Terpaksa Menikah Dengan Duda

Terpaksa Menikah Dengan Duda
TMDD BAB 20


__ADS_3

Pak Bejo mendengar teriakan dari bik Ijah, ia bergegas menemui bik Ijah.


"Jah kenapa kamu teriak-teriak"tanya pak Bejo


"Kamu gak liat, nyonya pingsan nih ayo tolong bantuin aku gotong nya trus kita bawa kamarnya"


Setelah di bawa ke kamar, Salma masih saja belum sadar.


"Kamu telpon tuan "ucap bik Ijah.


Pak bejo mencoba menghubungi Tama namun tidak di respon.


"Gak di angkat jah"


"Telpon lagi"


Pak Bejo menghubungi Tama lagi, namun masih saja tidak ada respon.


"Gak diangkat jah"


"Yasudah mungkin tuan lagi sibuk, sebaik nya kamu panggil dokter suruh datang ksini"perintah bik ijah.


"Iya jah"


***


Setelah di periksa oleh dokter , ia mengatakan kalau Salma hanya terkena anemia.


"Bu Salma hanya mengalami anemia, sebaiknya kalau dia sudah sadar nanti minum obat penambah darah dan vitamin ini ya bu"kata dokter tersebut.


"Baik dok"


"Kalau begitu saya pamit dulu, permisi"


"Iya dok, terimakasih"kata pak Bejo.


***


Sementara di kediaman rumah Adit, pak Edi dan bu Aminah sedang duduk di bangku taman, mereka menikmati udara sejuk dan pemandangan bunga-bunga nan indah.Karina melihat mereka berdua dan menghampiri mereka.


"Ma, pa"sapa Karina.


"Iya Karina"jawab bu Aminah.


"Kita makan siang dulu ya"


"Oh iya"


***


Salma mulai membukakan kedua mata nya, ia bingung kenapa dia sudah berada di dalam kamar.


"Loh kok aku di kamar sih"kata nya bingung.


"Nyonya tadi pingsan, makanya kita bawa ke kamar, tapi tadi sudah di periksa sama dokter kalau nyonya cuma kena anemia aja"ucap bik Ijah.


"Oh gitu, mas Tama mana, kalian gak hubungi dia kalau aku pingsan tadi"ucap Salma.


"Pak bejo udah hubungi berkali-kali tapi gak ada respon nyonya, mungkin tuan lagi banyak kerjaan"kata bik Ijah.


"Mas Tama gimana sih, istri lagi sakit gini masih aja sibuk sama kerja, emang gak pernah peduli sama aku"batin Salma kesal.


***


Jam menunjukkan pukul sebelas lewat lima belas menit, Adit pun pulang dari kerja. Ia mengetuk pintu lalu di bukakan oleh Karina. Mereka segera bergegas ke kamar.

__ADS_1


"Aku mau beri tau kamu "kata Adit.


"Apa mas"jawab Karina.


"Besok adalah hari ulang tahun nya Kania, gimana kalau kita buat kejutan buat Kania."ucap Adit.


"Boleh mas, Kania pasti senang"kata Karina.


***


Di kamar Salma melihat ke arah jarum jam, dia masih menunggu suami nya pulang.


"Lama banget sih, mas Tama pulang"ucap nya geram.


"Ceklek"seseorang membuka pintu kamar, benar saja itu adalah Tama.


Salma memesang wajah cemberut nya, Tama paham betul kalau Salma kesal karena dia tidak pulang tadi.


"Maaf sayang, aku tahu kamu ngambek , tapi aku punya sesuatu untuk kamu"ucap nya sambil memberikan buket bunga mawar merah untuk Salma.


"Ini untuk ku mas"kata Salma.


"Iya sayang, ini aku juga punya sesuatu lagi"Tama memberikan sebuah kalung berlian yang sangat cantik membuat Salma terkejut bukan main


"Mas itu buat aku juga"


"Iya sayang, untuk kamu, aku tahu kamu ngambek sama aku, maafin aku ya sebagai permintaan maaf ku , kamu terima ya kalung ini"


"Ya mas aku mau, siapa sih yang gak mau kalung sebagus ini, makasih ya mas"kata nya sambil memeluk Tama.


"Iya sayang, sini biar mas pasangin kalung nya"Tama memasang kan kalung ke leher Salma.


"Cantik gak mas"kata Salma .


"Iya cantik banget kayak Kamu juga"


"Yaudah kita tidur yuk, aku capek"


"Iya mas duluan aja"


"Uh senang nya, aku pengen banget kalung ini kalung mahal , enak nya punya suami kaya yang kayak mas Tama, tau aja yang aku inginkan"batin Salma senang.


***


Karina sedang menghias kue untuk Kania di bantu juga dengan Adit yang memang sengaja tidak bekerja hari ini. Bu Aminah melihat mereka berdua lalu menghampiri nya.


"Ini kue kamu yang buat"tanya bu Aminah.


"Iya bu, biar spesial gitu, karena hari ini Kania ulang tahun"jawab Karina


"Oh cucu ku ulang tahun hari ini, kita harus bikin kejutan buat dia"ucap bu Aminah


"Iya ma, kita tunggu Kania pulang sekolah"jawab Karina.


***


Setelah menunggu cukup lama, Kania pun pulang, ia terkejut melihat ayah nya ada di rumah.


"Ayah kenapa gak kerja"tanya Kania.


"Gak papa sayang"kata Adit.


"Kok sepi sih , bunda mana ya, nenek kakek juga"ucap Kania.


Adit memberi kode kepada Karina yang sedang membawa kue di ikuti dengan pak Edi dan bu Aminah yang sedang bersembunyi. Akhir nya mereka keluar dari persembunyian.

__ADS_1


"Selamat ulang tahun Kania"kata semua nya.


Kania terkejut dan senang sekali.


"Kania selamat ulang tahun ya"kata Adit


"Iya sayang oma dan opah ucap selamat ulang tahun buat cucu oma, semoga kania jadi anak pintar, panjang umur, sehat selalu pokoknya segala nya buat cucu nenek"


"Makasih ya nek, kakek, bunda , ayah, kania senang banget"


"Iya sayang"


"Gimana besok kita buat pesta ulang tahun Kania"kata Adit.


"Mendadak sekali sih, tapi gapapa kok aku setuju"kata Karina.


"Kami setuju juga kalau kalian setuju, lagi pun ini adalah bentuk sayang kita ke Kania bukan"ucap bu Aminah.


"Hore jadi besok ulang tahun ku di rayain, uh senang nya"kata Kania girang.


"Iya sayang, karena dadakan jadi kita harus undang semua teman-teman kamu hari ini juga"ucap Karina.


"Tenang sayang, semua akan membantu jalan nya pesta Kania"ucap Adit yakin.


"Bun jangan lupa undang Zahra ya"ucap Kania.


"Oh iya , tapi gimana ya kita gak tau rumahnya, kita kasih tau lewat telpon aja "kata Karina


"Zahra siapa"tanya Adit bingung


"Anak nya mas Tama mas, dia waktu itu pernah maen sini"


"Oh gitu gapapa undang dia pasti senang"


***


Dering ponsel Tama berdering, langsung ia mengangkat nya, yang ternyata dari Karina yang mengundang Zahra beserta dia juga istri nya untuk datang di acara ulang tahun Kania. Tama berjanji akan datang besok pasti Zahra akan senang.


***


Hari yang di nanti-nanti pun telah tiba, perayaan pesta ulang tahun Kania akan segera di mulai, semua orang sudah memadati halaman rumah karena di selenggarakan secara out door , Kania tampak cantik dan imut dengan balutan gaun pink yang menawan. Bersamaan itu juga Tama, Zahra , dan Salma baru saja datang, mereka segera mencari tempat duduk.Salma nampak tercengang , betapa meriah dan mewah nya perayaan ulang tahun ini.


"Pasti anak orang kaya si Kania ini"batin nya dalam hati.


"Ramai sekali ya pa "kata Zahra.


"Iya sayang"jawab Tama.


Tiba-tiba Salma jadi ingin buang air kecil, ia bertanya pada Tama.


"Mas aku kebelet nih"kata Salma.


"Iya kamu cari aja toilet nya, tanya sama orang"kata Tama.


"Yaudah aku permisi dulu mas"kata nya .


Acara pun telah di mulai , para tamu mulai menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Kania. Setelah itu di lanjutkan meniup lilin nya. Semua orang bertepuk tangan, kemudian Kania memotong kue yang di berikan kepada ayah dan bunda nya.


Sementara itu Salma kembali ke tempat duduk nya.


"Lama sekali kamu"kata Tama.


"Iya mas, aku tadi bingung cari toilet nya"kata Salma.


"Ramai sekali ya, aku gak bisa lihat"batin Salma.

__ADS_1


Setelah menjalani semua proses pesta, akhir nya pesta nya sudah selesai.Zahra lupa , kalau di belum memberikan kado nya kepada Kania. Semua tamu tampak ingin pulang, mereka menerobos para tamu yang pulang,sesampainya betapa terkejut Salma melihat Kania yang di maksud adalah Kania anak nya sendiri.


"Kania"ucap Salma kaget.


__ADS_2