.


"Apaan sih Karina pake nyuruh aku tidur segala, aku kan belum ngantuk nyebelin banget sih"batin Salma.


"Yaudah kalo gitu aku ke kamar ya Salma"


"Ya silahkan"


Tok...tok..tok.


Terdengar suara orang mengetuk pintu, Salma pun membuka pintu tersebut, yang ternyata itu adalah Adit yang baru saja pulang.


"Eh mas Adit"kata Salma.


"Kamu Salma, kirain Karina tadi"Jawab adit.


"He iya mas, Karina baru aja tadi ke kamar mau tidur"jawab Salma.


"Oh begitu"jawab Adit.


Melihat ada membawa sesuatu di dalam kresek putih, Salma pun menanyai nya.


"Itu apa mas"tanya Salma penasaran dengab isinya tapi dia menebak nya seperti sekotak susu.


"Oh ini buat Karina, yaudah ya aku pergi ke kamar dulu"ucap Adit meninggal kan Salma.


"Kayak kotak susu sih liat nya, kalau gak salah sih, aku jadi penasaran deh aku mau lihat ah"Salma mengikuti Adit menuju kamar, dia pun mengintip mereka berdua.


"Sayang"kata Adit.


"Eh mas baru aja mau tidur mas"jawab Karina.


"Ini buat kamu"kata Adit memberikan sesuatu yang di bawa nya kepada Karina dan Karina membuka nya.


"Susu ibu hamil, hehe makasih ya sayang"kata Karina senang Adit membelikan susu hamil untuk nya.


"Iya aku tadi sebelum pulang nyempetin ke minimarket buat beli susu ini buat kamu dan buat calon anak kita"kata Adit sambil mengelus perut Karina.


"Kamu peduli banget mas sama aku dan dedek utun"jawab Karina.


"Ya dong, harus itu pokok nya kamu harus bahagia, sehat selalu sama dedek utun nya, jangan lupa di minum ya sayang"


"Iya mas, bakalan di minum nanti"jawab Karina.


Tiba-tiba Adit memeluk Karina dan mencium Karina hingga membuat Karina terkejut.


"Sayang aku sayang banget sama kamu"Ucap Adit.


"Iya mas aku juga sayang banget sama mas"jawab Karina.


Melihat kemesraan Adit dan Karina, Salma yang sedang mengintip pun merasa iri dan cemburu.

__ADS_1


"Romantis sekali mereka, dulu aku juga seperti itu kamu perlakukan pas hamil Kania, tapi ya kok aku jadi iri ya sama mereka, pengen deh rasanya di posisi kayak Karina sekarang, di perhatiin mas Adit"batin Salma


Jangan lupa like, comment, subscribe dan vote ya, terimakasih 😊


__ADS_2